
<h2>Menjual Rambut Manusia</h2>
<p><strong>Pertanyaan:</strong><br>
Assalamu’alaikum  W.W, misal ada orang yang dipotong<a href="https://konsultasisyariah.com/apakah-seorang-muallaf-wajib-memotong-kuku" target="_blank"> rambut</a>nya kemudian rambut tersebut dibeli oleh pemilik salon atau seseorang, tujuannya diolah untuk menjadi bulu mata, wig, dsb. Bagaimana hasil penjualan dari segi hukum Islam, terima kasih atas jawabannya.<br>
Wassalamu’alaikum W.W</p>
<p>Dari: Suprihatin</p>
<p><strong>Jawaban:</strong></p>
<h3>Menjual Rambut Manusia</h3>
<p>Wa’alaikumussalam<br>
Disebutkan dalam <em>ensiklopedi fiqh kuwaitiyah</em>:</p>
<p class="arab">واتّفق الفقهاء على عدم جواز الانتفاع بشعر الآدميّ بيعاً واستعمالاً، لأنّ الآدميّ مكرّم لقوله سبحانه وتعالى‏:‏ ‏{‏وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ‏}‏‏.‏<br>
فلا يجوز أن يكون شيء من أجزائه مهاناً مبتذلاً</p>
<p>Para ulama sepakat, tidak boleh memanfaatkan rambut (<strong>menjual rambut</strong>) manusia, baik untuk diperjual belikan atau didaur ulang. Karena manusia itu dimuliakan sebagaimana firman Allah,</p>
<p class="arab">وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ</p>
<p>“<em>Sungguh kami telah memuliakan bani Adam.</em>” (QS. Al-Isra’: 70)<br>
Karena itu, tidak boleh ada sedikit pun bagian tubuhnya yang dihinakan atau direndahkan. (<em>Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah</em>, vol. 26, Hal.102)</p>
<p><strong>Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina <a rel="nofollow" href="https://konsultasisyariah.com">Konsultasi Syariah</a>)</strong><br>
<strong> Artikel <a rel="nofollow" href="https://konsultasisyariah.com">www.KonsultasiSyariah.com</a></strong></p>
 