
<h2><strong>Tanda Celaka</strong></h2>
<p><span style="font-weight: 400;">Ibnul Qayyim mengatakan, </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;"> طُوْبَى لِمَنْ شَغَلَهُ عَيْبُهُ عَنْ عُيُوْبِ النَّاسِ، وَوَيْلٌ لِمَنْ نَسِىَ عَيبَهُْ وَتَفَرَّغَ لِعُيُوْبِ النَّاسِ، فَالاوَّلُ عََلامَةُ السَّعَادَةِ، وَالثَّانِى عَلامَةُ الشَّقَاوَةِ</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Sungguh beruntung orang yang sibuk dengan kekurangan dirinya sehingga tidak pernah memikirkan dan membicarakan kekurangan orang lain. Sungguh celaka orang yang lupa kekurangan dirinya sendiri lantas fokus memikirkan dan membicarakan kekurangan orang lain. Sikap pertama adalah indikator orang yang beruntung dan bahagia. Sedangkan sikap kedua adalah indikator orang yang sengsara lagi celaka.” (Thariq al-Hijratain karya Ibnul Qayyim hlm 271)</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Semua orang pasti punya kekurangan baik dalam iman, ibadah, ilmu, akhlak, adab, tutur kata dll.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Tidak ada manusia yang sempurna. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Manusia hebat adalah orang yang mengenali dirinya dan mengenali kekurangan dirinya lantas sibuk memperbaiki diri.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sibuk memperbaiki diri adalah ciri orang hebat, beruntung dan bahagia dunia dan akhirat. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sedangkan orang yang hanya bisa melihat kekurangan orang lain tidak akan memperbaiki dirinya sendiri. Sehingga tidak ada peningkatan kualitas diri.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Bahkan dia cenderung hobi membicarakan kekurangan orang lain dan menjadi orang yang bangkrut dan merugi di akhirat. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Kerugian yang paling jelek adalah kerugian di akhirat.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Semoga Allah selamatkan penulis dan semua pembaca tulisan ini sehingga tidak menjadi orang yang bangkrut di akhirat. Aamiin. </span></p>
<p><strong>Penulis: Ustadz Aris Munandar, S.S., M.P.I.</strong></p>
 