
<p class="western" style="text-align: left;" align="center"><span style="color: #000000;"><span lang="id-ID">Belanda, salah satu di antara negara maju di Eropa barat</span></span><span style="color: #000000;"><span lang="en-US">, dengan kehidupan yang serba bebas sebagaimana kehidupan warga Eropa secara umum</span></span><span style="color: #000000;"><span lang="id-ID">. </span></span><span style="color: #000000;"><span lang="en-US">Meskipun sampai saat ini mayoritas warganya tidak beragama, sedikit demi sedikit pemeluk agama Islam semakin bertambah dari tahun ke tahun. Berkembangnya Islam di Belanda tidak terlepas dari migrasi besar-besaran setelah perang dunia ke dua, di mana Belanda membutuhkan tenaga kerja asing dalam jumlah besar untuk melakukan percepatan pembangunan di berbagai bidang. Masuklah penduduk muslim yang didominasi berasal dari Turki dan Maroko ketika itu, dan dalam jumlah yang lebih kecil berasal dari Suriname. Seiring dengan berjalannya waktu, semakin banyak pula warga asli Belanda yang masuk Islam. </span></span></p>
<p class="western" align="justify"><span style="color: #000000;"><span lang="en-US">Perkembangan Islam pun semakin pesat dengan semakin banyaknya masjid yang didirikan di Belanda. Masjid-masjid ini sebagiannya merupakan gereja yang dialih-fungsikan menjadi masjid. Hal ini dilatarbelakangi karena semakin sepi dan merosotnya jumlah jamaah gereja mereka, sehingga mereka pun kesulitan secara ekonomi untuk memelihara dan merawat bangunan gereja. Sehingga akhirnya, aset-aset bangunan gereja dijual, di antaranya kepada umat muslim, yang kemudian diubah menjadi masjid. Sebagian dijual dalam harga yang relatif murah. Secara finansial, hal ini jauh lebih murah dibandingkan membuat dan mendirikan masjid baru sejak awal, di mana proses perijinan juga lebih sulit. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak masjid di Belanda dari luar tampak seperti gereja. Suasana masjid baru didapatkan jika kita memasuki bangunan masjid tersebut.</span></span></p>
<h4 class="western" align="justify"><span style="color: #ff0000;"><span lang="en-US"><b>Kondisi “Islam” di Belanda</b></span></span></h4>
<p class="western" align="justify"><span style="color: #000000;"><span lang="en-US">Melihat sejarah mulai berkembangnya Islam di Belanda, maka tidak heran jika ada banyak aliran yang bisa kita temui di Belanda. Kita bisa menjumpai pemeluk agama Syi’ah di sini. Bahkan di Belanda ini pula, penulis berjumpa dengan pemeluk Syi’ah pertama kali dalam sejarah hidup penulis. Perjumpaan ini berawal dari keheranan penulis ketika melihat salah seorang teman di kampus yang selalu menolak untuk shalat berjamaah bersama kami, dan lebih memilih untuk shalat sendiri. Perkenalan selanjutnya akhirnya terkuak bahwa teman ini adalah pemeluk Syi’ah. Begitu pula dengan penganut sufiyah (tasawwuf), yang rata-rata didominasi oleh penduduk muslim Turki. Di sini pula penulis secara tidak sengaja menghadiri acara tari-tarian sufi mereka. Masih ada lagi dengan Jamaah Tabligh (JT) yang datang silih berganti ke Belanda dari berbagai daerah di Indonesia dan negara-negara lainnya, dengan difasilitasi sesama pengikut JT yang ada di sini, sebagaimana yang sudah berulang kali penulis temui. Belum lagi mereka yang sudah terpengaruh dengan pemikiran liberal dan sebagainya. </span></span></p>
