
<p>Bagaimana kiat istiqamah bakda Ramadhan? Coba perhatikan dalam teks khutbah Jumat kali ini.</p>
<p> </p>
<p> </p>
<p></p>
<h2></h2>
<h2><strong><span style="font-size: 14pt;">Dengarkan dahulu Khutbah Jumat “Kiat Istiqamah Bakda Ramadhan”</span></strong></h2>
<p> </p>
<p><iframe loading="lazy" title="YouTube video player" src="https://www.youtube.com/embed/lGBfFMatDpg" width="auto" height="auto" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"><span style="display: inline-block; width: 0px; overflow: hidden; line-height: 0;" data-mce-type="bookmark" class="mce_SELRES_start">﻿</span></iframe></p>
<p> </p>
<h2>Khutbah Pertama</h2>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ</span></p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">أَشْهَدُ أَنْ لَاۧ إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ .</span></p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى مَحَمَّدِ نِالْمُجْتَبٰى، وَعَلٰى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَهْلِ التُّقٰى وَالْوَفٰى. أَمَّا بَعْدُ فَيَاأَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ! أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ فَقَدْ فَازَ مَنِ اتَّقَى</span></p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">فَقَالَ اللهُ تَعَالٰى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ:</span></p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا</span></p>
<p>Marilah kita panjatkan syukur kita kepada Allah dan senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada-Nya. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi kita Muhammad <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam.</em></p>
<p><em>Hadirin jamaah Jumat, rahimanii wa rahimakumullah …</em></p>
<p>Kita diperintahkan untuk istiqamah. Allah <em>Ta’ala</em> berfirman,</p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلائِكَةُ أَلا تَخَافُوا وَلا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ</span></p>
<p>“<em>Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Rabb kami ialah Allah” kemudian mereka istiqamah pada pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu”</em>.” (QS. Fushilat: 30)</p>
<p>Yang dimaksud dengan istiqamah di sini terdapat tiga pendapat di kalangan ahli tafsir: (1) istiqamah di atas tauhid, (2) istiqamah dalam ketaatan dan menunaikan kewajiban Allah, (3) istiqamah di atas ikhlas dan dalam beramal hingga maut menjemput. Lihat <em>Zaad Al-Masiir</em> karya Imam Ibnul Jauziy, 5:304, Mawqi’ At-Tafasir.</p>
<p><strong>Orang yang istiqamah ini mendapatkan keutamaan:</strong></p>
<ul>
<li>Malaikat menghampirinya ketika menghadapi kematian.</li>
<li>Malaikat berkata: jangan khawatir dengan perkara akhirat.</li>
<li>Malaikat berkata: jangan bersedih dengan perkara dunia yang ditinggalkan, yaitu anak, keluarga, dan harta, serta utang, Allah akan menggantinya.</li>
<li>Malaikat mengabarkan: ia akan mendapatkan kebaikan, yaitu surga.</li>
</ul>
<p>Lihat <em>Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim</em>, 6:526.</p>
<p>Ingatlah, istiqamah itu dituntut sampai mati. Mengenai firman Allah,</p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا</span></p>
<p>“<em>Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Rabb kami ialah Allah” kemudian mereka terus istiqamah</em>.” (QS. Fushshilat: 30), kata Mujahid,</p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">فَلَمْ يُشْرِكُوْا حَتَّى مَاتُوْا</span></p>
<p>“Mereka tidaklah berbuat syirik sampai mati.” (Hilyah Al-Auliya’, 3: 300)</p>
<p><em>Hadirin jamaah Jumat, rahimanii wa rahimakumullah …</em></p>
<p>Bisa terus istiqamah, itulah <a href="https://rumaysho.com/tag/wali-allah" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #ff0000;"><strong>karamah seorang wali Allah (kekasih Allah)</strong></span></a> yang begitu luar biasa,</p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">وَأَنَّ الْكَرَامَةَ لُزُومُ الِاسْتِقَامَةِ</span></p>
<p>“Sesungguhnya karamah (seorang wali Allah, pen.) adalah bisa terus istiqamah.” (Majmu’ah Al-Fatawa, 10:29)</p>
