
<h2><strong>Tawadhu Sejati</strong></h2>
<p>Al-Hasan al-Bashri ditanya tentang pengertian tawadhu atau rendah hati. Jawaban beliau:</p>
<p class="arab">التواضع أن تخرج من منزلك ولا تلقى مسلما إلا رأيت له عليك فضلا</p>
<p>“Tawadhu adalah Anda keluar rumah dan manakala Anda berjumpa dengan seorang muslim Anda berkeyakinan bahwa dia memiliki kelebihan yang tidak Anda miliki.” (Ihya Ulumuddin 3/342)</p>
<p>Memiliki kelebihan dalam hal yang positif itu baik.</p>
<p>Akan tetapi merasa memiliki kelebihan dibandingkan orang lain itu tercela.</p>
<p>Hakekat sombong adalah merasa bangga dengan kelebihan yang dimiliki plus merendahkan orang lain.</p>
<p>Oleh karena itu rendah hati adalah merasa diri tidak memiliki kelebihan dibandingkan orang lain.</p>
<p><strong>Penulis: Ustadz Aris Munandar, S.S., M.P.I.</strong></p>
<p><strong>Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.</strong></p>
<ul>
<li>
<strong>REKENING DONASI</strong> : BNI SYARIAH 0381346658 / BANK SYARIAH MANDIRI 7086882242 a.n. YAYASAN YUFID NETWORK</li>
<li>
<strong>KONFIRMASI DONASI</strong> hubungi: 087-738-394-989</li>
</ul>
 