
<p>Situs islamweb.net yang dikelola dari Doha, Qatar, selain dikenal dengan rubrik fatwa-nya yang sangat lengkap, web ini juga memiliki beberapa aplikasi yang bermanfaat bagi umat. Diantaranya aplikasi <em>jawami’ul kalim</em> yang cukup populer di kalangan santri. Ada juga aplikasi ilmu Al Qur’an dan Tafsir. Dan ada pula aplikasi hadits yang tersedia dalam versi online dan offline.</p>
<p>Kali ini akan sedikit kita bahas bagaimana cara memanfaatkan aplikasi hadits di situs islamweb.net versi online, untuk mencari hadits-hadits Nabi <i>Shallallahu’alaihi Wasallam</i>. Selain mencari hadits, aplikasi ini juga sangat membantu kita untuk melakukan penelusuran lebih lanjut terhadap hadits-hadits, misanya mengetahui sanad-sanad, syawahid, melihat biografi perawi hadits serta penilaian kualitas rawi hadits atau dikenal dengan jarh wa ta’dil terhadap rawi hadits.</p>
<p>Namun perlu diberi catatan, aplikasi ini hanya dapat dimanfaat secara maksimal oleh orang yang memahami bahasa arab. Dan memang demikian yang dikatakan para ulama, kita tidak mungkin bisa mendalami ilmu agama dengan baik kecuali paham bahasa arab. Oleh karena itu, bagi pembaca sekalian yang belum bisa bahasa arab, hendaknya segera mengambil langkah pasti untuk serius belajar bahasa arab, demi memahami agama Islam dengan baik dan benar.</p>
<h4><b>Langkah 1</b></h4>
<p>Misalnya, kita ingin mencari teks lengkap dari hadits yang populer:</p>
<p><span style="font-family: Tahoma;">إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ</span></p>
<p>“<i>sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya</i>”</p>
<p>yang pertama kali kita lakukan adalah membuka web <span style="color: #000080;"><span style="text-decoration: underline;"><a href="http://islamweb.net/">http://islamweb.net</a></span></span>. Kemudian pilih menu <span style="font-family: Tahoma;">موسوعات </span>/mausuu’aat/ pada menubar. Kita akan mendapati empat pilihan aplikasi, pilih <i>mausu’atul hadits</i>.</p>
<p><img loading="lazy" class="aligncenter size-full wp-image-18986" alt="islamweb1" src="https://muslim.or.id/wp-content/uploads/2013/11/islamweb1.png" width="619" height="538" srcset="https://muslim.or.id/wp-content/uploads/2013/11/islamweb1.png 619w, https://muslim.or.id/wp-content/uploads/2013/11/islamweb1-300x260.png 300w, https://muslim.or.id/wp-content/uploads/2013/11/islamweb1-604x524.png 604w" sizes="(max-width: 619px) 100vw, 619px"></p>
<p>Jika sudah, maka kita sudah berada di halaman aplikasi hadits versi online.</p>
<p><b>Langkah 2</b></p>
<p>Masukan teks dari hadits yang ingin di cari pada kotak pencarian.</p>
<p><img loading="lazy" class="aligncenter size-full wp-image-18987" alt="islamweb2" src="https://muslim.or.id/wp-content/uploads/2013/11/islamweb2.png" width="521" height="347" srcset="https://muslim.or.id/wp-content/uploads/2013/11/islamweb2.png 521w, https://muslim.or.id/wp-content/uploads/2013/11/islamweb2-300x199.png 300w" sizes="(max-width: 521px) 100vw, 521px"></p>
<p>Klik icon kaca pembesar atau tekan enter.</p>
<p><b>Langkah 3</b></p>
<p>Aplikasi hadits Islamweb akan melakukan pencarian dan menampilkan hasilnya.</p>
<p>Dari sini kita mendapatkan bahwa hadits “<i>sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya</i>” terdapat dalam kitab Shahih Al Bukhari, Sunan Ibnu Majah, Musnad Al Humaidi, Mu’jam Al Ausath, dan seterusnya.</p>
<p style="text-align: center;"><img loading="lazy" class="aligncenter  wp-image-18988" alt="islamweb3" src="https://muslim.or.id/wp-content/uploads/2013/11/islamweb3.png" width="635" height="491" srcset="https://muslim.or.id/wp-content/uploads/2013/11/islamweb3.png 794w, https://muslim.or.id/wp-content/uploads/2013/11/islamweb3-300x231.png 300w, https://muslim.or.id/wp-content/uploads/2013/11/islamweb3-604x467.png 604w" sizes="(max-width: 635px) 100vw, 635px"></p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Keterangan</span></p>
<ul>
<li>Kolom <span style="font-family: Tahoma;">طرف الحديث </span>menampilkan bagian dari teks hadits</li>
<li>Kolom <span style="font-family: Tahoma;">الصحابي </span>menampilkan nama sahabat Nabi yang meriwayatkan hadits</li>
<li>Kolom <span style="font-family: Tahoma;">اسم الكتاب </span>menampilkan nama kitab-kitab hadits yang memuat hadits yang dicari</li>