<p class="western" align="justify"><span style="color: #000000;"><span lang="en-US">Namun s</span></span><span style="color: #000000;"><span lang="id-ID">iapa sangka, </span></span><span style="color: #000000;"><span lang="en-US">di balik semua itu, </span></span><span style="color: #000000;"><span lang="id-ID">dakwah sunnah sedikit demi sedikit mulai tumbuh subur di Belanda.</span></span><span style="color: #000000;"><span lang="en-US"> Dakwah yang mengajak kepada aqidah Islam yang murni, yang bersih dari kemusyrikan dan pemikiran-pemikiran yang menyimpang. Entah bagaimana awalnya, dakwah yang penuh berkah ini ternyata mulai berkembang dan tumbuh subur di Belanda.</span></span></p>
<h4 class="western" align="justify"><span lang="id-ID" style="color: #ff0000;">Masjid dan Organisasi sebagai Pusat Dakwah Sunnah di Belanda</span></h4>
<p class="western" align="justify"><span style="color: #000000;"><span lang="id-ID">Masjid adalah </span></span><span style="color: #000000;"><span lang="en-US">pusat dakwah, di mana berbagai kegiatan dakwah seperti kajian-kajian ilmu diselenggarakan. Masjid merupakan elemen penting sebagai pusat kegiatan keagamaan di Belanda, seperti shalat lima waktu, shalat Jum’at, dan aktivitas selama bulan Ramadhan seperti shalat tarawih, pengumpulan zakat dan sebagainya. Juga pusat pelaksanaan ibadah di hari raya, termasuk pengumpulan dan penyaluran hewan kurban pada saat hari raya Idul Adha. </span></span></p>
<p class="western" align="justify"><span style="color: #000000;"><span lang="en-US">Saat ini, semakin banyak dijumpai masjid yang digunakan sebagai pusat dakwah sunnah di Belanda. Hal ini bisa dilihat di antaranya dengan kegiatan kajian ilmu yang dilaksanakan dengan mengkaji kitab-kitab para ulama ahlus sunnah. Di antara masjid yang menjadi pusat dakwah sunnah di Belanda antara lain: </span></span></p>
<ol>
<li>
<p align="justify"><span lang="id-ID">Masjid al-Mouahiddin, Ede. Alamat: Peppelensteeg 1, Ede.</span></p>
</li>
<li>
<p align="justify"><span lang="id-ID"><b>Masjid As-Sunnah,</b></span><span lang="id-ID"> Tilburg</span><span lang="en-US">.</span><span lang="id-ID"> Alamat: Benatzkystraat 6, Tilburg</span><span lang="en-US">. </span><span lang="en-US">Masjid ini s</span><span lang="id-ID">udah dari dahulu terkenal dengan </span><span lang="en-US">dakwah untuk mengajak kepada aqidah yang murni –</span><span lang="id-ID"><em>in s</em></span><em><span lang="en-US">yaa</span><span lang="id-ID"> Allah</span></em><span lang="en-US">-.</span> <span lang="en-US">M</span><span lang="id-ID">asjid ini dikelola oleh salah satu </span><span lang="en-US">u</span><span lang="id-ID">lama terbesar di Eropa dan </span><span lang="en-US">salah seorang m</span><span lang="id-ID">urid </span><span lang="en-US">S</span><span lang="id-ID">y</span><span lang="en-US">ai</span><span lang="id-ID">kh </span><span lang="en-US">Muhammad Nashiruddin Al-Albani, </span><span lang="id-ID">yaitu </span><span lang="id-ID"><b>S</b></span><span lang="en-US"><b>y</b></span><span lang="id-ID"><b>a</b></span><span lang="en-US"><b>i</b></span><span lang="id-ID"><b>kh Ahmad Salaam</b></span><span lang="en-US"> atau dikenal juga dengan</span> <span lang="id-ID"><b>Sy</b></span><span lang="en-US"><b>ai</b></span><span lang="id-ID"><b>kh Abu Suhaib</b></span> <span lang="en-US"><i>hafidzahullah</i></span><span lang="id-ID">.</span></p>
</li>
</ol>
<ol start="3">
<li>
<p align="justify"><span lang="id-ID">Masjid el-Feth, Tilburg. Alamat: Academielaan 9, 5037</span> <span lang="id-ID">ET Tilburg</span><span lang="en-US">.</span></p>
