
<p style="text-align: left;"><strong>PENGANTAR</strong></p>
<p style="text-align: left;"><strong>بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ</strong><br>
Segala puji hanya bagi Allah, Raja yang berhak untuk diibadahi, Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, dikenal dengan kemuliaan dan kedermawanan. Aku bersaksi tidak ada ilah yang berhak untuk diibadahi dengan benar kecuali hanya Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya di dunia ini, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah hamba dan Rasul-Nya yang senantiasa melakukan shalat Tahajjud, shalat malam, ruku’ dan sujud. Ya Allah curahkanlah rahmat dan keselamatan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarganya, para Sahabatnya dan semua pengikutnya. <em>Amma ba’du:</em></p>
<p>Saya telah membaca buku yang amat bernilai ini yang mengupas sebuah tema penting, yaitu shalat malam atau shalat Tahajjud. Akhirnya saya pun mendapatkan buku ini sebagai sebuah buku yang lengkap dan bermanfaat bagi orang yang dikehendaki oleh Allah kebaikan. Di dalamnya penulis menjelaskan hukum shalat malam beserta dalil-dalilnya dan keutamaan shalat Tahajjud serta beberapa contohnya yang diambil dari shalat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan ibadah generasi Salafush Shalih dari kalangan Sahabat, Tabi’in, para imam dan para ahli hadits. Penulis juga menjelaskan hukum shalat Witir dan seluruh hukum yang berkaitan dengannya, seperti hukum mengqadha’nya, bilangan raka’atnya serta hal lainnya. Sungguh, penulis telah mempersembahkan sesuatu yang sangat bernilai dan bermanfaat. Hal itu disebabkan manusia pada saat ini telah lalai dari mengerjakan shalat malam dan terbiasa bergadang hingga tengah malam, bahkan lebih dari setengah malam, hanya untuk sesuatu yang sia-sia, kelalaian, kunjungan dan pertemuan-pertemuan yang menyita waktu dan menyia-nyiakan malam. Akhirnya mereka pun menjadi berat untuk melakukan shalat malam atau shalat Tahajjud. Oleh karena itu, banyak manusia yang benar-benar lalai dari melakukan amal ibadah yang baik ini yang merupakan Sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan bagian dari kehidupan orang-orang tua mereka serta generasi Salafush Shalih. Semoga Allah memberi balasan kepada penulis dengan balasan yang baik dan memberi manfaat pada buah penanya ini. <em>Wallaahu</em><em> a’lam</em>.</p>
<p>Semoga shalawat dan salam dihaturkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarganya dan para Sahabatnya.</p>
<p>16 Rajab 1418 H<br>
‘<strong>Abdullah bin ‘Abdirrahman bin ‘Abdillah al-Jibrin</strong></p>
<p style="text-align: left;"><strong>DAFTAR ISI </strong><br>
<strong>BAB PERTAMA: <a href="https://almanhaj.or.id/3500-disyariatkannya-shalat-sunnah-dan-keutamaannya.html">DISYARI’ATKANNYA SHALAT SUNNAH DAN KEUTAMAANNYA</a></strong><br>
Pembahasan 1: Disyari’atkannya Shalat Sunnah<br>
Pembahasan 2: Keutamaan Shalat Sunnah<br>
Pembahasan 3: Disukai Melaksanakan Shalat Sunnah di Rumah</p>
<p><strong>BAB KEDUA : SHALAT MALAM</strong><br>
<em>Pembahasan 1: </em><a href="https://almanhaj.or.id/3499-keutamaan-shalat-malam-dan-anjurannya.html">Keutamaan Shalat Malam dan Anjurannya</a><br>
