
<p><span style="color: #000000;">Wahai pemuda…Menikahah..!</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sesungguhnya Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> memanggilmu dengan sabdanya,</span></p>
<p class="arab"><span style="color: #000000;">يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“<em>Wahai sekalian pemuda, barangsiapa di antara kalian yang sudah mampu untuk menikah, maka segeralah menikah, karena nikah akan lebih menundukkan pandangan dan lebih menjaga kehormatan.</em>” (Muttafaqun alaihi)</span></p>
<p><span style="color: #000000;">[Redaksi </span><a href="http://Khotbahjumat.com" target="_blank"><span style="color: #000000;">Khotbahjumat.com</span></a><span style="color: #000000;">]</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;">***</span><br>
<span style="color: #000000;"> <!--more--></span></p>
<h2 style="text-align: center;"><span style="color: #000000;"><strong>Wahai Pemuda Menikahlah!</strong><strong> </strong></span></h2>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>Khutbah Jum’at Pertama</strong></span></h3>
<p class="arab"><span style="color: #000000;">إِنَّ الْحَمْدَ لِلهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ</span><br>
<span style="color: #000000;"> يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ</span><br>
<span style="color: #000000;"> يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا</span><br>
<span style="color: #000000;"> يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا</span><br>
<span style="color: #000000;"> أَمَّا بَعْدُ: فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ وَشَرَّ اْلأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا فَإِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، أَمَّا بَعْدُ:</span></p>
<p><span style="color: #000000;"><em>Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,</em></span></p>
<p><span style="color: #000000;">Marilah bersyukur kehadirat Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> atas segala nikmat yang telah tercurah kepada kita. Semoga Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> memasukkan kita ke dalam golongan hamba-hamba-Nya yang bersyukur, sehingga Allah akan menambah pemberian nikmat-Nya. Sesungguhnya Allah memberikan rezeki kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya dengan tanpa batas.</span></p>
<p class="arab"><span style="color: #000000;">إِنَّ اللهَ يَرْزُقُ مَن يَشَآءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“<em>Sesungguhnya Allah memberi r</em><em>e</em><em>z</em><em>ek</em><em>i kepada siapa saja yang Dia kehendaki tanpa batas</em>.” (QS. Ali Imran: 37)</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Wasiat takwa, kami sampaikan kepada jamaah sekalian. Takwa adalah sebaik-baik bekal menghadap Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em>.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Dan carilah bekal, sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa.”</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Dengan takwa itu pula, kita akan beruntung.</span></p>
<p class="arab"><span style="color: #000000;">وَاتَّقُوا اللهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“<em>Dan bertakwalah kalian kepada Allah supaya kalian beruntung</em>.” (QS. Ali Imran: 200)</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Juga dengan takwa, kita akan berhasil memperoleh kemenangan.</span></p>
<p class="arab"><span style="color: #000000;">إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ مَفَازًا</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“<em>Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa itu ada kemenangan</em>.” (QS. An-Naba: 31)</span></p>
<p><span style="color: #000000;"><em>Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,</em></span></p>
<p><span style="color: #000000;">Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</span></p>
<p class="arab"><span style="color: #000000;">يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ</span></p>
<h3><span style="color: #000000;">“<em>Wahai sekalian pemuda, barangsiapa di antara kalian yang sudah mampu untuk menikah, maka segeralah menikah, karena nikah akan lebih menundukkan pandangan dan lebih menjaga kehormatan</em>.” (<em>Muttafaqun alaihi</em>)</span></h3>
<p><span style="color: #000000;">Wahai Para Pemuda</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Masa muda, adalah masa yang indah. Identik dengan masa tumbuhnya ketertarikan seseorang kepada lawan jenisnya. Pada masa ini pula kematangan organ-organ reproduksi seseorang mulai terasa. Sehingga masa muda adalah masa yang rawan, jika tidak dibentengi keimanan dan takwa kepada Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em>.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Merebaknya media informasi dan hiburan yang kerap kali menyajikan hal-hal bersifat membangkitkan hawa nafsu sebagai hidangannya, budaya seronok negeri Barat maupun Timur mulai mewabah, serta perilaku masyarakat yang kurang memperhatikan etika pergaulan Islami, sungguh menjadi cobaan berat bagi para pemuda dalam menjaga diri dan kehormatannya. Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</span></p>