<p><strong><span style="font-size: 14pt;">Baca juga: <a href="https://rumaysho.com/19474-khutbah-jumat-empat-tanda-istiqamah.html" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #ff0000;">Empat Tanda Istiqamah</span></a></span></strong></p>
<p> </p>
<p><em>Hadirin jamaah Jumat, rahimanii wa rahimakumullah …</em></p>
<p> </p>
<h2>Bagaimana Kiat Menjaga Keistiqamahan Bakda Ramadhan?</h2>
<h3>1. Istiqamah dengan memperbanyak doa karena Allah yang kuatkan hati kita.</h3>
<p>Kita butuh doa agar bisa istiqamah karena hati kita bisa saja berbolak-balik. Oleh karenanya, doa yang paling sering Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam panjatkan adalah,</p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ</span></p>
<p>“YA MUQOLLIBAL QULUUB TSABBIT QOLBI ‘ALAA DIINIK (Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu).”</p>
<p>Ummu Salamah pernah bertanya pada Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam,</em></p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا لأَكْثَرِ دُعَائِكَ يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ</span></p>
<p>“Wahai Rasulullah kenapa engkau lebih sering berdoa dengan doa, ’Ya muqollibal quluub tsabbit qolbii ‘ala diinik (Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu)’. ”</p>
<p>Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> seraya menjawab,</p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">يَا أُمَّ سَلَمَةَ إِنَّهُ لَيْسَ آدَمِىٌّ إِلاَّ وَقَلْبُهُ بَيْنَ أُصْبُعَيْنِ مِنْ أَصَابِعِ اللَّهِ فَمَنْ شَاءَ أَقَامَ وَمَنْ شَاءَ أَزَاغَ</span></p>
<p>“Wahai Ummu Salamah, yang namanya hati manusia selalu berada di antara jari-jemari Allah. Siapa saja yang Allah kehendaki, maka Allah akan berikan keteguhan dalam iman. Namun siapa saja yang dikehendaki, Allah pun bisa menyesatkannya.”</p>
<p>Setelah itu Mu’adz bin Mu’adz (yang meriwayatkan hadits ini) membacakan ayat,</p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا</span></p>
<p>“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami.” (QS. Ali Imran: 8) (HR. Tirmidzi, no. 3522; Ahmad, 6: 315. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)</p>
<p>Doa lengkapnya terdapat dalam ayat:</p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ</span></p>
<p>“<em>Ya Rabb kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)</em>.” (QS. Ali Imran: 8)</p>
<p><strong><span style="font-size: 14pt;">Baca juga: <a href="https://rumaysho.com/19891-doa-agar-diteguhkan-hati-untuk-istiqamah.html" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #ff0000;">Doa Diteguhkan Hati Agar Istiqamah</span></a></span></strong></p>
<p> </p>
<h3>2. Beramal dengan ikhlas, agar amal itu langgeng.</h3>
<p>Ibnu Taimiyah <em>rahimahullah</em> berkata,</p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">وَمَا لاَ يَكُوْنُ لَهُ لاَ يَنْفَعُ وَلاَ يَدُوْمُ</span></p>
<p>“Segala sesuatu yang tidak didasari ikhlas karena Allah, pasti tidak bermanfaat dan tidak akan kekal.” (<em>Dar’ At-Ta’arudh Al-‘Aql wa An-Naql</em>, 2:188).</p>
<p>Para ulama juga menyatakan,</p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">مَا كَانَ للهِ يَبْقَى</span></p>
<p>“Segala sesuatu yang didasari ikhlas karena Allah, pasti akan langgeng.”</p>
<p><strong><span style="font-size: 14pt;">Baca juga: <span style="color: #ff0000;"><a style="color: #ff0000;" href="https://rumaysho.com/3337-sesuatu-yang-dilakukan-karena-allah-pasti-langgeng.html" target="_blank" rel="noopener">Sesuatu yang Dilakukan Ikhlas Karena Allah, Pasti Langgeng</a></span></span></strong></p>
<p> </p>
<h3>3. Beramal itu yang penting ajeg, walaupun sedikit dan beramal melihat kemampuan.</h3>
<p>Dari ’Aisyah<em> radhiyallahu ’anha</em>, beliau mengatakan bahwa Rasulullah <em>shallallahu ’alaihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ</span></p>
<p>“<em>Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit.</em>” (HR. Bukhari, no. 6465; Muslim, no. 783).</p>
