
<h4><span style="color: #ff0000;"><b>Beberapa cara lain yang Allah </b><b><i>Ta’ala </i></b><b>pilih </b></span></h4>
<p><span style="font-weight: 400;">Banyak cara lain yang Allah </span><i><span style="font-weight: 400;">Ta’ala </span></i><span style="font-weight: 400;">pilih untuk menyeru hamba-hamba-Nya yang beriman agar mereka berbuat kebaikan dan meninggalkan keburukan, di antaranya adalah sebagai berikut.</span></p>
<h5><b>Penyebutan dampak positif kebaikan dan dampak negatif keburukan</b></h5>
<p><span style="font-weight: 400;">Terkadang di dalam Al-Qur’an, Allah </span><i><span style="font-weight: 400;">Ta’ala </span></i><span style="font-weight: 400;">menyeru orang-orang yang beriman agar mereka berbuat kebaikan dan meninggalkan keburukan dengan cara menyebutkan dampak positif kebaikan dan dampak negatif keburukan.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Berikut ini perinciannya:</span></p>
<p><b>A. Allah menyebutkan perintah-Nya berupa amal saleh lalu menyebutkan dampak positif dan buah manisnya, baik di dunia maupun di akhirat. </b></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Adapun dampak positif dan buah manisnya di dunia, berupa kehidupan yang baik, ketenangan hati, kebahagiaan, hilangnya kesedihan, pelakunya dicintai oleh Allah dan dijaga oleh Allah.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sedangkan di akhirat, pelakunya mendapatkan kenikmatan di surga, selamat dari siksa neraka dan kemurkaan-Nya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Contohnya adalah firman Allah </span><i><span style="font-weight: 400;">Ta’ala </span></i><span style="font-weight: 400;">dalam surat An-Nahl: 97.</span></p>
<p style="text-align: right;">مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً ۖ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ</p>
<p><i><span style="font-weight: 400;">“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun wanita dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan”.</span></i></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Dalam ayat ini, terdapat penggabungan balasan dunia dan akhirat, yaitu kehidupan yang baik di dunia berupa kebahagiaan, ketenangan hati, kelapangan dada, dan rezeki yang halal. Selain itu mereka juga akan dibalas dengan pahala yang lebih baik di akhirat, berupa kenikmatan yang tidak pernah dilihat oleh mata, tidak pernah didengar oleh telinga, dan tidak pernah terbetik dalam hati manusia.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Allah </span><i><span style="font-weight: 400;">Ta’ala </span></i><span style="font-weight: 400;">berfirman dalam surat Al-Qomar: 54.</span></p>
<p style="text-align: right;">إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَنَهَرٍ</p>
<p><span style="font-weight: 400;">“</span><i><span style="font-weight: 400;">Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu di dalam taman-taman dan sungai-sungai”</span></i></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Allah </span><i><span style="font-weight: 400;">Ta’ala</span></i><span style="font-weight: 400;"> berfirman</span> <span style="font-weight: 400;">dalam surat Maryam: 96.</span></p>
<p style="text-align: right;">إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ سَيَجْعَلُ لَهُمُ الرَّحْمَٰنُ وُدًّا</p>
<p><span style="font-weight: 400;">“</span><i><span style="font-weight: 400;">Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal sholeh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan rasa cinta kepada mereka (di hati penduduk langit &amp; bumi)”.</span></i></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Syaikh Abdur Rahman As-Sa’di </span><i><span style="font-weight: 400;">rahimahullah </span></i><span style="font-weight: 400;">menjelaskan bahwa janji yang disebutkan dalam ayat ini termasuk nikmat Allah yang besar atas hamba-hamba-Nya yang beriman dan beramal sholeh, yaitu Allah </span><i><span style="font-weight: 400;">Ta’ala </span></i><span style="font-weight: 400;">menjanjikan akan memberikan kasih sayang wali-wali-Nya, penduduk langit, dan bumi kepada mereka. Apabila rasa kasih sayang kepada mereka itu ada dalam hati wali-wali-Nya, penduduk langit, dan bumi, maka akan dimudahkan banyak dari urusan mereka, mereka akan mendapatkan kebaikan, dakwah, pengajaran, penerimaan, dan kepemimpinan dalam kebaikan, karena mereka mencintai Allah </span><i><span style="font-weight: 400;">Ta’ala, </span></i><span style="font-weight: 400;">maka Allah </span><i><span style="font-weight: 400;">Ta’ala </span></i><span style="font-weight: 400;">pun menjadikan mereka dicintai oleh wali-wali-Nya, penduduk langit, dan bumi.</span></p>
<p><b>[Bersambung]</b></p>
<p>***</p>
<p>Penulis: Ust. Sa’id Abu Ukasyah</p>
<p>Artikel Muslim.or.id</p>
[serialposts]
 