
<p>Baca pembahasan sebelumnya:<br>
<a href="https://muslim.or.id/29766-orang-islam-kok-enggan-berdoa-2.html">Orang Islam kok Enggan Berdoa? (2)</a></p>
<h2><strong>Doa Para Nabi <em>alaihimush shalatu was salam</em></strong></h2>
<p>Allah Ta’ala berfirman,</p>
<p style="text-align: right;">فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَوَهَبْنَا لَهُ يَحْيَىٰ وَأَصْلَحْنَا لَهُ زَوْجَهُ ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا ۖ وَكَانُوا لَنَا خَاشِعِينَ</p>
<p>“<em>Maka Kami kabulkan doanya, dan Kami anugerahkan kepada nya Yahya dan Kami jadikan isterinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu’ kepada Kami” </em>(Al-Anbiya`: 90).</p>
<h3>Dan di antara doa para nabi <em>alaihimush shalatu was salam </em>adalah doa Nabi Ibrahim <em>alaihis salam </em>yang Allah Ta’ala sebutkan dalam surat Ibrahim,</h3>
<p style="text-align: right;">الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي وَهَبَ لِي عَلَى الْكِبَرِ إِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ ۚ إِنَّ رَبِّي لَسَمِيعُ الدُّعَاءِ</p>
<p>“<em>Segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan kepadaku di hari tua(ku) Ismail dan Ishaq. Sesungguhnya Tuhanku, benar-benar Maha Mendengar (lagi mengabulkan) doa.” </em></p>
<p style="text-align: right;">رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ</p>
<p>“<em>Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, kabulkanlah doaku”</em></p>
<p style="text-align: right;">رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ</p>
<p>“<em>Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapakku dan orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)” </em>(QS.Ibrahim: 39-41).</p>
<p> </p>
<p>Allah Ta’ala juga menyebutkan doa nabi-Nya, Nuh <em>alaihis salam </em>ketika memohon kepada Allah Ta’ala agar menolongnya dalam menghadapi kaumnya yang mendustakannya dan memusuhinya,</p>
<p style="text-align: right;">كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْ قَوْمُ نُوحٍ فَكَذَّبُوا عَبْدَنَا وَقَالُوا مَجْنُونٌ وَازْدُجِرَ</p>
<p>“<em>Sebelum mereka, telah mendustakan (pula) kamu Nuh, maka mereka mendustakan hamba Kami (Nuh) dan mengatakan, ‘Dia seorang gila dan diusirnya (dengan ancaman dan celaan).</em>”</p>
<p style="text-align: right;">فَدَعَا رَبَّهُ أَنِّي مَغْلُوبٌ فَانْتَصِرْ</p>
<p>“<em>Maka dia mengadu kepada Tuhannya, ‘bahwasanya aku ini adalah orang yang dikalahkan, oleh sebab itu menangkanlah (aku).</em>’”</p>
<p style="text-align: right;">فَفَتَحْنَا أَبْوَابَ السَّمَاءِ بِمَاءٍ مُنْهَمِرٍ</p>
<p>“<em>Maka Kami bukakan pintu-pintu langit dengan (menurunkan) air yang tercurah.</em>”</p>
<p style="text-align: right;">وَفَجَّرْنَا الْأَرْضَ عُيُونًا فَالْتَقَى الْمَاءُ عَلَىٰ أَمْرٍ قَدْ قُدِرَ</p>
<p>“<em>Dan Kami jadikan bumi memancarkan mata air-mata air, maka bertemulah air-air itu untuk suatu urusan yang sungguh telah ditetapkan</em>.”</p>
<p style="text-align: right;">وَحَمَلْنَاهُ عَلَىٰ ذَاتِ أَلْوَاحٍ وَدُسُرٍ</p>
<p>“<em>Dan Kami angkut Nuh ke atas (bahtera) yang terbuat dari papan dan paku,</em>”</p>
<p style="text-align: right;">تَجْرِي بِأَعْيُنِنَا جَزَاءً لِمَنْ كَانَ كُفِرَ</p>
<p>“<em>Yang berlayar dengan penglihatan (dan pemeliharaan) Kami sebagai balasan bagi orang-orang yang diingkari (Nuh).</em>” (QS.Al-Qamar: 9-14).</p>
<p>Di akhir-akhir surat Nuh, Allah Ta’ala juga menyebutkan doa Nabi Nuh <em>alaihis salam </em>yang lainnya,</p>
<p style="text-align: right;">وَقَالَ نُوحٌ رَبِّ لَا تَذَرْ عَلَى الْأَرْضِ مِنَ الْكَافِرِينَ دَيَّارًا</p>
<p>“<em>Nuh berkata, ‘Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorangpun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi.</em>’”</p>
<p><strong>[Bersambung]</strong></p>
<h2>Anda sedang membaca: “Sumber Rujukan dalam Menafsirkan Al-Qur`an”, baca lebih lanjut dari artikel berseri ini:</h2>
<ol>
<li><a href="https://muslim.or.id/29663-orang-islam-kok-enggan-berdoa-1.html">Orang Islam kok Enggan Berdoa? (1)</a></li>
<li><a href="https://muslim.or.id/29766-orang-islam-kok-enggan-berdoa-2.html">Orang Islam kok Enggan Berdoa? (2)</a></li>
<li><a href="https://muslim.or.id/?p=29779&amp;preview=true">Orang Islam kok Enggan Berdoa? (3)</a></li>
</ol>
<p>***</p>
<p>Penulis: <span class=""><span class="author xt-post-author"><a title="Posts by Sa'id Abu Ukkasyah" href="https://muslim.or.id/author/abu-ukkasyah" rel="author" data-slimstat-clicked="false" data-slimstat-type="2" data-slimstat-tracking="false" data-slimstat-callback="false">Sa’id Abu Ukkasyah</a></span></span><br>
Artikel: <a href="http://muslim.or.id">Muslim.or.id</a></p>
 