
<h4><span style="color: #ff0000;"><b>Raghbah</b></span></h4>
<p>“Dalil ibadah <em>raghbah</em> (harapan yang khusus), <em>rahbah</em> (takut yang khusus) dan <em>khusyuk</em> (tunduk) adalah firman Allah <i>Ta’ala</i>,</p>
<p style="text-align: right;">إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا ۖ وَكَانُوا لَنَا خَاشِعِينَ</p>
<p>“<i>Sesungguhnya mereka itu senantiasa berlomba-lomba dalam (mengerjakan) kebaikan-kebaikan serta mereka berdo’a kepada Kami dengan penuh harap (rahmat Kami) dan sangat takut (akan siksa Kami), sedang mereka itu selalu tunduk hanya kepada Kami</i>” (QS.Al-Anbiya: 90).</p>
<p><b>Kesimpulan Dalil</b></p>
<p>Ayat tersebut  merupakan dalil yang menunjukkan adanya ibadah <em>raghbah</em> (harapan yang khusus), <em>rahbah</em> (takut yang khusus), dan <em>khusyuk</em> (tunduk dan tenang).</p>
<p><b>Penjelasan Dalil</b></p>
<p>Allah <i>Ta’ala </i>dalam ayat tersebut memuji para Nabi dan Rasul <i>‘alaihimush sholatu was salam, </i>sehingga hal ini menunjukkan bahwa ketiga perkara tersebut adalah ibadah, karena setiap perkara yang dipuji oleh Allah pastilah dicintai oleh-Nya dan jika suatu perkara dicintai oleh-Nya, maka perkara itu termasuk kedalam definisi ibadah.</p>
<p>Allah <i>Ta’ala </i>berfirman di akhir ayat ini<b> {وَكَانُوا لَنَا خَاشِعِينَ}</b>. Didahulukannya <i>jar </i>dan<i> majrur </i>{<b>لَنَا</b>} sebelum {<b> خَاشِعِينَ</b>} menunjukkan pembatasan dan pengkhususan, maksudnya bahwa ibadah khusyu’ tersebut  dibatasi hanya boleh dipersembahkan kepada Allah <i>Ta’ala </i>saja dan tidak boleh dipersembahkan kepada selain-Nya.</p>
<h4><b><span style="color: #ff0000;">Khasyyah</span> </b></h4>
<p>Penjelasan dalil firman Allah<i> Ta’ala </i></p>
<p style="text-align: right;">فَلَا تَخْشَوْهُمْ وَاخْشَوْنِي</p>
<p>“<i>Maka janganlah kalian takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku</i>” (QS. Al-Baqarah: 150).</p>
<p><b>Kesimpulan Dalil</b></p>
<p>Ayat tersebut merupakan dalil tentang adanya ibadah <em>khasyyah</em>, yaitu takut yang didasari ilmu tentang keagungan yang ditakuti.</p>
<p><b>Penjelasan Dalil</b></p>
<p>Dalam ayat tersebut, Allah <i>Ta’ala </i>melarang kita dari khasyyah kepada orang-orang kafir dan memerintahkan kita untuk khasyyah hanya kepada Allah <i>Ta’ala.</i> Maka hal ini menunjukkan <em>khasyyah</em> adalah ibadah, karena <em>khasyyah</em> dijadikan sesuatu yang khusus dipersembahkan kepada Allah <i>Ta’ala </i>saja.</p>
[bersambung]
<p>***</p>
<p>Penulis: Ustadz Sa’id Abu Ukasyah</p>
<p>Artikel Muslim.or.id</p>
[serialposts]
 