
<p>Inilah nasehat berharga dari para ulama kita. Sungguh di zaman ini, kita akan melihat banyak orang yang menyia-nyiakan waktu dan umurnya dengan sia-sia. Kebanyakan kita saat ini hanya mengisi waktu dengan maksiat, lalai dari ketaatan dan ibadah, dan gemar melakukan hal yang sia-sia yang membuat lalai dari mengingat Allah. Padahal kehidupan di dunia ini adalah kehidupan yang sangat singkat, tetapi kebanyakan kita lalai memanfaatkan waktu yang telah Allah berikan. Pada posting kali ini, kami akan menyajikan perkataan-perkataan ulama terdahulu mengenai menjaga waktu dan insya Allah nasehat ini sangat menyentuh qolbu. Semoga dengan merenungkan nasehat para ulama berikut, kita dapat menjadi lebih baik dan tidak menjadi orang yang menyia-nyiakan waktu.</p>

<h2><span style="font-size: 18pt;"><strong>Ketahuilah bahwa Engkau Seperti Hari-harimu</strong></span></h2>
<div class="bubble1">
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>Hasan Al Bashri mengatakan,</div>
<div></div>
<div style="text-align: center;"><span style="font-size: 18pt;">ابن آدم إنما أنت أيام كلما ذهب يوم ذهب بعضك </span></div>
<div></div>
<div>“Wahai manusia, sesungguhnya kalian hanya bagaikan hari. Tatkala satu hari hilang, akan hilang pula sebagian darimu.” (Hilyatul Awliya’, 2/148, Darul Kutub Al ‘Arobi)</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<h2><span style="font-size: 18pt;"><strong>Waktu Pasti akan Berlalu, Beramallah</strong></span></h2>
<div class="bubble1">
<div>Ja’far bin Sulaiman berkata bahwa dia mendengar Robi’ah menasehati Sufyan Ats Tsauri,</div>
<div></div>
<div style="text-align: center;"><span style="font-size: 18pt;">إنما أنت أيام معدودة، فإذا ذهب يوم ذهب بعضك، ويوشك إذا ذهب البعض أن يذهب الكل وأنت تعلم، فاعمل</span></div>
<div></div>
<div>“Sesungguhnya engkau bagaikan hari yang dapat dihitung. Jika satu hari berlalu, maka sebagian darimu juga akan pergi. Bahkan hampir-hampir sebagian harimu berlalu, namun engkau merasa seluruh yang ada padamu ikut pergi. Oleh karena itu, beramallah.” (Shifatush Shofwah, 1/405, Asy Syamilah)</div>
</div>
<h2><span style="font-size: 18pt;"><strong>Waktu Bagaikan Pedang</strong></span></h2>
<div class="bubble1">
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>Imam Asy Syafi’i rahimahullah pernah mengatakan,</div>
<div></div>
<div style="text-align: center;"><span style="font-size: 18pt;">صحبت الصوفية فلم أستفد منهم سوى حرفين أحدهما قولهم الوقت سيف فإن لم تقطعه قطعك </span></div>
<div></div>
<div>“Aku pernah bersama dengan seorang sufi. Aku tidaklah mendapatkan pelajaran darinya selain dua hal. Pertama, dia mengatakan bahwa <a href="https://rumaysho.com/2782-waktu-laksana-pedang-2.html">waktu bagaikan pedang</a>. Jika kamu tidak memotongnya (memanfaatkannya), maka dia akan memotongmu.”</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<h2><span style="font-size: 18pt;"><strong>Jika Tidak Tersibukkan dengan Kebaikan, Pasti akan Terjatuh pada Perkara yang Sia-sia</strong> </span></h2>
<p>Lanjutan dari perkataan Imam Asy Syafi’i di atas,</p>
<div class="bubble1">
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>“Kemudian orang sufi tersebut menyebutkan perkataan lain:</div>
<div></div>
<div style="text-align: center;"><span style="font-size: 18pt;">ونفسك إن أشغلتها بالحق وإلا اشتغلتك بالباطل </span></div>
<div></div>
