
<p style="text-align: justify;">Tidak ada salahnya bagi kaum muslimin di indonesia untuk berpuasa pada hari jumat dan sabtu (karena boleh berpuasa pada tanggal 8 dan 9 dzulhijjah), sehingga dengan pasti ia telah berpuasa arofah, baik berdasarkan ulama yg berpendapat puasa arofah ikut saudi maupun yg berpendapat ikut pemerintah indonesia.</p>
<p>Diantara para ulama ada yg berpendapat bahwa puasa arofah harus ikut saudi dan lebaran ikut pemerintah setempat karena Rasulullah bersabda,</p>
<p>  <!--more-->  </p>
<p> </p>
<p>لأضحى يوم يضحي الناس</p>
<p><em>Hari Raya Iedul Adha adalah hari dimana para manusia menyembelih kurban”.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Diantaranya Prof. Dr. Sa’ad Al-Khotslaan hafizohulloh (anggota kibarul ulama Arab Saudi), sehingga beliau berpendapat bagi negara yg 10 dzul hijjahnya jatuh pada hari ahad -seperti indonesia- maka puasa arofah hari jumat (ikut saudi) dan lebaran hari ahad (ikut pemerintah) sebagaimana beliau sebarkan di twitter beliau.</p>
<p>Pendapat seperti ini juga merupakan fatwa Syaikh Dr. Anis Thohir al-Andunisi (Pengajar di Masjid Nabawi dan Universitas Islam Madinah)</p>
<p> </p>
<p> </p>
 