
<p><strong>Pertanyaan:</strong></p>
<p>Dua tahun yang lalu saya pergi berhaji dan saya berihram untuk haji, lalu saya<em> tawaf</em> di <em>Baitullah</em> sebanyak tujuh putaran. Kemudian saya menuju ke tempat sa’i dan saya melakukan <em>sa’i</em>. Akan tetapi, ketika saya telah melakukan satu kali putaran (dari Shafa ke Marwah), saya menghentikan <em>sa’i</em> saya karena tempat tersebut sangat padat oleh manusia. Lalu saya meneruskan <em>sa’i </em>saya di tingkat atas sebanyak enam putaran. Apakah haji saya sempurna? Haruskan saya melakukan sesuatu?<br>
<!--more--><br>
<strong>Jawaban:</strong></p>
<p>Anda tidak wajib melakukan apa-apa, karena<em> sa’i </em>Anda sah. Perlu kita ketahui bahwa<em> sa’i</em> di tingkat atas sama dengan <em>sa’i</em> di tanah (di bawah), karena udara itu mengikuti tanah.</p>
<p>Sumber: <em>Fatawa Syaikh Bin Baaz, Jilid 2</em>, Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz.<br>
(Dengan penataan bahasa oleh www.konsultasisyariah.com)</p>
 