
<p><strong>Pertanyaan:</strong></p>
<p><em>Assalamu ‘alaikum</em>. Saya mau bertanya tentang kasih sayang. Saya seorang cowok muslim yang mencintai seorang cewek nasrani. Mencintai berarti memberi; apakah hal ini (yaitu tindakan saya memberi padanya, ed.) akan (menyebabkan saya) berdosa kepada Allah <em>subhanahu wa ta’ala</em>?</p>
<p>Makruz Sahlan (makruze.***@***.com)</p>
<p><!--more--></p>
<p><strong>Jawaban:</strong></p>
<p>Perlu dibedakan antara cinta <strong><em>tabi’i</em> </strong>dan cinta<strong><em> syar’i</em></strong>. Mencintai seorang orang kafir karena agamanya atau karena dia membenci Islam merupakan bentuk cinta kepada kekafiran. Ini yang disebut cinta <em>syar’i</em>. Adapun mencintai orang kafir karena itu adalah bagian dari tabiat kita, seperti mencintai orang tua nonmuslim atau istri yang nasrani, maka ini adalah cinta yang diperbolehkan. Sebagaimana Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> sangat mencintai pamannya (Abu Thalib) karena jasa besar Abu Thalib bagi dakwah beliau <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>, meskipun Abu Thalib adalah orang kafir, sampai dia mati.</p>
<p>Akan tetapi, jika cinta <em>tabi’i</em> ini menyebabkan orang yang mencintai itu berbuat maksiat, lebih-lebih lagi jika menyebabkan orangnya keluar dari Islam, maka hukumnya terlarang.</p>
<p>Jawaban di atas bukanlah menyarankan Anda untuk menikah dengan orang Nasrani. Kami lebih menyarankan Anda untuk tidak menikah dengan wanita nonmuslim karena beberapa alasan:</p>
<ul>
<li>Apa pun kondisinya, wanita muslimah jauh lebih baik dibandingkan wanita nonmuslim. Allah berfirman, yang artinya,<em> “Budak mukminah itu lebih baik daripada wanita merdeka nonmuslim, meskipun dia membuatmu terpesona.”</em> (QS. Al-Baqarah:221)</li>
</ul>
<ul>
<li>Menikah dengan wanita kafir akan menambah tanggung jawab Anda terhadap keluarga Anda, sementara suami harus mendidik istri dan anak-anaknya. Dengan demikian, akan sangat sulit bagi Anda untuk mengajari istri tentang adab-adab dalam Islam.</li>
</ul>
<ul>
<li>Dikhawatirkan, sang istri bisa mempengaruhi anak Anda, sehingga sang istri akan mengajak anak Anda untuk memeluk agama nasrani, atau bahkan–dengan terang-terangan–membuat perjanjian: jika anak lelaki maka dia ikut bapak dan jika anak perempuan maka dia ikut ibu. Jika sang bapak membiarkan hal semacam ini terjadi, berarti dia telah menjerumuskan anaknya ke neraka.</li>
</ul>
<p>Semoga Allah memberi taufik kepada kita semua. <em>Amin</em>.<br>
<em>Allahu a’lam.</em></p>
<p>Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits, dari Tim Dakwah Konsultasi Syariah.<br>
Artikel <a href="https://konsultasisyariah.com" target="_blank">www.KonsultasiSyariah.com</a></p>
 