
<p><strong>Pertanyaan:</strong></p>
<p>Bagaimanakah status hewan <em>qurban</em> yang disembelih sebelum shalat ‘Id?</p>
<p><strong>Jawaban:</strong></p>
<p>Abu Burdah bin Dinar pernah bertanya kepada Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> tentang kambing <em>qurban </em>yang disembelih pada Hari Raya Qurban. Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bertanya, “Apakah (disembelih) sebelum shalat?” Dia menjawab, “Ya.”</p>
<p class="arab" style="text-align: right;">قَالَ: تِلْكَ شَاةُ لَحْمٍ</p>
<p>Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda, “<em>Kambing itu adalah daging (sembelihan biasa).</em>”</p>
<p>Lalu, dia berkata, “Aku (masih) memiliki kambing <em>jadza’ah</em> yang lebih aku sukai daripada kambing <em>musinnah</em>.”</p>
<p class="arab" style="text-align: right;">قَالَ: تُجْزِئُ عَنْكَ، وَلَنْ تُجْزِئُ عَنْ أَحَدٍ بَعْدَكَ</p>
<p>Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda, “<em>Ini boleh untukmu, tetapi tidak boleh untuk selainmu.</em>”</p>
<p>Di dalam hadits shahih dijelaskan bahwa <em>qurban</em> yang disembelih sebelum shalat ied, maka tidak dianggap <em>qurban</em>, baik itu yang sudah masuk waktu atau belum.</p>
<p>Al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari hadits Jundab bin Sufyan Al-Bajaly, bahwasanya Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<p class="arab" style="text-align: right;">مَنْ كَانَ ذَبَحَ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّي فَلْيَذْبَحْ مَكَانَهَا أُخْرَى، وَمَنْ لَمْ يَكُنْ ذَبَحَ حَتَّى صَلَّيْنَا فَلْيَذْبَحْ بِسْمِ اللهِ</p>
<p>“<em>Barangsiapa yang menyembelih qurban sebelum shalat, maka hendaklah ia menyembelih qurban yang lain sebagai gantinya. Dan barangsiapa yang belum menyembelih sampai kami melakukan shalat, maka hendaklah dia menyembelih dengan menyebut nama Allah.</em>”</p>
<p>Al-Bukhari dan Muslim juga meriwayatkan dari Anas bin Malik, bahawasanya Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<p class="arab" style="text-align: right;">مَنْ كَانَ ذَبَحَ قَبْلَ الصَّلاَةِ فَلْيُعِدْ</p>
<p>“<em>Barangsiapa yang menyembelih sebelum shalat, maka hendaklah ia mengulang (sembelihan) qurbannya.</em>”</p>
<p>Sumber: <em>Fatawa Rasulullah: Anda Bertanya Rasulullah Menjawab</em>, <em>Tahqiq</em> dan <em>Ta’liq</em> oleh Syaikh Qasim ar-Rifa’i, Ibnu Qayyim aAl-Jauziyah, Pustaka As-Sunnah, Cetakan Ke-1, 2008.<br>
(Dengan penataan bahasa oleh www.konsultasisyariah.com)</p>
 