
<p><strong>Pertanyaan: </strong></p>
<p>Shahihkah hadits:<br>
<em><br>
Maa min muslimin yuqridhu musliman qardhan marrataini illa kaana kashadaqatin marratan</em> (HR. Ibnu Majah dan Ibn Hibban).</p>
<p><em>Tsalaatsun jidduhunna jiddun wa hazluhunna jiddun, an-nikah, wa ath-thalaaq wa ar-ruj’ah</em> (HR. Ahmad, Abu Daud, Ibnu Majah dan at-Tirmidzi serta al-Hakim)<br>
<!--more--></p>
<p><strong>Jawaban: </strong></p>
<p>Hadits pertama yang saudara tanyakan adalah hadits yang diriwayatkan Ibnu Majah yang agak panjang dan diakhiri dengan lafazh:</p>
<p class="arab" style="text-align: right;">مَا مِنْ مُسْلِمٍ يُقْرِضُ مُسْلِمًا قَرْضًا مَرَّتَيْنِ إِلاَّ كَانَ كَصَدَقَتِهَا مَرَّةً</p>
<p>“<em>Tidak ada seorang muslim pun yang memberikan pinjaman kepada muslim lainnya sebanyak dua kali kecuali akan (bernilai) seperti sedekah sekali.</em>”</p>
<p>Hadits ini dinilai sebagai hadits hasan oleh Syaikh al-Albani dalam kitab <em>Shahihut Targhib wa at-Tarhib,</em> no. 901 dan <em>Irwa’ al-Ghalil, </em>no. 1398.</p>
<p>Hadits yang kedua, dengan lafazh:</p>
<p class="arab" style="text-align: right;">ثَلاَثٌ جِدُّهُنَّ جِدُّ وَهَزْلُهُنَّ جِدٌّ النِّكَاحُ وَالطَّلاَقُ وَالرَّجْعَةُ</p>
<p>“<em>Ada tiga perkara seriusnya adalah sungguhan dan gurauannya juga adalah sungguhan, yaitu nikah, talak, dan ruju’.</em>”</p>
<p>Hadits ini dinilai sebagai hadits hasan oleh Syaikh al-Albani dalam <em>Shahihul Jami’</em>, no. 3027 dan 5338.</p>
<p>Sumber: Majalah As-Sunnah No. 12/Thn. XIII/Rabiul Awwal 1431 H/Maret 2010 M<br>
Dipublikasikan oleh www.KonsultasiSyariah.com</p>
 