
<p>Al-Imam Asy-Syafi’i berkata :<br><span class="special">أمَتُّ مَطَامِعي فأرحْتُ نَفْسي ** فإنَّ النَّفسَ ما طَمعَتْ تهونُ</span><br>Aku bunuh sifat tamak yang ada pada diriku, maka akupun menenangkan diriku<br>Karena jiwa kapan ia tamak maka rendahlah jiwa tersebut<br><span class="special">وَأَحْيَيْتُ القُنُوع وَكَانَ مَيْتاً ** ففي إحيائهِ عرضٌ مصونُ</span><br>Dan aku hidupkan sifat qona’ah pada diriku yang tadinya telah mati….<br>Maka dengan mengidupkannya harga dirikupun terjaga…<br><span class="special">إذا طمعٌ يحلُ بقلبِ عبدٍ ** عَلَتْهُ مَهَانَةٌ وَعَلاَهُ هُونُ</span><br>Jika sifat tamak telah menetap di hati seorang hamba….maka ia akan didominasi oleh kehinaan dan dikuasai kerendahan</p>
<p> </p>
 