</li>
<li>
<p align="justify"><span lang="id-ID">Masjid As-Soennah, Den Haag. Alamat: Fruitweg 5, 2525</span> <span lang="id-ID">KE Den Haag</span><span lang="en-US">.</span></p>
</li>
<li>
<p align="justify"><span lang="id-ID">Masjid Quba, Den Haag. Alamat: Beeklaan 69-71</span><span lang="en-US">,</span><span lang="id-ID"> Den Haag</span><span lang="en-US">.</span></p>
</li>
<li>
<p align="justify"><span lang="id-ID">Masjid el-Oemma (baca: ummah), Den Haag. Alamat: Guido Gazellestraat 48, 2524 CM Den Haag</span><span lang="en-US">.</span></p>
</li>
<li>
<p align="justify"><span lang="id-ID">Masjid Imaam Maalik, Utrecht. Alamat: Orinocodreef 17, 3563 ST Utrecht</span><span lang="en-US">.</span></p>
</li>
<li>
<p align="justify"><span lang="id-ID">Masjid al-Fitrah, Utrecht. Alamat: Pahud de Mortagnesdreef 41, Utrecht</span><span lang="en-US">.</span></p>
</li>
<li>
<p align="justify"><span lang="id-ID">Masjid al-Furqaan, Eindhoven. Alamat: Otterstraat 2, Eindhoven</span><span lang="en-US">.</span></p>
</li>
<li>
<p align="justify"><span lang="id-ID">Masjid al-Ihsane (baca: Ihsaan), Amsterdam. Alamat: Medes da Costahof 32, 1067 ZN Amsterdam</span><span lang="en-US">.</span></p>
</li>
<li>
<p align="justify"><span lang="id-ID">Masjid Badr, Amsterdam. Alamat: Willem Leevendsstraat 7, 1055</span> <span lang="id-ID">KB Amsterdam</span></p>
</li>
<li>
<p align="justify"><span lang="id-ID"><b>Masjid Tawheed</b></span><span lang="id-ID"> (baca: Tawhid), Amsterdam</span><span lang="en-US">.</span><span lang="id-ID"> Alamat: Jan Hanzenstraat 114, 1053</span> <span lang="id-ID">SV Amsterdam</span><span lang="en-US">. </span><span lang="id-ID">(</span><span lang="en-US">Masjid ini adalah salah satu pusat dakwah sunnah di Amsterdam, ibu kota Belanda</span><span lang="id-ID">).</span></p>
</li>
<li>
<p align="justify"><span lang="id-ID">Masjid Assalaam, IJmuiden (baca: Aimauden). Alamat: Celsiusstraat 23, 1973RM Ijmuiden</span><span lang="en-US">.</span></p>
</li>
<li>
<p align="justify"><span lang="id-ID">Masjid As-</span><span lang="en-US">S</span><span lang="id-ID">oennah, Zwolle. Alamat: Schubertstraat 41, 8031ZC Zwolle</span><span lang="en-US">.</span></p>
</li>
</ol>
<p align="justify"><span lang="en-US">Selain masjid-masjid di kota besar di atas, masih a</span><span lang="id-ID">da </span><span lang="en-US">lagi </span><span lang="id-ID">masjid kecil di kota</span><span lang="en-US">–</span><span lang="id-ID">kota kecil</span><span lang="en-US"> yang tersebar di Belanda.</span></p>
<p lang="en-US" align="justify">Ada pula organisasi yang bertujuan untuk mendakwahkan sunnah, di antaranya:</p>
<ol>
<li>
<p align="justify"><span lang="id-ID">IVOE </span><span lang="id-ID"><i>(Instituut voor Onderwijs en Educatie</i></span> <span lang="en-US">= </span><span lang="id-ID">Institusi untuk </span><span lang="en-US"><i>T</i></span><span lang="id-ID"><i>arbiyyah</i></span><span lang="id-ID"> dan </span><span lang="en-US">E</span><span lang="id-ID">dukasi</span><span lang="en-US">).</span> <span lang="en-US">Organisasi ini </span><span lang="id-ID">tidak mempunyai </span><span lang="id-ID"><i>headquarters</i></span> <span lang="en-US">(kantor pusat atau markas), te</span><span lang="id-ID">tapi </span><span lang="en-US">menyelenggarakan berbagai k</span><span lang="id-ID">ursus </span><span lang="en-US">yang </span><span lang="id-ID">bisa ditemui di seluruh </span><span lang="en-US">Belanda </span><span lang="id-ID">dan di beberapa kota </span><span lang="en-US">di </span><span lang="id-ID">Belgia. </span><span lang="en-US">Kursus-kursus yang diselenggarakan oleh IVOE dapat dilihat di: <a href="http://nl.ivoe.nl/opleidingen/" target="_blank" rel="noopener">http://nl.ivoe.nl/opleidingen/</a></span></p>
