
<h2><strong>Zuhud itu Tidak Rakus Dunia</strong></h2>
<p>Diantara sifat mulia dan terpuji adalah tidak rakus dan tamak dengan dunia (baca: pujian, popularitas, harta, jabatan, dihormati orang dll) yang disebut dengan zuhud.</p>
<p>Orang zuhud tidak harus miskin. Bisa saja orang zuhud itu kaya.</p>
<p>Abdullah bin al-Mubarak mengatakan,</p>
<p>الزاهد هو الذي إن أصاب الدنيا لم يفرح وإن فاتته لم يحزن</p>
<p>“Orang yang zuhud adalah orang yang jika mendapatkan dunia tidak gembira. Sebaliknya jika kehilangan dunia tidak bersedih.” (Tartibul Madarik karya al-Qadhi ‘Iyadh 3/40)</p>
<p>Ada dua ciri khas orang yang zuhud:</p>
<p>Pertama:<br>
Tidak gembira berlebihan ketika mendapatkan tambahan nikmat dunia semisal harta, pangkat dan jabatan.</p>
<p>Kedua:<br>
Tidak sedih apalagi depresi karena kehilangan sebagian nikmat dunia.</p>
<p>Bagi orang yang benar-benar zuhud bertambah atau berkurangnya nikmat dunia tidak mempengaruhi suasana hatinya.</p>
<p>Penulis: Ustadz Aris Munandar, S.S., M.P.I.</p>
<p><strong>Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.</strong></p>
<ul>
<li>
<strong>REKENING DONASI</strong> : BNI SYARIAH 0381346658 / BANK SYARIAH MANDIRI 7086882242 a.n. YAYASAN YUFID NETWORK</li>
<li>
<strong>KONFIRMASI DONASI</strong> hubungi: 087-738-394-989</li>
</ul>
 