<p class="arab"><span style="color: #000000;">مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فَتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“<em>Tidaklah aku tinggalkan sesudahku cobaan bagi kaum pria yang lebih berbahaya melebihi cobaan wanita</em>.” (Bukhari-Muslim)</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Wahai pemuda…</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sungguh sabda Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> itu benar dan telah terbukti. Betapa banyak para pemuda muslim menjadi korban fitnah kaum wanita. Betapa banyak yang terjatuh ke dalam lembah kenistaan, lantaran benteng keimanan mereka terlalu rapuh menghadapi dahsyatnya badai syahwat.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Tatkala muncul sesosok yang memesonakan di hadapan mereka –walau hanya sebuah gambar—mata mereka terlalu berat dipejamkan, wajah mereka terlalu sulit dipalingkan. Padahal Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> telah berfirman,</span></p>
<p class="arab"><span style="color: #000000;">قُلْ لِّلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“<em>Katakanlah kepada kaum mu’minin, supaya mereka menundukkan pandangan dan menjaga kehormatan mereka</em>.” (QS. An-Nur: 30)</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Hati mereka terlalu lemah untuk menghilangkan bayangan-bayangan yang mengusik. Tangan mereka terlalu susah dikendalikan, dan kaki mereka terlalu kuat untuk tidak melangkah kepadanya. Padahal Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> berfirman,</span></p>
<p class="arab"><span style="color: #000000;">وَلاَتَقْرَبُوا الزِّنَى إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَآءَ سَبِيلاً</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“<em>Dan janganlah kalian mendekat zina. Sesungguhnya zina adalah perbuatan keji dan jalan yang buruk</em>.” (QS. Al-Isra: 32)</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Akhirnya, mereka pun menyerah tak berdaya, menuruti bisikkan hawa nafsunya. Padahal Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> telah berfirman, dalam menyifati orang-orang yang akan mewarisi surga-Nya</span></p>
<p class="arab"><span style="color: #000000;">وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“<em>Dan orang-orang yang senantiasa menjaga </em><em>kemaluannya</em>.” (QS. Al-Mu’minun: 5)</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Wahai pemuda Islam…</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Akankah Engkau menjadi korban selanjutnya? Jangan! Janganlah engkau sia-siakan surga Firdaus yang telah dipanjikan Allah Subhanahu wa Ta’ala kepadamu. Janganlah engkau menukar masa depan akhiratmu dengan kenikmatan semu yang sesaat. Janganlah engkau lemparkan dirimu ke dalam api neraka.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Wahai pemuda…</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Menikahah..! sesungguhnya Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> memanggilmu dengan sabdanya,</span></p>
<p class="arab"><span style="color: #000000;">يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“<em>Wahai sekalian pemuda, barangsiapa di antara kalian yang sudah mampu untuk menikah, maka segeralah menikah, karena nikah akan lebih menundukkan pandangan dan lebih menjaga kehormatan.</em>” (Muttafaqun alaihi)</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Dengan menikah, engkau menjadi lebih bisa menjaga diri dan kehormatanmu. Dengan menikah, engkau telah menyempurnakan separuh agamamu. Telah tersebut dalam hadis,</span></p>
<p class="arab"><span style="color: #000000;">إِذَا تَزَوَّجَ العَبْدُ فَقَدْ اسْتَكْمَلَ نِصْفَ الدِّيْنِ، فَلْيَتَّقِ اللهَ فِيْمَا بَقِيَ</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“<em>Apabila seorang hamba menikah, ia telah melengkapi separ</em><em>u</em><em>h dari agamanya. Maka hendaklah ia bertakwa kepada Allah dalam memelihara yang lainnya</em>.” (HR. Thabrani dan Hakim)</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Wahai Pemuda…</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Menikahlah…! janganlah kemiskinan menghalangimu untuk melangsungkan pernikahan. Enggan menikah hanya lantaran takut miskin, bukanlah sikap seorang pemuda yang berjiwa ksatria. Hendaklah berusaha sekuat tenaganya dalam mencari karunia Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em>, kemudian ia bertakwa kepada Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em>. Seandainya engkau seorang yang faqir, pasti Allah akan menolongmu dengan memberi rezeki yang berkecukupan. Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em> berfirman,</span></p>
