
<p>Senam nifas merupakan latihan yang tepat untuk memulihkan tubuh ibu dan bermanfaat juga untuk memulihkan keadaan ibu baik psikologis maupun fisiologis paska melahirkan. Latihan ini dapat dimulai sejak hari 1 hingga minggu ke enam setelah melahirkan. Latihan ini dilakukan dalam waktu 5-10 kali hitungan setiap harinya, dan ditingkatkan secara perlahan-lahan. Senam nifas ini dilakukan dengan berbagai macam gerakan dan setiap gerakan mempunyai manfaat sendiri. Gerakan tersebut terdiri dari:</p>
<ol>
<li><strong>Hari Pertama</strong></li>
</ol>
<p>Sikap tubuh terlentang dan rileks, kemudian lakukan pernafasan perut. Diawali dengan mengambil nafas melalui hidung dan tahan hingga hitungan ke-5 atau hitungan ke-8, kemudian buang melalui mulut. Lakukan hingga 5-10 kali.</p>
<p> </p>
<p><strong>Rasionalisasi:</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Setelah melahirkan, peredaran darah dan pernafasan belum kembali normal. Latihan pernafasan ini ditujukan untuk memperlancar peredaran darah dan pernafsan. Seluruh organ-organ dalam tubuh akan teroksigenisasi dengan baik sehingga hal ini juga akan membantu dalam proses pemulihan tubuh.</p>
<p> </p>
<ol start="2">
<li><strong>Hari Kedua</strong></li>
</ol>
<p><strong> </strong></p>
<p>Sikap tubuh terlentang tapi kedua tangan dibuka lebar hingga sejajar dengan bahu kemudian permukaan kedua tangan tersebut tepat di atas muka.  Lakukan gerakan ini hingga 5-10 kali.</p>
<p> </p>
<ol start="3">
<li><strong>Hari Ketiga</strong></li>
</ol>
<p>Sikap tubuh terlentang tapi kedua kaki agak dibengkokan sehingga kedua telapak kaki menyentuh lantai. Lalu angkat pantat dan tahan hingga hitungan ke-3 atau ke-5, lalu turunkan pantat ke posisi semula, ulangi kembali gerakan hingga 5-10 kali.</p>
<p><strong>Rasionalisasi:</strong></p>
<p>Latihan ini ditujukan untuk menguatkan kembali otot-otot dasar panggul yang sebelumnya otot-otot ini bekerja dengan keras selama kehamilan dan persalinan.</p>
<p><strong> </strong></p>
<ol start="4">
<li><strong>Hari Keempat</strong></li>
</ol>
<p> </p>
<p>Sikap tubuh bagian atas terlentang dan kaki ditekuk ± 45º, tahan hingga hitungan ke-3 atau ke-5. Lakukan gerakan tersebut 5-10 kali.</p>
<p> </p>
<p><strong>Rasionalisasi:</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Latihan ini ditujukan untuk memulihkan dan menguatkan kembali otot-otot punggung.</p>
<p><strong> </strong></p>
<ol start="5">
<li><strong>Hari Kelima</strong></li>
</ol>
<p>Sikap tubuh masih terlentang kemudian salah satu ditekuk ± 45º, kemudian angkat tubuh dan tangan yang berseberangan dengan kaki yang ditekuk dan usahakan tangan menyentuh lutut. Gerakan ini dilakukan secara bergantian dengan kaki dan tangan yang lain. Lakukan hingga 5-10 kali.</p>
<p><strong>Rasionalisasi:</strong></p>
<p>Latihan ini bertujuan untuk melatih sekaligus otot-otot tubuh di antaranya otot-otot punggung, otot-otot bagian perut dan otot-otot bagian paha.</p>
<ol start="6">
<li><strong>Hari Keenam</strong></li>
</ol>
<p>Sikap tubuh terlentang kemudian tarik salah satu kaki sehingga paha membentuk sudut ± 90º, lakukan secara bergantian dengan kaki yang lain. Lakukan 5-10 kali.</p>
<p> </p>
<p><strong>Rasionalisasi:</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Latihan ini ditujukan untuk menguatkan otot-otot kaki yang selama kehamilan menyangga beban yang sangat berat. Selain itu, untuk memperlancar sirkulasi di daerah kaki sehingga mengurangi resiko edema kaki.</p>
<p> </p>
<p>******</p>
<p>Diketik ulang dari buku “<em>Istri Biasa yang Serba Biasa”</em> karya Alfi Fauzia</p>
<p>Artikel www.muslimah.or.id</p>
<div class="nf-post-footer"><a class="ads-mobile" href="https://www.instagram.com/souvenirnikahislami/" target="_blank" rel="noopener"><img class="ads-mobile aligncenter wp-image-10075 size-medium" src="https://muslimah.or.id/wp-content/uploads/2018/03/souvenir-nikah-islami-buku-saku-dzikir-pagi-petang-300x300.png" alt="" width="300" height="300"></a></div> 