
<h2>Obat Penurun Syahwat</h2>
<p>Pertanyaan, “Assalamu’alaikum. Maaf <em>tadz</em>, mau tanya, ‘Jika ada seorang pemuda yang belum siap nikah, bolehkah orang ini mengkonsumsi obat tertentu untuk menurunkan syahwatnya?<em> Jazaakumullah khairan</em>.</p>
<h3>
<em>Abu Ahmad jogja (tegXXXXXX@yahoo.com)</em><br>
<!--more--><br>
Obat Penurun Syahwat</h3>
<p><strong>Jawaban Syaikh Abdul Aziz Ibnu Baz <em>rahimahullah</em>:</strong><br>
Tidak mengapa melakukan hal itu. Tetapi tidak boleh mengkonsumsi obat yang bisa memutus <strong>syahwat</strong> (untuk kebiri). Adapun sebatas meringankan syahwat maka ini dibolehkan, mengingat adanya kemaslahatan yang ditimbulkan. Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam </em>telah mengabarkan bahwa puasa bisa meringankan syahwat, sebagaimana sabda beliau,</p>
<p class="arab">يا معشر الشباب من استطاع منكم الباءة فليتزوج، ومن لم يستطع فعليه بالصوم فإنه له وجاء</p>
<p>“Wahai para pemuda, siapa diantara kalian yang memiliki kemampuan, hendaknya segera menikah. Siapa yang belum mampu maka dia harus puasa, karena itu bisa menjadi pengebiri baginya” (H.r. Bukhari dan Muslim)<br>
<strong>Sumber:</strong> <em>http://www.binbaz.org.sa/mat/1625</em></p>
<p>Keterangan beliau, tidak boleh mengkonsumsi obat untuk mematikan syahwat, berdasarkan riwayat dari Ibn Mas’ud radhiallahu ‘anhu, beliau menceritakan: Kami pernah melakukan safar bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan kami adalah para pemuda. Kemudian kami bertanya: Wahai Rasulullah, bolehkah kami mengebiri diri? Beliaupun melarangnya. (H.r. Bukhari dan Muslim)</p>
<p><strong>Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah)</strong></p>
<p><strong>Artikel www.KonsultasiSyariah.com</strong></p>
<p>Artikel yang berkaitan tentang syahwat:</p>
<p>1. <a href="https://konsultasisyariah.com/sering-tergoda" target="_blank">Sering Tergoda Wanita</a>.</p>
<p>2. <a href="https://konsultasisyariah.com/suami-lihat-aurat-wanita-timbul-syahwat" target="_blank">Melihat Aurat Wanita dan Timbul Syahwat</a>.</p>
 