<em>Pembahasan 2: </em><a href="https://almanhaj.or.id/3498-hukum-shalat-malam-tata-cara-melakukan-shalat-malam.html">Hukum Shalat Malam</a><br>
<em>Pembahasan 3: </em><a href="https://almanhaj.or.id/3498-hukum-shalat-malam-tata-cara-melakukan-shalat-malam.html">Tata Cara Melakukan Shalat Malam</a><br>
<em>Pembahasan 4: </em><a href="https://almanhaj.or.id/3497-etika-shalat-malam.html">Etika Shalat Malam</a><br>
<em>Pembahasan 5: </em><a href="https://almanhaj.or.id/3496-manfaat-shalat-malam-meninggalkan-shalat-tahajjud.html">Manfaat Shalat Malam</a><br>
<em>Pembahasan 6: </em><a href="https://almanhaj.or.id/3496-manfaat-shalat-malam-meninggalkan-shalat-tahajjud.html">Meninggalkan Shalat Tahajjud</a><br>
<em>Pembahasan 7: </em><a href="https://almanhaj.or.id/3495-faktor-faktor-yang-memudahkan-shalat-tahajjud.html">Faktor-Faktor yang Memudahkan Shalat Tahajjud</a></p>
<p><strong>BAB KETIGA: SHALAT WITIR</strong><br>
<em>Pembahasan 1: </em><a href="https://almanhaj.or.id/3494-keutamaan-shalat-witir-dan-anjuran-untuk-mengerjakannya.html">Keutamaan Shalat Witir dan Anjuran untuk Mengerjakannya</a><br>
<em>Pembahasan 2: </em><a href="https://almanhaj.or.id/971-hukum-shalat-witir.html">Hukum Shalat Witir</a> .<br>
<em>Pembahasan 3: </em><a href="https://almanhaj.or.id/952-waktu-dan-tata-cara-shalat-witir.html">Waktu dan Tata Cara Shalat Witir</a></p>
<p><strong>BAB KEEMPAT: BEBERAPA GAMBARAN MENGENAI  QIYAAMUL LAIL             </strong><br>
<em>Pembahasan 1: </em><a href="https://almanhaj.or.id/890-keadaan-nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam-di-malam-hari.html">Keadaan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam di Malam Hari</a> .<br>
<em>Pembahasan 2: </em><a href="https://almanhaj.or.id/834-keadaan-para-sahabat-radhiyallahu-anhum-di-malam-hari-1.html">Keadaan Para Sahabat Radhiyallahu anhum di Malam Hari</a><br>
<em>Pembahasan 3: </em><a href="https://almanhaj.or.id/732-keadaan-salafush-shalih-di-malam-hari-1.html">Keadaan Salafush Shalih di Malam Hari</a></p>
<p><strong>BAB KELIMA: </strong><strong><a href="https://almanhaj.or.id/688-problematika-dan-fatwa-seputar-shalat-malam-dan-shalat-witir-1.html">PROBLEMATIKA DAN FATWA SEPUTAR SHALAT MALAM DAN SHALAT WITIR</a> </strong></p>
<ol>
<li>Shalat Sepanjang Malam</li>
<li>Mengusap Wajah dengan Kedua Tangan Setelah Qunut</li>
<li>Shalat Lebih Utama daripada Membaca al-Qur-an</li>
<li>Shalat Witir bagi Seorang Musafir</li>
<li>Hukum Meninggalkan Shalat Witir</li>
<li>Shalat Orang yang Duduk Nilainya Separuh dari Orang yang Berdiri</li>
<li>Menghidupkan Malam Hari Raya</li>
<li>Tidak Ada Dua Witir dalam Satu Malam</li>
<li>Hukum Mengqadha’ Shalat Witir</li>
<li>Orang yang Melakukan Shalat Witir di Permulaan Malam, lalu Bangun pada Akhir Malam</li>
<li>Membaca Surat al-Ikhlash dalam Shalat Witir</li>
<li>Niat Melakukan Shalat Witir Sebanyak Tiga Raka’at kemudian Berkeinginan Menambahnya</li>
<li>Shalat setelah Isya’ Termasuk Shalat Malam</li>
<li>Hukum Mendahulukan Shalat Witir sebelum Tidur</li>
<li>Ketika Adzan Shubuh Berkumandang Saat Melaksanakan Shalat Witir</li>
</ol>
<p><strong><a href="https://almanhaj.or.id/667-penutup-5.html">PENUTUP</a> </strong><br>
<a href="https://almanhaj.or.id/667-penutup-5.html"><strong>DAFTAR PUSTAKA</strong></a></p>
 