</li>
<li>
<p align="justify"><span lang="id-ID">SMJ </span><span lang="id-ID"><i>(Stichting Moslim Jongeren).</i></span><span lang="id-ID"> Organisasi untuk anak</span><span lang="en-US">-anak</span><span lang="id-ID"> muda </span><span lang="en-US">m</span><span lang="id-ID">uslim</span><span lang="en-US">.</span> <span lang="en-US">Pusatnya </span><span lang="id-ID">di Masjid Imaam Malik</span><span lang="en-US">,</span><span lang="id-ID"> di </span><span lang="en-US">kota </span><span lang="id-ID">Utrecht. </span></p>
</li>
</ol>
<h4 class="western" lang="id-ID"><span style="color: #ff0000;"><b>Jadwal Pengajian dengan Kitab-Kitab para Ulama Ahlus Sunnah</b></span></h4>
<p align="justify"><span lang="en-US">Dakwah sunnah di Belanda juga diramaikan dengan berbagai pengajian yang membahas kitab-kitab para ulama ahlus sunnah dalam bidang tauhid, aqidah, fiqih, tafsir, akhlak, bahasa Arab, dan sebagainya. Berikut kami sebutkan beberapa kajian Islam yang diselenggarakan oleh empat masjid besar di Belanda:</span></p>
<ol>
<li>
<p lang="en-US"><span style="color: #ff0000;"><b>Masjid Al-Mouahiddin, Ede.</b></span></p>
</li>
</ol>
<p align="justify"><span lang="id-ID">Setiap hari Jum’at 17.30 – 21.30 CET, membahas </span><span lang="id-ID"><i><b>“Kitaab at-Tauhiid”</b></i></span><span lang="id-ID"> dan </span><span lang="id-ID"><i><b>“Tsalaatsatul Ushuul”</b></i></span><i> </i><span lang="id-ID">karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab</span><span lang="id-ID"><i> rahimahullah </i></span><span lang="id-ID">dan kitab </span><span lang="en-US"><i><b>“</b></i></span><span lang="id-ID"><i><b>Al-Wajiiz fii Fiqhis Sunnah wal</b></i></span><i><b> </b></i><span lang="id-ID"><i><b>Kitaabil ‘Aziiz</b></i></span><span lang="en-US"><i><b>”</b></i></span><b> </b><span lang="id-ID">karya Syaikh </span><span lang="en-US">‘</span><span lang="id-ID">Abdul ‘Ad</span><span lang="en-US">z</span><span lang="id-ID">im Badawi. </span><span lang="en-US">Setiap pekan hanya membahas satu kitab saja (berganti-ganti). </span><span lang="id-ID">Kajian ini menggunakan bahasa pengantar dalam bahasa Belanda.</span></p>
<ol start="2">
<li>
<span style="color: #ff0000;"><span lang="id-ID"><b>Masjid as-Sunnah, Tilburg</b></span></span><span style="color: #ff0000;"><span lang="en-US"><b>.</b></span></span><b> </b>
</li>
</ol>
<p align="justify"><span lang="en-US">Pengajian di Masjid As-Sunnah, Tilburg, yang dikelola oleh Syaikh Ahmad Salaam </span><span lang="en-US"><i>hafidzahullah</i></span><span lang="en-US">, dibagi dalam dua level:</span></p>
<ul>
<li>
<p align="justify"><span lang="id-ID">Hari Jum’at </span><span lang="en-US">(</span><span lang="id-ID">18.00 </span><span lang="en-US">–</span><span lang="id-ID"> 22.00</span><span lang="en-US">)</span><span lang="id-ID">, Level 1</span><span lang="en-US"> (kelas pemula)</span><span lang="id-ID">: </span><span lang="id-ID"><i><b>“Tsalaatsatul Ushuul”</b></i></span><span lang="en-US"><i>; </i></span><span lang="en-US"><i><b>“</b></i></span><span lang="id-ID"><i><b>Al-Wajiiz fii Fiqhis Sunnah wal</b></i></span><i><b> </b></i><span lang="id-ID"><i><b>Kitaabil ‘Aziiz</b></i></span><span lang="en-US"><i><b>”;</b></i></span><i> </i><span lang="en-US">dan pelajaran tentang dz</span><span lang="id-ID">ik</span><span lang="en-US">i</span><span lang="id-ID">r. </span><span lang="en-US">Kajian level 1 menggunakan b</span><span lang="id-ID">ahasa pengantar</span><span lang="en-US"> dalam bahasa</span><span lang="id-ID"> Belanda.</span></p>
