
<p><strong>Pertanyaan</strong>:</p>
<p>Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya:</p>
<p>Disebutkan bahwa kaum laki-laki akan memperoleh bidadari di jannah, lalu bagi kaum wanitanya?</p>
<p><!--more--><strong>Jawaban</strong>:</p>
<p>Allah Tabaraka Wa Ta’ala berfirman mengenai nikmat yang diperoleh bagi ahli jannah:</p>
<p>Artinya: <em>“Di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. Sebagai hidangan (bagimu) dari (Rabb) Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”</em> [Fushilat : 31-32]</p>
<p>Artinya: <em>“Di dalam jannah itu terdapat segala apa yang diingini oleh hati dan sedap (dipandang) mata dan kamu kekal didalamnya.” </em>[Az-Zukhruf : 71]</p>
<p>Sudah maklum juga bahwa ‘zuwaj’ merupakan termasuk hal yang diinginkan oleh hati dan ini bisa didapatkan oleh ahli surga, baik yang laki-laki mupun wanita. Kaum wanita dipasangkan oleh Allah di dalam jannah dengan suaminya yang dahulu dalam hidupnya di dunia. Allah Ta’ala berfirman:</p>
<p>Artinya: <em>“Ya Rabb kami, dan masukkanlah mereka ke dalam surga ‘Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka dan orang-orang shalih di antara bapak-bapak mereka, dan istri-istri mereka, Engkau-lah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”</em> [Ghafir: 8]</p>
<p>[Disalin dari kitab <em>Fatawa Anil Iman wa Arkaniha</em>, yang di susun oleh Abu Muhammad Asyraf bin Abdul Maqshud, edisi Indonesia <em>Soal-Jawab Masalah Iman dan Tauhid</em>, Pustaka At-Tibyan]</p>
<p>Sumber: almanhaj.or.id</p>
 