
<p><strong>Pertanyaan:</strong></p>
<p><em>Assalamu ‘alaikum warahmatullah wabarakatuh</em>. Pak Ustadz yang terhormat, (orang-orang, <em>ed.</em>) di kampung saya, selalu melakukan doa qunut dalam shalat maghrib. Itu hukumnya apa, dan sah/tidak shalatnya? Kata teman tidak apa-apa, dan tergantung kita mau ikut imam yang mana.  <em>Wassalamu ‘alaikum</em>.</p>
<p><em>Rodji (rodji**@***.com) </em><br>
<!--more--><br>
<strong>Jawaban:</strong></p>
<p><em>Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh.</em></p>
<p>Qunut ada tiga macam:<br>
1. <em>Qunut nazilah</em>: qunut yang dilakukan setiap melaksanakan shalat lima waktu (<strong>tidak hanya</strong> maghrib saja). Qunut ini dilakukan ketika kaum muslimin sedang mendapatkan gangguan dari musuhnya (orang kafir).<br>
2. <em>Qunut witir</em>: qunut ini hanya dilakukan ketika shalat witir.<br>
3. <em>Qunut subuh</em>: menurut pendapat Mazhab Syafi’iyah, qunut ini dianjurkan; hanya untuk shalat subuh, <strong>bukan</strong> shalat lainnya.</p>
<p>Selain dari tiga jenis qunut di atas, seperti qunut saat shalat maghrib, belum kami jumpai dalil dan keterangan ulama dalam masalah ini.</p>
<blockquote><p>Sementara, kaidah baku dalam masalah ibadah: harus ada dalilnya.</p></blockquote>
<p>Dengan demikian, Anda tidak perlu ikut qunut, tetapi Anda cukup ikut shalat jemaah saja.</p>
<p><em>Allahu a’lam.</em></p>
<p><strong>Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah).</strong><br>
<strong>Artikel <a href="https://konsultasisyariah.com/" target="_blank">www.KonsultasiSyariah.com</a></strong></p>
 