</li>
<li>
<p align="justify"><span lang="id-ID">Hari Minggu </span><span lang="en-US">(</span><span lang="id-ID">18.00 -22.00</span><span lang="en-US">)</span><span lang="id-ID">, Level 2</span><span lang="en-US"> (kelas lanjutan)</span><span lang="id-ID">: </span><span lang="id-ID"><i><b>“Kitaab at-Tauhiid”</b></i></span><span lang="en-US"><i><b>;</b></i></span><b> </b><span lang="en-US"><i><b>“</b></i></span><span lang="id-ID"><i><b>Al-Wajiiz fii Fiqhis Sunnah wal</b></i></span><i><b> </b></i><span lang="id-ID"><i><b>Kitaabil ‘Aziiz</b></i></span><span lang="en-US"><i><b>”</b></i></span><span lang="en-US">;</span> <span lang="en-US">dan </span><span lang="id-ID">hadit</span><span lang="en-US">s</span> <span lang="en-US"><i><b>“Al-Arba’in An-Nawawiyyah”</b></i></span><span lang="id-ID"><b>.</b></span> <span lang="en-US">Kajian level dua menggunakan bahasa pengantar dalam bahasa </span><span lang="id-ID">Belanda dan </span><span lang="en-US">bahasa </span><span lang="id-ID">Arab.</span></p>
</li>
</ul>
<ol start="3">
<li>
<span style="color: #ff0000;"><span lang="id-ID"><b>Masjid </b></span></span><span style="color: #ff0000;"><span lang="en-US"><b>As-</b></span></span><span style="color: #ff0000;"><span lang="id-ID"><b>Soennah, Den Haag</b></span></span><span style="color: #ff0000;"><span lang="en-US"><b>.</b></span></span>
</li>
</ol>
<ul>
<li>
<span lang="id-ID">Senin (</span><span lang="id-ID"><i>setelah Maghrib</i></span><span lang="id-ID">): </span><span lang="id-ID"><i><b>S</b></i></span><span lang="en-US"><i><b>y</b></i></span><span lang="id-ID"><i><b>arh S</b></i></span><span lang="en-US"><i><b>h</b></i></span><span lang="id-ID"><i><b>ahih al-Bukhaari</b></i></span><span lang="id-ID"> (</span><span lang="en-US">d</span><span lang="id-ID">alam </span><span lang="en-US">b</span><span lang="id-ID">ahasa Arab)</span>
</li>
<li>
<span lang="id-ID">Selasa (</span><span lang="id-ID"><i>setelah Maghrib</i></span><span lang="id-ID">): </span><span lang="id-ID"><i><b>Tafsir </b></i></span><span lang="en-US"><i><b>A</b></i></span><span lang="id-ID"><i><b>l-Qur’an</b></i></span><span lang="id-ID"> (</span><span lang="en-US">d</span><span lang="id-ID">alam </span><span lang="en-US">b</span><span lang="id-ID">ahasa Arab) </span>
</li>
<li>
<span lang="id-ID">Rabu (</span><span lang="id-ID"><i>setelah Maghrib</i></span><span lang="id-ID">): </span><span lang="id-ID"><i><b>Us</b></i></span><span lang="en-US"><i><b>huul</b></i></span><span lang="id-ID"><i><b> as-Sunnah</b></i></span> <span lang="en-US">karya </span><span lang="id-ID">Imaam Ahmad (</span><span lang="en-US">d</span><span lang="id-ID">alam </span><span lang="en-US">b</span><span lang="id-ID">ahasa Arab)</span>
</li>
<li>
<span lang="id-ID">Kamis (</span><span lang="id-ID"><i>setelah Maghrib</i></span><span lang="id-ID">): </span><span lang="id-ID"><i><b>Al-Wajiiz fii Fiqhis Sunnah wal</b></i></span><i><b> </b></i><span lang="id-ID"><i><b>Kitaabil ‘Aziiz</b></i></span><span lang="id-ID"> (</span><span lang="en-US">d</span><span lang="id-ID">alam </span><span lang="en-US">b</span><span lang="id-ID">ahasa Arab)</span>
