
<p><strong>Pertanyaan:</strong></p>
<p>Seorang laki-laki dewasa mengimani dua orang anak-anak atau lebih, di mana posisi anak-anak tersebut berdiri, di sebelah kiri atau di sebelah kanan?<br>
<!--more--><br>
<strong>Jawaban:</strong></p>
<p>Untuk anak-anak yang berusia tujuh tahun atau lebih, disunnahkan untuk berdiri di belakang imam sebagaimana layaknya orang-orang dewasa. Apabila hanya satu orang maka posisinya berdiri di sebelah kanan imam. Hal ini berdasarkan hadits dari Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bahwasanya beliau pernah shalat di rumah Abu Thalhah dan meletakkan Anas dan seorang anak yatim pada <em>shaf</em> di belakang beliau, dan posisi Ummu Sulaim berada di belakang Anas dan anak yatim tersebut.</p>
<p>Disebutkan di dalam hadits yang lain, dari Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bahwasanya beliau pernah shalat mengimami Anas dan meletakkan Anas <em>radhiyallahu ‘anhu</em> di samping kanan beliau. Beliau juga pernah shalat bersama Ibnu Abbas <em>radhiyallahu ‘anhuma</em> dan posisi berdirinya juga di samping kanan beliau.  (<em>Fatawa Al-Lajnah Ad-Da’imah – Fatawa Islamiyah</em>: I/33)</p>
<p>Sumber: <em>Ensiklopedi Anak, Abu Abdillah Ahmad bin Ahmad Al-Isawi, Darrus Sunnah.</em> <strong>(Dengan beberapa pengubahan tata bahasa oleh redaksi www.konsultasisyariah.com)</strong><br>
<strong>Artikel www.konsultasisyariah.com</strong></p>
 