<div>Jika dirimu tidak tersibukkan dengan hal-hal yang baik (haq), pasti akan tersibukkan dengan <a href="https://rumaysho.com/795-10-hal-yang-tidak-bermanfaat-dan-sia-sia-2.html">hal-hal yang sia-sia (batil)</a>.” (Al Jawabul Kafi, 109, Darul Kutub Al ‘Ilmiyah)</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div></div>
<div><strong>Baca Juga: <span style="color: #ff0000;"><a style="color: #ff0000;" href="https://rumaysho.com/81-aku-tidak-ingin-amal-ibadahku-sia-sia.html" target="_blank" rel="noopener">Aku Tidak Ingin Amal Ibadahku Sia-sia</a></span></strong></div>
<h2><span style="font-size: 18pt;"><strong>Waktu Berlalu Begitu Cepatnya</strong></span></h2>
<div class="bubble1">
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>Ibnul Qoyyim rahimahullah mengatakan, “Waktu manusia adalah umurnya yang sebenarnya. Waktu tersebut adalah waktu yang dimanfaatkan untuk mendapatkan kehidupan yang abadi dan penuh kenikmatan dan terbebas dari kesempitan dan adzab yang pedih. Ketahuilah bahwa berlalunya waktu lebih cepat dari berjalannya awan (mendung). Barangsiapa yang waktunya hanya untuk ketaatan dan beribadah pada Allah, maka itulah waktu dan umurnya yang sebenarnya. Selain itu tidak dinilai sebagai kehidupannya, namun hanya teranggap seperti kehidupan binatang ternak.”</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<h2><span style="font-size: 18pt;"><strong>Kematian Lebih Layak Bagi Orang yang Menyia-nyiakan Waktu</strong></span></h2>
<div class="bubble1">
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>Lalu Ibnul Qoyyim mengatakan perkataan selanjutnya yang sangat menyentuh qolbu, “Jika waktu hanya dihabiskan untuk hal-hal yang membuat lalai, untuk sekedar menghamburkan syahwat (hawa nafsu), berangan-angan yang batil, hanya dihabiskan dengan banyak tidur dan digunakan dalam kebatilan, maka sungguh kematian lebih layak bagi dirinya.” (Al Jawabul Kafi, 109)</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<h2><span style="font-size: 18pt;"><strong>Janganlah Sia-siakan Waktumu Selain untuk Mengingat Allah</strong></span></h2>
<div class="bubble1">
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>Dari Abdullah bin Abdil Malik, beliau berkata, “Kami suatu saat berjalan bersama ayah kami di atas tandunya. Lalu dia berkata pada kami, ‘Bertasbihlah sampai di pohon itu.’ Lalu kami pun bertasbih sampai di pohon yang dia tunjuk. Kemudian nampak lagi pohon lain, lalu dia berkata pada kami, ‘Bertakbirlah sampai di pohon itu.’ Lalu kami pun bertakbir. Inilah yang biasa diajarkan oleh ayah kami.” (Az Zuhud li Ahmad bin Hambal, 3/321, Asy Syamilah)</div>
<div></div>
<div>
<em>Semoga kita memanfaatkan waktu kita dalam ketaatan, ibadah dan berdzikir pada Allah.</em> Pangukan, Sleman, 6 Muharram 1430 H (di pagi hari yang penuh berkah) <em>Yang selalu mengharapkan ampunan dan rahmat Rabbnya Muhammad Abduh Tuasikal, ST</em>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div></div>
<div><strong>Baca Juga:</strong></div>
<div>
<ul>
<li><a href="https://rumaysho.com/20887-doa-meminta-perlindungan-dari-kejelekan-pada-waktu-lampau-dan-akan-datang.html"><span style="color: #ff0000;"><strong>Doa Meminta Perlindungan dari Kejelekan pada Waktu Lampau dan Akan Datang</strong></span></a></li>
<li><a href="https://rumaysho.com/18763-hadits-arbain-12-kiat-manajemen-waktu-tinggalkan-yang-tidak-bermanfaat.html"><span style="color: #ff0000;"><strong>Hadits Arbain #12: Kiat Manajemen Waktu</strong></span></a></li>
</ul>
</div>
 