<p class="arab"><span style="color: #000000;">وَأَنكِحُوا اْلأَيَامَى مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَآئِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَآءَ يُغْنِهِمُ اللهُ مِن فَضْلِهِ وَاللهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“<em>Jika mereka adalah orang-orang miskin, Allaha kan memampukan mereka dengna karunia-Nya dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui</em>.” (QS. An-Nur: 32)</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Apalagi kalian adalah pemuda-pemuda yang ingin menjaga kehormatan. Maka kalian adalah orang-orang yang berhak mendapatkan pertolongan dari Allah <em>Subhanahu wa Ta’ala</em>, sebagaimana sabda Al Amin,</span></p>
<p class="arab"><span style="color: #000000;">ثَلَاثٌ حَقٌ عَلَى اللهِ عَوْنُهُمْ المُجَاهِدُ فِي سَبِيْلِ اللهِ، وَالمُكَاتِبُ الَّذِيْ يُرِيْدُ الأَدَاءَ وَالنَّاكِحُ الَّذِيْ يُرِيْدُ العَفَافَ</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“<em>Ada tiga golongan yang berhak mendapat pertolongan Allah. Yaitu seorang mujahid fi sabilillah, seorang budak yang hendak menebus dirinya supaya merdeka dan seorang yang menikah untuk menjaga kehormatannya</em>.” (HR. Ahmad)</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Wahai pemuda…</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Menikahlah…! apabila engkau benar-benar mencintai Sunnah Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> dan mengikuti jejak Salafush Shalih.<a href="http://khotbahjumat.com/wp-content/uploads/2013/07/video-ceramah-valentine.png"><img loading="lazy" class="alignright size-full wp-image-1957" style="border: 3px solid black; margin: 2px;" alt="video ceramah valentine" src="http://khotbahjumat.com/wp-content/uploads/2013/07/video-ceramah-valentine.png" width="225" height="300"></a></span></p>
<p><span style="color: #000000;">Suatu ketika, ada tiga orang sahabat yang datang menemui istri-istri Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> menanyakan bagaimana ibadah Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>. Setelah diterangkan, mereka pun sangat berkeinginan untuk meningkatkan ibadah masing-masing. Sampai-sampai ada yang mengatakan, “Adapun aku akan menjauhi wanita dan tidak menikah selama-lamanya.” Ketika hal itu terdengar Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>, maka beliaupun langsung membantah, dan pada akhir hadis beliau berkata,</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“<em>Barangsiapa yang tidak senang dengan sunnahku, maka dia bukan termasuk golonganku</em>.” (Muttafaqun Alaihi)</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Ibnu Mas’ud pernah berkata, “Jika umurku tinggal sepuluh hari lagi, sungguh aku lebih senang menikah daripada harus menemui Allah sebagai seorang bujangan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Demikian khutbah pertama yang dapat kami sampaikan. Semoga Allah memberikan kepada kita taufik, sehingga kita bisa istiqamah menjalani agama ini.</span></p>
<p class="arab"><span style="color: #000000;">أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ</span><br>
<span style="color: #000000;"> بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ مَا تَسْمَعُوْنَ وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ اْلغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.</span></p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>KHUTBAH JUM’AT KEDUA</strong></span></h3>
<p class="arab"><span style="color: #000000;">الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَـمِيْنَ، أَمَرَنَا بِاتِّبَاعِ صِرَاطِهِ الْـمُسْتَقِيْمِ وَنَهَانَا عَنِ اتِّبَاعِ سُبُلِ أَصْحَابِ الْـجَحِيْمِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ الْـمَلِكُ الْبَرُّ الرَّحِيْمُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ بَلَّغَ اْلبَلاَغَ الْـمُبِيْنَ وَقَالَ: عَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ الَّذِيْنَ تَلَقَّوْا عَنْهُ الدِّيْنَ وَبَلَّغُوْهُ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا، أَمَّا بَعْدُ:</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Wahai Pemuda….</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Barangsiapa di antara kalian yang berkeinginan menikah, maka pilihlah wanita-wanita terbaik. Baik untuk agama kalian, baik untuk diri kalian dan baik untuk anak-anak kalian kelak. Maka perhatikan hal-hal berikut.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Pertama, nikahilah wanita-wanita yang taat dalam beragama. Karena sesungguhnya dunia ini adalah perhiasan. Sebaik-baik perhiasan diunia adalah wanita shalihah. Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda</span></p>
