
<p><strong>Pertanyaan:</strong><br>
Assalamu’alaikum</p>
<p>Bolehkan <em>muzakki</em> (orang yang membayar <strong>zakat</strong>) memberi pesan tentang penggunaan harta zakat kepada <em>mustahiq</em> (orang yang berhak menerima)? Misalnya: Pak, Bu, uang zakat ini dimanfaatkan untuk keperluan sekolah anaknya ya?<br>
<!--more--><br>
<strong>Jawaban:</strong><br>
Assalamu’alaikum<br>
<em>Alhamdulillah was sholatu was salamu ala Rasulillah</em></p>
<p>Para <em>mustahiq</em> ada  8 golongan. Proses penyaluran zakat untuk empat golongan yang pertama (fakir, miskin, amil, dan muallaf) adalah dengan cara menyerahkan zakat kepada mereka dan memberikan hak kepemilikan penuh pada harta tersebut untuk digunakan sesuai keinginan mereka. Sedangkan untuk empat golongan yang terakhir (budak, ghorim, fi sabilillah, dan ibnu sabil), zakat diserahkan sesuai dengan kondisi mereka. Contohnya: Orang yang terlilit hutang, zakat disalurkan kepadanya hanya bertujuan untuk melunasi hutangnya, tidak boleh digunakan untuk keperluan lain.</p>
<p>Jika yang Anda maksud dengan <em>mustahiq</em> adalah fakir miskin, maka ketika Anda menyerahkan zakat kepada mereka (fakir miskin) Anda tidak berhak mengatur pneggunaan mereka.Adapun hanya sekedar anjuran dan nasihat, tidak mengapa.<br>
<em>Wallahu a’lam</em></p>
<p><strong>Dijawab oleh Ustad Muhammad Yasir, Lc. (Dewan Pembina Konsultasi Syariah)</strong><br>
<strong> Artikel <a href="https://konsultasisyariah.com/memberi-zakat-dengan-syarat" target="_blank">www.KonsultasiSyariah.com</a></strong></p>
 