</li>
<li>
<span lang="id-ID">Jum’at (</span><span lang="id-ID"><i>setelah Maghrib</i></span><span lang="id-ID">): </span><span lang="id-ID"><i><b>S</b></i></span><span lang="en-US"><i><b>y</b></i></span><span lang="id-ID"><i><b>arh </b></i></span><span lang="en-US"><i><b>‘</b></i></span><span lang="id-ID"><i><b>Umdat</b></i></span><span lang="en-US"><i><b>u</b></i></span><span lang="id-ID"><i><b>l</b></i></span><span lang="en-US"><i><b> A</b></i></span><span lang="id-ID"><i><b>hkaam</b></i></span><span lang="id-ID"> (</span><span lang="en-US">d</span><span lang="id-ID">alam </span><span lang="en-US">b</span><span lang="id-ID">ahasa Arab)</span>
</li>
<li>
<span lang="id-ID">Sabtu (</span><span lang="id-ID"><i>setelah Maghrib</i></span><span lang="id-ID">): </span><span lang="id-ID"><i><b>Adab wal</b></i></span><i><b> </b></i><span lang="id-ID"><i><b>Akhlaaq</b></i></span><span lang="id-ID"> (</span><span lang="en-US">d</span><span lang="id-ID">alam </span><span lang="en-US">b</span><span lang="id-ID">ahasa Arab)</span>
</li>
</ul>
<p><span lang="id-ID">Untuk jadwal yang lebih tepat</span><span lang="en-US">,</span><span lang="id-ID"> bisa </span><span lang="en-US">meng</span><span lang="id-ID">unjungi</span><span lang="en-US"> situs</span><span lang="id-ID">: http://al-yaqeen.com/agenda/agenda.php </span></p>
<ol start="4">
<li>
<span style="color: #ff0000;"><span lang="id-ID"><b>Masjid al-Furqaan, Eindhoven</b></span></span><span style="color: #ff0000;"><span lang="en-US"><b>.</b></span></span>
</li>
</ol>
<ul>
<li>
<span lang="id-ID">Rabu jam 19.00 </span><span lang="en-US">–</span><span lang="id-ID"> 20.30: </span><span lang="id-ID"><i><b>Tsalaatsatul Ushuul</b></i></span><b> </b><span lang="en-US"><b>.</b></span>
</li>
<li>
<span lang="id-ID">Minggu jam 09.00 </span><span lang="en-US">–</span><span lang="id-ID"> 14.00: Les Bahasa Arab</span><span lang="en-US">.</span>
</li>
</ul>
<h4 lang="id-ID"><span style="color: #ff0000;">Dakwah dengan Televisi atau Facebook</span></h4>
<p align="justify"><span lang="en-US">Jika di Indonesia kita mengenal adanya Rodja TV, Yufid TV dan sebagainya, maka demikian pula di Belanda, dakwah dengan media seperti ini juga mulai marak, seperti: </span><span lang="id-ID">SunnahTV, FitrahTV, SOS-Stichting, Al-Yaqeen livestream, IslaamTV, DawahTV, </span><span lang="en-US">dan </span><span lang="id-ID">SadaqaTV.</span><span lang="en-US"> Dakwah dengan media-media seperti ini pun memiliki nilai penting tersendiri untuk lebih memperluas jangkauan dakwah ke seluruh penjuru Belanda, tidak hanya di masjid-masjid saja.</span></p>
<p align="justify"><span lang="en-US">Demikian pula dakwah melalui </span><span lang="en-US"><i>f</i></span><span lang="id-ID"><i>acebook</i></span> <span lang="en-US">pun bisa dijumpai, dan bisa </span><span lang="id-ID">di</span><span lang="en-US">–</span><span lang="id-ID"><i>follow</i></span><span lang="id-ID"> untuk </span><span lang="en-US">mendapatkan </span><span lang="id-ID">ilmu</span><span lang="en-US"> yang bermanfaat. Di antaranya:</span></p>
<ul>
<li><span lang="id-ID">Suhayb Salam: (<a href="https://www.facebook.com/suhayb.salam.9" target="_blank" rel="noopener">https://www.facebook.com/suhayb.salam.9</a>) </span></li>
<li><span lang="id-ID">Abderrahman aboe Jouwairiah: (<a href="https://www.facebook.com/Abderrahman-Aboe-jouwairiah-1465333780428160/timeline/" target="_blank" rel="noopener">https://www.facebook.com/Abderrahman-Aboe-jouwairiah-1465333780428160/timeline/</a>)</span></li>
