
<p><strong>Pertanyaan:</strong></p>
<p>Apakah dalam bulan <strong>Ramadhan</strong> kita perlu berniat setiap hari ataukah cukup berniat sekali untuk satu bulan penuh?<br>
<!--more--><br>
<strong>Jawaban:</strong></p>
<p>Cukup dalam seluruh bulan <strong>Ramadhan</strong> kita berniat sekali di awal bulan, karena walaupun seseorang tidak berniat puasa setiap hari pada malam harinya, semua itu sudah masuk dalam niatnya di awal bulan. Tetapi jika puasanya terputus di tengah bulan, baik karena bepergian, sakit dan sebagainya, maka dia harus berniat lagi, karena dia telah memutus bulan Ramadhan itu dengan meninggakan <a href="https://konsultasisyariah.com/hikmah-puasa-ramadhan" target="_blank"><strong>puasa</strong></a> karena perjalanan, sakit dan sebagainya.</p>
<p><strong>Sumber: <em>Tuntunan Tanya Jawab Akidah, Shalat, Zakat, Puasa dan Haji (Fatawa Arkanul Islam), Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin,</em> Darul Falah, 2007</strong></p>
<p><strong>Artikel <a href="https://konsultasisyariah.com/" target="_blank" rel="nofollow">www.KonsultasiSyariah.com</a></strong></p>
 