
<p>Salah satu tempat untuk bershalawat adalah ketika melewati kubur Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>. Hal ini dicontohkan oleh para sahabat terdahulu seperti Ibnu ‘Umar <em>radhiyallahu ‘anhuma.</em></p>
<p> </p>
<h4><span style="color: #ff0000;">12- Bershalawat ketika melewati kubur Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>.</span></h4>
<p>Dari Sahnun, ia berkata, telah menceritakan pada kami ‘Abdurrahman bin Al-Qasim, dari Malik, dari ‘Abdullah bin Dinar, ia berkata, “Aku pernah melihat ‘Abdullah bin ‘Umar berdiri di sisi kubur Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>, maka ia bershalawat pada Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> dan mendoakan Abu Bakr dan ‘Umar <em>radhiyallahu ‘anhuma</em>. Riwayat ini disebutkan oleh Malik dalam <em>Al-Muwatha’</em>, 1: 166.</p>
<p>Malik juga berkata, dari ‘Abdullah bin Dinar, dari ‘Abdullah bin ‘Umar <em>radhiyallahu ‘anhuma</em>, ketika beliau ingin bersafar atau tiba dari safar, beliau mendatangi kubur Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>. Beliau mengucapkan shalawat untuk Nabi dan berdoa lalu berpaling.</p>
<p>Dari Ibnu Numair, dari Muhammad bin Basyir, dari ‘Abdullah, dari Nafi’, dari Ibnu ‘Umar <em>radhiyallahu ‘anhuma</em>, ketika beliau tiba dari safar, beliau terlebih dahulu mendatangi kubur Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>, lalu bershalawat untuknya, tanpa mengusap-ngusap kubur beliau. Kemudian beliau mengucapkan salam pula pada Abu Bakr <em>radhiyallahu ‘anhu</em>, lalu mengucapkan salam pada ayahnya, Umar bin Al-Khattab sambil berkata, “<em>Assalamu ‘alaik yaa Abah</em>, salam untukmu wahai ayahku.” (<em>Jala’ Al-Afham</em>, hlm. 352-353)</p>
<p><em>Wallahu waliyyut taufiq.</em></p>
<p> </p>
<h4><span style="color: #0000ff;">Referensi:</span></h4>
<p><em>Jala’ Al-Afham fi Fadh Ash-Shalah wa As-Salam ‘ala Muhammad Khoir Al-Anam.</em> Cetakan kedua, tahun 1432 H. Ibnu Qayyim Al-Jauziyah. Penerbit Dar Ibni Katsir.</p>
<p>—</p>
<p>Ba’da Ashar, 10 Dzulqa’dah 1436 H di <a href="http://DarushSholihin.Com" target="_blank">Darush Sholihin Panggang, Gunungkidul</a></p>
<p>Penulis: <a href="https://rumaysho.com/about-me" target="_blank">Muhammad Abduh Tuasikal</a></p>
<p>Artikel <a href="https://rumaysho.com/">Rumaysho.Com</a></p>
<p>Ikuti update artikel Rumaysho.Com di <a href="https://www.facebook.com/rumaysho" target="_blank">Fans Page Mengenal Ajaran Islam Lebih Dekat (sudah 3,6 juta fans)</a>, <a href="https://www.facebook.com/muhammad.tuasikal" target="_blank">Facebook Muhammad Abduh Tuasikal</a>, <a href="https://twitter.com/RumayshoCom" target="_blank">Twitter @RumayshoCom</a>, <a href="https://instagram.com/rumayshocom" target="_blank">Instagram RumayshoCom</a></p>
<p>Untuk bertanya pada Ustadz, cukup tulis pertanyaan di kolom komentar. Jika ada kesempatan, beliau akan jawab.</p>
 