<li><span lang="id-ID">Fadjr Ahmed Salam: (<a href="https://www.facebook.com/fadjr.ahmedsalam" target="_blank" rel="noopener">https://www.facebook.com/fadjr.ahmedsalam</a>)</span></li>
<li><span lang="id-ID">Stichting alFitrah: (<a href="https://www.facebook.com/StichtingalFitrahNL" target="_blank" rel="noopener">https://www.facebook.com/StichtingalFitrahNL</a>)</span></li>
<li><span lang="id-ID">IVOE: (<a href="https://www.facebook.com/Instituut-voor-Opvoeding-Educatie-375716429135397/timeline" target="_blank" rel="noopener">https://www.facebook.com/Instituut-voor-Opvoeding-Educatie-375716429135397/timeline</a>/)</span></li>
<li><span lang="id-ID">Al-Yaqeen: (<a href="https://www.facebook.com/alyaqeenweb" target="_blank" rel="noopener">https://www.facebook.com/alyaqeenweb</a>)</span></li>
<li><span lang="id-ID">SadaqaTV: (https://www.facebook.com/SadaqaTv)</span></li>
<li><span lang="id-ID">SMJ: (<a href="https://www.facebook.com/MoslimJongeren" target="_blank" rel="noopener">https://www.facebook.com/MoslimJongeren</a>)</span></li>
</ul>
<h4><span lang="id-ID" style="color: #ff0000;">Dauroh Musiman di Belanda</span></h4>
<p align="justify"><span lang="id-ID">Di </span><span lang="en-US">m</span><span lang="id-ID">usim dingin, </span><span lang="en-US">beberapa masjid menyelenggarakan dauroh musim dingin, seperti </span><span lang="id-ID">di Masjid As-Soennah Den Haag, Masjid Assunnah Tilburg, Masjid Al-Furqaan Eindhoven, Masjid Al-Fitrah Utrecht, Masjid Imaam Maalik Utrecht, </span><span lang="en-US">dan </span><span lang="id-ID">Masjid Tawheed Amsterdam.</span></p>
<p align="justify"><span lang="id-ID">Di </span><span lang="en-US">m</span><span lang="id-ID">usim </span><span lang="en-US">p</span><span lang="id-ID">anas di Belanda biasanya men</span><span lang="en-US">g</span><span lang="id-ID">adakan </span><span lang="id-ID"><i>“zomerschool” (summer school)</i></span><span lang="en-US">.</span> <span lang="en-US">Seperti dauroh </span><span lang="id-ID">menghafal </span><span lang="en-US">A</span><span lang="id-ID">l-Qur’an selama sebulan yang diadakan di Masjid Al-Furqaan Eindhoven dan Masjid As-Soennah Den Haag. Intinya</span><span lang="en-US">, di </span><span lang="id-ID">setiap liburan sekolah pasti ada </span><span lang="en-US">d</span><span lang="id-ID">auroh dan </span><span lang="en-US">bisa dilihat </span><span lang="id-ID">di situs</span><span lang="en-US">–</span><span lang="id-ID">situs masjid yang disebutkan untuk menambah informasi tentang hal ini. </span></p>
<p align="justify"><span lang="en-US">Demikianlah gambaran sekilas tentang bagaimanakah dakwah sunnah yang mulai tumbuh suburu di negeri Belanda. Semoga Allah Ta’ala menunjukkan kita kepada jalan yang lurus, yaitu jalan yang telah ditempuh oleh Rasulullah </span><span lang="en-US"><i>shallallahu ‘alaihi wa sallam </i></span><span lang="en-US">dan para sahabatnya.</span></p>
<p align="justify">***</p>
<p lang="en-US" align="justify">Selesai disusun menjelang ‘isya, Rotterdam, Sabtu 20 Dzulhijjah 1436</p>
<p class="western" lang="id-ID" align="left">Yang senantiasa membutuhkan rahmat dan ampunan Rabb-nya,</p>
<p class="western" align="justify"><span lang="id-ID">Penulis:</span><span lang="id-ID"><b> M. Saifudin Hakim</b></span></p>
<p class="western" align="justify">Artikel Muslim.or.id</p>
 