
<p>Tiga hadits akan jadi bukti bahwa shalat malam itu jadi <a href="https://rumaysho.com/21189-mencontoh-amalan-mutaaddi-dari-para-nabi-dan-orang-saleh.html">kebiasaan orang saleh</a>. Lihat saja sampai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajak putri dan anak pamannya untuk shalat malam.</p>

<p style="text-align: center;"><span style="font-size: 15pt;"><strong>Riyadhus Sholihin karya Imam Nawawi, Kitab Al-Fadhail</strong></span></p>
<ol start="212">
<li style="text-align: center;">
<h2><span style="font-size: 14pt;"><strong> Bab Keutamaan Qiyamul Lail</strong></span></h2>
</li>
</ol>
<p><strong> </strong></p>
<h3 style="text-align: center;"><strong>Hadits #1161</strong></h3>
<p dir="RTL" style="font-family: Calibri; font-size: 23px; text-align: center;">وَعَنْ عَلِيٍّ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – : أَنَّ النَّبِيَّ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – طَرَقَهُ وَفَاطِمَةَ لَيْلاً ، فَقَالَ : (( أَلاَ تُصَلِّيَانِ ؟ )) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Calibri; font-size: 23px; text-align: center;">طَرَقَهُ: أتَاهُ لَيْلاً.</p>
<p style="text-align: center;">Dari ‘Ali <em>radhiyallahu ‘anhu</em> bahwa Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> mendatangi ‘Ali dan Fathimah pada waktu malam. Beliau berkata, “<em>Apakah kalian berdua tidak shalat?</em>” (<em>Muttafaqun ‘alaih</em>) [HR. Bukhari, no. 1127 dan Muslim, no. 775]
</p>
<p style="text-align: center;"><em>Tharaqahu</em>: mendatanginya pada waktu malam.</p>
<p> </p>
<h4 style="text-align: center;"><span style="font-size: 17pt;"><strong>Faedah Hadits</strong></span></h4>
<ol>
<li>Hadits ini menunjukkan keutamaan shalat malam sampai-sampai Nabi membangunkan putri dan anak dari pamannya.</li>
<li>Dianjurkan membangunkan orang yang masih tidur untuk shalat malam, terutama mulai dari <a href="https://rumaysho.com/3589-nasehat-salman-pada-abu-darda-tunaikan-hak-allah-hak-dirimu-dan-keluargamu.html">keluarga</a> dan kerabat.</li>
</ol>
<p> </p>
<h3 style="text-align: center;"><strong>Hadits #1162</strong></h3>
<p dir="RTL" style="font-family: Calibri; font-size: 23px; text-align: center;">وَعَنْ سَالِمٍ بْنِ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ بْنِ الخَطَّابِ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُمْ – ، عَنْ أَبيِهِ : أَنَّرَسُوْلَ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – ، قَالَ : (( نِعْمَ الرَّجُلُ عَبْدُ اللهِ ، لَوْ كَانَ يُصَلِّي مِنَ اللَّيلِ )) قَالَ سَالِمٌ : فَكَانَ عَبدُ اللهِ بَعْدَ ذَلِكَ لاَ يَنامُ مِنَ اللَّيلِ إِلاَّ قَلِيلاً . مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.</p>
<p style="text-align: center;">Salim bin ‘Abdullah bin ‘Umar bin Al-Khaththab <em>radhiyallahu ‘anhum</em> meriwayatkan dari ayahnya bahwa Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda, “<em>Sebaik-baiknya lelaki adalah ‘Abdullah, seandainya ia suka melakukan shalat malam.</em>” Salim berkata, “Maka ‘Abdullah setelah itu tidak pernah tidur malam kecuali sebentar.” (<em>Muttafaqun ‘alaih</em>) [HR. Bukhari, no. 1122 dan Muslim, no. 2479]
</p>
<p> </p>
<h4 style="text-align: center;"><span style="font-size: 17pt;"><strong>Faedah Hadits</strong></span></h4>
<ol>
<li>Disunnahkan berkeinginan mendapatkan kebaikan dan ilmu.</li>
<li>Boleh menyanjung seseorang jika dengan <a href="https://rumaysho.com/1993-bahaya-memuji-orang-lain-dan-gila-pujian.html">pujian</a> tersebut bisa mengantarkan pada ketaatan pada Allah dan bertambah dalam melakukan amal baik.</li>
