
<p>Bersediakah Anda memotivasi dan memberikan inspirasi pada karyawan Anda (dan bahkan orang lain dalam kehidupan Anda ) untuk menjadikannya yang terbaik ?</p>
<p>Kita semua tahu orang yang menginspirasi kita.  Mungkin ada anggota keluarga kita. Bagi sebagaian orang lain bisa saja tokoh keagamaan atau historis. Mereka yang memulai usaha dari kecil dan membangun perusahaan menjadi usaha multi jutaan dollar mengisnpirasi kita yang memiliki atau akan membuka usaha. Bagi anak-anak, bisa saja tokoh fantasi dari buku atau film.  </p>
<p>Bagian dari tugas Anda sebagai manajer (dan bahkan dalam keluarga Anda ) adalah memotivasi orang sekitar Anda . Tapi, bagaimana tepatnya seseorang mengispirasi orang lain ?</p>
<p>Mulai dari contoh orang yang menginspirasi Anda dan belajar dari mereka. Bagaimana dan mengapa mereka menginspirasi Anda ? Saat Anda merefleksikan pahlawan Anda, Anda bisa melakukan hal sederhana dimana Anda bisa memotivasi dan menginspirasi karyawan Anda untuk menjadi yang terbaik:</p>
<p><strong>Menjadi contoh yang baik</strong> . <br>“Lakukan seperti yang saya perintahkan, bukan seperti yang saya kerjakan ” bukanlah nasehat yang baik bagi manajer . Karyawan akan selalu lebih banyak melihat apa yang Anda kerjakan daripada mendengarkan apa yang Anda katakan. Jadilah seseorang yang layak dijadikan panutan .</p>
<p>Setiap pemimpin sejati yang menginspirasi orang-orang memiliki minat terhadap orang lain. Ketika karyawan melihat Anda memiliki ketertarikan pada mereka, mereka akan semakin menunjukkan potensinya dan melakukan yang terbaik. </p>
<p><strong>Hargai karyawan Anda</strong> <br>Setiap orang ingin dihargai atas pekerjaan yang mereka lakukan. Karyawan ingin merasa mereka telah melakukan sesuatu yang berarti bagi organisasi, yang juga membantu mereka melakukan yang terbaik .</p>
<p><strong>Berbagi pengalaman Anda</strong> . <br>Bagi pengalaman personal Anda dengan karyawan. Mereka akan lebih tertarik pada apa yang Anda katakan sekaligus bisnis. Menjadi personal menunjukkan Anda bisa menghubungkan dengan mereka dan memahami sudut pandang mereka. Cerita Anda tidak hanya menginspirasi, tapi mereka akan lebih mudah mempelajarinya. Bukan kebetulan jika anak-anak cepat menyerap pelajaran dari cerita. </p>
<p><strong>Berbagi kegagalan Anda</strong> <br>Dengan bersedia membagi kegagalan serta keberhasilan Anda, orang lain akan semakin dekat dengan Anda. Mereka akan memahami bahwa mereka bukanlah satu-satunya yang tertantang dan keberhasilan tidak datang dalam sekejap atau tanpa adanya masalah.</p>
<p><strong>Perhatikan apa yang Anda ucapkan</strong>.<br>Perhatikan apa yang Anda katakan dan bagaimana Anda mengatakannya.  Mungkin kami tidak sampai pada cara tertentu, maka akan mudah ketika menghubungkan bagaimana Anda mengatasi masalah atau bagaimana Anda melakukannya. Ini juga termasuk komunikasi tertulis dah khususnya e-mail. </p>
<p><strong>Tantang karyawan Anda</strong>.<br>Jika Anda pernah memiliki guru yang menantang Anda, Anda akan paham maksud saya. Mereka akan menyuruh Anda bekerja keras dan melakukan yang terbaik. Mungkin ini sulit dan mungkin Anda berpikir tidak bisa melakukannya, tapi yakin atau tidak –  Anda akan berhasil dan bersyukur karena ada yang mendorong Anda .</p>
<p><strong>Membaca</strong>. <br>Setiap pemimpin yang baik selalu haus pengetahuan dan selalu belajar dari orang lain.Cara terbaik untuk memperluas wawasan dan “bertemu” orang lain adalah dengan membaca.</p>
<p>Dengan mempelajari bagaimana memotivasi dan menginspirasi orang lain, kami tidak hanya membantu orang lain, tapi juga perusahaan dan diri sendiri. </p>
<p>Oleh: Dera DeRoche-Jolet<br>Sumber: <a title="www.work911.com" rel="external" href="http://www.work911.com">www.work911.com</a><br>Diterjemahkan oleh: Iin-Tim Pengusaha Muslim.com</p>
 