
<p>Sungguh Malang…<br>Pemuda yang tertawan oleh syahwatnya…<br>Tak berdaya menyandang pedang apalagi mengunuskannya untuk melawan syahwatnya…<br>Syahwatnya lebih ia dahulukan dari Robnya….<br>Berulang ulang ia terjatuh tersimpuh tak berdaya…<br>Dihadapan syahwatnya yang menawarkan kenikmatan sesaat…<br>Ia tahu bahwa kenikmatan sesaat itu akan berakhir dgn kegelisahan dan penyesalan…<br>Akan tetapi ia tetap tekuk lutut tak berdaya…<br>Ia tahu kemurkaan Allah dekat dengannya…</p>
<p>  <!--more-->  </p>
<p>Akan tetapi belas dan kasih sayang Allah lebih ia yakini…<br>Ia tak tahu ini tipuan syaitan ataukah memang rahmat Allah yg selalu membuka harapan…<br>Iya yakin kematian selalu mengintainya..,,<br>Iapun tahu bahwa jika maut menjemputnya sementara ia sedang bermaksiat maka itu isyarat akan neraka…<br>Akan tetapi ia tetap tak kuasa…<br>Tetap bertekuk lutut di bawah syahwatnya….<br>Tiadakah seseorang wanita yang mengasihini-nya…?<br>Mau menikah dengannya -dengan kondisinya yang serba seadanya- menemaninya melabuhkan bahtera cinta… <br>Menerjang dan memecahkan lautan syahwat yang telah mengombang-ambingkan dan menenggelamkannya…<br>Gadis yang membebaskannya dari tawanan syahwatnya…<br>Menundukan pandangannya dari yang haram sehingga membuka harapan untuk bisa memandang wajah Allah di surga kelak…<br>Ya Allah…banyakkah pemuda dan pemudi yang senasib dengannya….?<br>Takut dengan adzab Robnya namun tak kuasa berlari dari pelukan syahwatnya…<br>Ya Rob…ampunilah dia…, berilah udzur kepadanya…, mudahkanlah ia untuk menikah…datangkanlah gadis sholehah yang akan menyambut belaian tangannya…<br><span class="special">اللهم اكفني بحلالك عن حرامك</span><br>Ya Allah cukupkanlah diriku dengan perkara yang halal Mu sehingga aku tidak butuh dengan perkara yang Engkau haramkan…</p>
 