
<p>Imam Syafi’i memberikan nasihat nasihat kepada kita :</p>
<blockquote><p>janganlah lisanmu menampakkan kekurangan/aib saudaramu !<br>
Dirimu sendiri penuh dengan kekurangan dan orang lain-pun juga memiliki lisan sepertimu !</p></blockquote>
<p>Pepatah arab mengatakan,</p>
<blockquote><p>barang siapa rumahnya dari kaca…<br>
janganlah melempar rumah orang lain dengan batu !</p></blockquote>
<p>Imam Hasan Al-Bashry menceritakan pengalamannya :</p>
<blockquote><p>aku menjumpai suatu kaum yang sama sekali tidak memiliki kekurangan kemudian mereka mulai berbicara tentang kekurangan orang lain maka Allah menghukum mereka dengan menimpakan kekurangan pada diri mereka !<br>
di lain waktu aku juga menjumpai suatu kaum yang banyak memiliki kekurangan akan tetapi mereka tidak membicarakan kekurangan orang lain ! sebagai balasannya Allah menutupi kekurangannya dan mengapuskannya !</p></blockquote>
<p>Nabi kita yang mulia <em>Shallallahu’alaihi wassalam</em> telah bersabda :</p>
<p class="arab">من ستر عورة أخيه ستر الله عورته يوم القيامة ومن كشف عورة أخيه المسلم كشف الله عورته حتى يفضحه بها في الدنيا</p>
<p><span style="line-height: 1.5em;">“<em>Barangsiapa menutupi kekurangan saudaranya maka Allah akan menutupi kekurangannya pada waktu hari kiamat ! </em></span><em>dan barang siapa menampakkan kekurangan saudaranya muslim maka Allah akan menampakkan kekurangannya dan menghinakannya di dunia</em>”</p>
[Perawi hadist ini adalah Abdullah bin Abbas ( semoga Allah meridoi keduanya) dan hadist ini ditakhrij oleh Imam Al-Mundziry dalam kitab <em>At-Targhib wa At-Tarhib</em> dengan sanad hasan]
<p>—</p>
<p>Penulis: Ustadz Abu Sa’ad Muhammad Nur Huda, MA.</p>
<p>Artikel Muslim.Or.Id</p>
 