
<p>Dakwah butuh strategi, bukan sekedar asal-asalan dalam berdakwah. Strategi ini bisa dipraktikkan dalam ruang lingkup kecil di tengah-tengah keluarga, kerabat, hingga masyarakat secara umum.</p>
<ol>
<li>Dakwah yang pertama adalah dakwah tauhid dan pembinaan akidah.</li>
<li>Prioritaskan materi dakwah yang lebih penting: dakwah pada tauhid, baru dakwah pada amalan yang lebih penting, dan tidak mesti langsung pada perkara parsial (<em>juz’iyyat</em>).</li>
<li>Dakwah mesti dengan cara yang tepat dengan memperhatikan kondisi masyarakat.</li>
<li>Dakwah pada dalil dari Al-Qur’an dan As-Sunnah, jangan sampai dakwah tanpa dalil, tanpa mengikuti tuntunan.</li>
<li>Dakwah itu mengajak orang melakukan perintah dan menjauhi larangan (amar makruf nahi mungkar).</li>
<li>Berdakwah sesuai kemampuan.</li>
<li>Kemungkaran yang nampak wajib diingkari.</li>
<li>Mengingkari dalam hati lalu lisan didahulukan daripada mengingkari dengan tangan.</li>
<li>Mengingkari kemungkaran hanya boleh dengan hujjah (dalil) yang jelas.</li>
<li>Tidak boleh mengingkari kemungkaran dengan hal yang lebih mungkar.</li>
<li>Siapa yang menghadiri suatu acara kemungkaran dengan pilihan hatinya, maka ia dihukumi seperti melakukan kemungkaran tersebut.</li>
<li>Melarang sesuatu kemungkaran hendaklah mengarahkan juga pada hal yang manfaat lainnya, bukan sekedar melarang.</li>
<li>Hendaklah yang berdakwah menyelamatkan bahaya dirinya sebelum bahaya pada orang lain.</li>
</ol>
<p>Itu kaedah atau strategi umum yang kami himpun dari bahasan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Semoga bisa berlanjut perinciannya di kesempatan lainnya.</p>
<p> </p>
<h4><span style="color: #0000ff;">Referensi:</span></h4>
<p><em>Qawa’id wa Dhawabith Fiqh Ad-Da’wah ‘inda Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah</em>. Cetakan kedua, tahun 1430 H. ‘Abid bin Muhammad As-Sufyani. Penerbit Dar Ibnul Jauzi.</p>
<p>—</p>
<p>Selesai disusun di <a href="http://darushsholihin.com">Panggang, Gunungkidul, @ Darush Sholihin</a>, Senin sore, 13 Muharram 1437 H</p>
<p>Penulis: <a href="https://rumaysho.com/about-me" target="_blank">Muhammad Abduh Tuasikal</a></p>
<p>Artikel <a href="https://rumaysho.com/">Rumaysho.Com</a></p>
<p>Ikuti update artikel Rumaysho.Com di <a href="https://www.facebook.com/rumaysho" target="_blank">Fans Page Mengenal Ajaran Islam Lebih Dekat (sudah 3,6 juta fans)</a>, <a href="https://www.facebook.com/muhammad.tuasikal" target="_blank">Facebook Muhammad Abduh Tuasikal</a>, <a href="https://twitter.com/RumayshoCom" target="_blank">Twitter @RumayshoCom</a>, <a href="https://instagram.com/rumayshocom" target="_blank">Instagram RumayshoCom</a></p>
<p>Untuk bertanya pada Ustadz, cukup tulis pertanyaan di kolom komentar. Jika ada kesempatan, beliau akan jawab.</p>
 