<li>Kolom <span style="font-family: Tahoma;">أفق </span>dan <span style="font-family: Tahoma;">العزو</span> menunjukkan nomor hadits</li>
<li>Kolom <span style="font-family: Tahoma;">المصنف </span>menampilkan nama ulama penulis kitab hadits</li>
<li>Kolom <span style="font-family: Tahoma;">سنة الوفاة </span>menampilkan tahun wafat dari ulama yang menulis kitab hadits terkait</li>
</ul>
<p><b>Langkah 4</b></p>
<p>Klik pada salah satu hasil pencarian, misalnya pada hadits Bukhari pada nomor 1. Maka kita akan dapatkan lafadz teks hadits secara lengkap, plus dengan sanadnya.</p>
<p style="text-align: center;"><img loading="lazy" class="aligncenter  wp-image-18989" alt="islamweb4" src="https://muslim.or.id/wp-content/uploads/2013/11/islamweb4.png" width="618" height="142" srcset="https://muslim.or.id/wp-content/uploads/2013/11/islamweb4.png 773w, https://muslim.or.id/wp-content/uploads/2013/11/islamweb4-300x68.png 300w, https://muslim.or.id/wp-content/uploads/2013/11/islamweb4-604x138.png 604w" sizes="(max-width: 618px) 100vw, 618px"></p>
<p><b>Langkah 5</b></p>
<p>Klik pada kata <span style="font-family: Tahoma;">تخريج</span>, maka kita akan mendapat data takhrij hadits yang lebih akurat dari hasil pencarian sebelumnya.</p>
<p><img loading="lazy" class="aligncenter size-full wp-image-18990" alt="islamweb5" src="https://muslim.or.id/wp-content/uploads/2013/11/islamweb5.png" width="716" height="466"></p>
<p>Jika pada hasil pencarian sebelumnya hanya didapatkan hadits-hadits yang memuat kalimat <span style="font-family: Tahoma;">إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ </span>dengan persis, maka dalam data takhrij ini kita mendapat data takhrij untuk hadits tersebut walaupun ada sedikit perbedaan lafadz. Dari contoh di atas kita ketahui ternyata hadits ini juga terdapat dalam Shahih Muslim dengan lafadz sedikit berbeda yaitu <span style="font-family: Tahoma;">إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ</span></p>
<p><b>Langkah 6</b></p>
<p>Sanad hadits (yang ada pada langkah no.4) dimulai dengan penyebutan nama-nama perawi hadits. Jika kita klik salah satu nama perawi yang ada, akan keluar info biografi dari perawi tersebut. Misalnya dari hasil pada langkah 4 tadi, kita klik rawi bernama <span style="font-family: Tahoma;">سُفْيَانُ </span>maka akan keluar info sebagai berikut:</p>
<p><img loading="lazy" class="aligncenter size-full wp-image-18991" alt="islamweb6" src="https://muslim.or.id/wp-content/uploads/2013/11/islamweb6.png" width="627" height="294" srcset="https://muslim.or.id/wp-content/uploads/2013/11/islamweb6.png 627w, https://muslim.or.id/wp-content/uploads/2013/11/islamweb6-300x140.png 300w, https://muslim.or.id/wp-content/uploads/2013/11/islamweb6-604x283.png 604w" sizes="(max-width: 627px) 100vw, 627px"></p>
<p>info ini memuat biografi perawi, data guru-gurunya, murid-muridnya, pembahasan singkat, serta penilaian kualitas rawi hadits atau dikenal dengan <i>jarh wa ta’dil</i> terhadap rawi hadits tersebut dari kalam-kalam para ulama yang pakar dalam ilmu <em>rijalul hadits</em>. Misalnya pada contoh di atas, kita ketahui Sufyan yang dimaksud adalah Sufyan bin ‘Uyainah bin Maimun, <em>kun-yah</em>-nya Abu Muhammad, lahir di Mekkah, termasuk perawi thabaqah ke-8, aplikasi ini menyimpulkan status kualitas Sufyan bin ‘Uyainah sebagai “<em>tsiqah hafidz hujjah</em>“, dan seterusnya.</p>
<p>Info-info ini sangat bermanfaat bagi para santri, ustadz atau kaum muslimin yang menguasai ilmu hadits dalam melakukan penelusuran lebih lanjut terhadap sanad dan derajat hadits.</p>
<p>Masih banyak yang bisa di-<em>explore</em> dari aplikasi ini, namun tidak mungkin kita bahasa dalam kesempatan yang terbatas ini. Tentu saja aplikasi ini hanyalah alat bantu, bukan rujukan utama. Untuk tulisan yang sifatnya ilmiah atau penelitian dalam lingkup ilmu hadits, tentu harus melakukan <em>cross-check</em> dengan kitab-kitab para ulama. Terutama dalam masalah penilaian kualitas rawi hadits yang disimpulkan oleh aplikasi ini, sangat perlu di <em>cross-check</em> dan dikaji ulang dengan kaidah-kaidah <i>jarh wa ta’dil.</i></p>
<p>Semoga apa yang kami paparkan di atas sedikit-banyak bisa memberi manfaat kepada umat dalam membantu mempelajari ilmu agama yang mulia ini. <i>Walillahit at taufiiq</i>.</p>
<p>—</p>
<p>Penulis: Yulian Purnama</p>
<p>Artikel Muslim.Or.Id</p>
 