<li>Para sahabat Nabi sangat respon dalam kebaikan, ketika mereka tahu langsung mereka meruntinkannya.</li>
</ol>
<p> </p>
<h3 style="text-align: center;"><strong>Hadits #1163</strong></h3>
<p dir="RTL" style="font-family: Calibri; font-size: 23px; text-align: center;">وَعَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرٍو بْنِ العَاصِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا ، قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – : (( يَا عَبْدَ اللهِ ، لاَ تَكُنْ مِثْلَ فُلاَنٍ ؛ كَانَ يَقُومُ اللَّيلَ فَتَرَكَ قِيَامَ اللَّيْلِ )) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ</p>
<p style="text-align: center;">‘Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ash <em>radhiyallahu ‘anhuma</em>, ia berkata, Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda, “<em>Wahai ‘Abdullah, janganlah engkau seperti si fulan, ia biasa melakukan shalat malam kemudian meninggalkannya</em>.” (<em>Muttafaqun ‘alaih</em>). [HR. Bukhari, no. 1152 dan Muslim, 1159]
</p>
<p> </p>
<h4 style="text-align: center;"><span style="font-size: 17pt;"><strong>Faedah Hadits</strong></span></h4>
<ol>
<li>Hendaklah seorang alim memperhatikan keadaan muridnya yang biasa dekat dengannya.</li>
<li>Seorang alim hendaklah terus memotivasi muridnya agar semangat melakukan kebaikan, bisa dengan cara memotivasinya dengan membandingkan pada aktivitas orang lain.</li>
<li>Memotivasi dengan menyebut orang lain tidak mesti dengan menyebut namanya.</li>
<li>Disunnahkan <a href="https://rumaysho.com/550-di-balik-amalan-yang-sedikit-namun-kontinu.html">kontinu dalam beramal</a>, dan dimakruhkan memutus ibadah yang sudah rutin walaupun ibadah tersebut tidak wajib.</li>
<li>Hadits ini menunjukkan bahwa shalat malam tidaklah wajib.</li>
</ol>
<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Baca Juga:</strong></span></p>
<ul>
<li><a href="https://rumaysho.com/8060-membaca-al-quran-dari-mushaf-dalam-shalat-malam.html"><span style="font-size: 12pt; color: #ff0000;"><strong>Membaca Al Quran dari Mushaf dalam Shalat Malam</strong></span></a></li>
<li><span style="font-size: 12pt; color: #ff0000;"><strong>C<a href="https://rumaysho.com/16524-cara-shalat-semalam-suntuk.html">ara Shalat Semalam Suntuk</a></strong></span></li>
</ul>
<h4 style="text-align: center;"><strong>Referensi:</strong></h4>
<p style="text-align: center;"><em>Bahjah An-Nazhirin Syarh Riyadh Ash-Shalihin.</em> Cetakan pertama, Tahun 1430 H. Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilali. Penerbit Dar Ibnul Jauzi.</p>
<p> </p>
<p> </p>
<hr>
<p> </p>
<p>Disusun @ Darush Sholihin, 17 Shafar 1441 H (16 Oktober 2019)</p>
<p>Oleh: <a href="https://rumaysho.com/about-me" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Muhammad Abduh Tuasikal</a></p>
<p>Artikel <a href="http://Rumaysho.Com" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Rumaysho.Com</a></p>
<p> </p>
<iframe id="s_pdf_frame" src="//docs.google.com/gview?embedded=true&amp;url=https://rumaysho.com/wp-content/uploads/2019/10/Buletin-DS-Edisi-115-1.pdf" style="width: 100%; height:600px;" frameborder="0"></iframe><a class="s_pdf_download_link" href="https://rumaysho.com/wp-content/uploads/2019/10/Buletin-DS-Edisi-115-1.pdf" download><button style="" class="s_pdf_download_bttn">Download</button></a>
 