<p class="arab"><span style="color: #000000;">الدُنْيَا مَتَاعٌ وَخَيْرُ مَتَعِهَا المَرْأَةُ الصَالِحَةُ</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“<em>Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia ialah wanita shalihah</em>.” (HR. Muslim)</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Begitu pula Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> memerintahkan untuk menjadikan agama sebagai pertimbangan utama, tatkala seorang pria memilih seorang wanita.</span></p>
<p class="arab"><span style="color: #000000;">تُنْكَحُ المَرْأَةُ لِأَرْبَعٍ لِمَالِهَا وَلِحَسَبِهَا وَلِجَمَالِهَا وَلِدِيْنِهَا فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّيْنِ تَرِبَتْ يَدَاكَ</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“<em>Wanita itu dinikahi karena empat hal. Karena hartanya, nasabnya, kecantikannya, dan karena agamanya. Maka pilihlah wanita yang bagus agamanya, niscaya kamu akan beruntung</em>.” (HR. Bukhari dan Muslim)</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Kedua, utamakanlah memilih wanita-wanita yang masih gadis. Agar engkau bisa bermain-main dengannya dan iapun bisa bermain-main denganmu.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Ketiga, nikahilah wanita-wanita yang penyayang lagi subur. Karena Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> merasa bangga dengan jumlah umat yang banyak. Sabda beliau,</span></p>
<p class="arab"><span style="color: #000000;">تَزَوَّجُوْا الوَدُوْدَ الوَلُوْدَ فَإِنِّي مُكَاثِرٌ بِكُمُ الأُمَمَ يَوْمَ القِيَامَةِ</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“<em>Nikahilah wanita-wanita yang penyayang lagi subur. Sesungguhnya aku berbangga dengna ju</em><em>m</em><em>lah kalian yang banyak</em>.” (HR. Abu Dawud dan Nasa’i)</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Demikian apa yang dapat kami sampaikan. Kita berdoa kepada Allah, semoga Allah memberi kekuatan kepada pemuda-pemuda Islam untuk tetap istiqomah dalam menempuh perjalanan hidup yang penuh dengan rintangan dan cobaan.</span></p>
<p class="arab"><span style="color: #000000;">اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ الْـخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِيْ بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِي وَعَنْ جَمِيْعِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ لَـهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمَ الدِّيْنِ</span><br>
<span style="color: #000000;"> اللَّهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَالْـمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَالْـمُشْرِكِيْنَ. وَدَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّينِ، وَانْصُرْ عِبَادَكَ الْـمُوَحِّدِيْنَ. اللَّهُمَّ أَصْلِحْ أَحْوَالَ الْـمُسْلِمِيْنَ في كُلِّ مَكَانٍ.</span><br>
<span style="color: #000000;"> اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْـمُسْلِمَاتِ وَالْـمُؤْمِنِيْنَ وَالْـمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّهُ سَمِيْعٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ، رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.</span><br>
<span style="color: #000000;"> عِبَادَ اللهِ … اذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ الْـجَلِيْلَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ، وَاللهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ.</span></p>
<h2><span style="color: #000000;">Download Naskah Khutbah Jumat</span></h2>
<p><span style="color: #000000;">[download id=”72″]</span></p>
<h2><span style="color: #000000;">Info Naskah Khutbah Jumat</span></h2>
<p><span style="color: #000000;">Maraji:</span><br>
<span style="color: #000000;"> – <em>Wajiz, Kitab An Nikah</em>, Syaikh Abdul Adzim bin Badawi.</span><br>
<span style="color: #000000;"> – <em>Konsep Perkawinan Dalam Islam,</em> Ustadz Yazid bin Abdul Qodir Jawas.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sumber: Majalah As Sunnah Edisi 4 Tahun ke-7  1424/ 2003 dengan beberapa penyuntingan oleh redaksi </span><a href="http://www.khotbahjumat.com" target="_blank"><span style="color: #000000;">www.khotbahjumat.com</span></a><br>
<span style="color: #000000;"> Artikel </span><a href="http://www.khotbahjumat.com" target="_blank"><span style="color: #000000;">www.khotbahjumat.com</span></a></p>
<h3><span style="text-decoration: underline; color: #000000;">Kata kunci: khutbah jum’at, menikah, pemuda, materi khotbah, nikah.</span></h3>
<p>Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.</p>
<ul>
<li>SPONSOR hubungi: 081 326 333 328</li>
<li>DONASI hubungi: 087 882 888 727</li>
<li>Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial</li>
<li>Keterangan lebih lengkap: <a title="peluang menjadi sponsor dan muhsinin" href="http://www.konsultasisyariah.com/peluang-meraih-dua-keuntungan-berlipat-ganda" target="_blank" rel="nofollow"><strong>Peluang Menjadi Sponsor dan Donatur</strong></a>
</li>
</ul>
 