
<p style="text-align: center;"><strong>Fatwa Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan</strong></p>
<p><strong>Soal:</strong></p>
<p>Apa hukum bermain-main mengucapkan kata cerai? Jika seorang suami bercanda dengan istrinya lalu mengatakan: “saya cerai kamu”, namun ia mengatakan demikian bukan untuk cerai sungguhan, bagaimana?</p>
<p><strong>Jawab:</strong></p>
<p>Jika mengucapkan kata “cerai”, maka telah jatuh talak. Kecuali jika ia mengucapkannya ketika hilang akalnya, atau ketika sangat marah sampai tidak sadar apa yang diucapkan, maka tidak jatuh talak.</p>
<p>Adapun jika akalnya sehat, lalu mengucapkan kata “cerai”, maka jatuh talak. Walaupun itu dalam rangka bercanda atau main-main. Nabi <em>Shallallahu’alaihi Wasallam</em> bersabda:</p>
<p style="text-align: right;">ثَلَاثٌ جِدُّهُنَّ جِدٌّ ، وَهَزْلُهُنَّ جِدٌّ ، النِّكَاحُ ، وَالطَّلَاقُ ، وَالرَّجْعَةُ</p>
<p>“<em>tiga hal yang seriusnya dianggap serius, dan bercandanya dianggap serius: nikah, talak, dan ruju’</em>” (HR. Abu Daud, Tirmidzi, ia berkata: “hasan gharib”).</p>
<p>***</p>
<p>Sumber: <a href="http://www.alfawzan.af.org.sa/node/15967" target="_blank" rel="noopener noreferrer">http://www.alfawzan.af.org.sa/node/15967</a></p>
<p>Penerjemah: Yulian Purnama</p>
<p>Artikel Muslimah.or.id</p>
<div class="nf-post-footer"><a class="ads-mobile" href="https://www.instagram.com/souvenirnikahislami/" target="_blank" rel="noopener"><img class="ads-mobile aligncenter wp-image-10075 size-medium" src="https://muslimah.or.id/wp-content/uploads/2018/03/souvenir-nikah-islami-buku-saku-dzikir-pagi-petang-300x300.png" alt="" width="300" height="300"></a></div> 