<p><strong><span style="font-size: 14pt;">Baca juga: <a href="https://rumaysho.com/550-di-balik-amalan-yang-sedikit-namun-kontinu.html" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #ff0000;">Di Balik Amalan yang Sedikit, Tetapi Kontinu</span></a></span></strong></p>
<p> </p>
<p>Salman pernah menasihati Abu Darda’ dan perkataan Salman ini disetujui oleh Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>,</p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">إِنَّ لِرَبِّكَ عَلَيْكَ حَقًّا ، وَلِنَفْسِكَ عَلَيْكَ حَقًّا ، وَلأَهْلِكَ عَلَيْكَ حَقًّا ، فَأَعْطِ كُلَّ ذِى حَقٍّ حَقَّهُ</span></p>
<p>“<em>Sesungguhnya bagi Rabbmu ada hak, bagi dirimu ada hak, dan bagi keluargamu juga ada hak. Maka penuhilah masing-masing hak tersebut</em>.“ (HR. Bukhari, no. 1968).</p>
<p><strong><span style="font-size: 14pt;">Baca juga:<a href="https://rumaysho.com/3589-nasehat-salman-pada-abu-darda-tunaikan-hak-allah-hak-dirimu-dan-keluargamu.html" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #ff0000;"> Nasihat Salman pada Abu Darda’</span></a></span></strong></p>
<p> </p>
<h3>4. Rajin muhasabah (koreksi diri)</h3>
<p>Allah <em>Ta’ala</em> memerintahkan kita supaya rajin muhasabah diri,</p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ</span></p>
<p>“<em>Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan</em>.” (QS. Al-Hasyr: 18)</p>
<p><strong>Cara mengoreksi diri:</strong></p>
<ol>
<li>Mengoreksi diri apakah lalai dari amalan wajib.</li>
<li>Mengoreksi diri apakah masih melakukan perkara haram.</li>
<li>Mengoreksi diri dari kelalaian.</li>
<li>Mengoreksi yang diperbuat setiap anggota tubuh.</li>
<li>Mengoreksi niat.</li>
</ol>
<p><strong><span style="font-size: 14pt;">Baca juga: <span style="color: #ff0000;"><a style="color: #ff0000;" href="https://rumaysho.com/16979-khutbah-jumat-cara-muhasabah-diri.html" target="_blank" rel="noopener">Cara Muhasabah Diri</a></span></span></strong></p>
<p> </p>
<h3>5. Memilih teman yang saleh dan lingkungan yang baik.</h3>
<p>Dari Abu Hurairah <em>radhiyallahu ‘anhu</em>, Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">الْمَرْءُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ</span></p>
<p>“<em>Seseorang akan mencocoki kebiasaan teman karibnya. Oleh karenanya, perhatikanlah siapa yang akan menjadi teman karib kalian</em>.” (HR. Abu Daud, no. 4833; Tirmidzi, no. 2378; dan Ahmad, 2:344. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)</p>
<p><strong><span style="font-size: 14pt;">Baca juga: <a href="https://rumaysho.com/13311-manfaat-teman-yang-baik.html" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #ff0000;">Manfaat Teman yang Baik</span></a></span></strong></p>
<p> </p>
<p><em>Hadirin jamaah Jumat, rahimanii wa rahimakumullah …</em></p>
<h3>6. Mulai latihan puasa sunnah bakda Ramadhan, mulai dari puasa enam hari di bulan Syawal.</h3>
<p>Dari Abu Ayyub Al-Anshori <em>radhiyallahu ‘anhu</em>, Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ</span></p>
<p>“<em>Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh</em>.” (HR. Muslim, no. 1164)</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>Baca juga: <a href="https://rumaysho.com/16053-cara-puasa-syawal-menurut-ulama-syafiiyah.html" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #ff0000;">Cara Puasa Syawal Menurut Ulama Syafiiyah</span></a></strong></span></p>
<p> </p>
<p>Semoga kita semua bisa istiqamah bakda Ramadhan, melanjutkan ibadah terus hingga maut menjemput.</p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">أَقُوْلُ قَوْلِيْ هٰذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ</span></p>
<p> </p>
<h2>Khutbah Kedua</h2>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">اَلْحَمْدُ للهِ وَكَفَى، وَأُصَلِّيْ وَأُسَلِّمُ عَلَى مُحَمَّدٍ الْمُصْطَفَى، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَهْلِ الْوَفَا. أَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ أَمَّا بَعْدُ،</span></p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ عَظِيْمٍ، أَمَرَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَالسَّلَامِ عَلَى نَبِيِّهِ الْكَرِيْمِ فَقَالَ: إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا،</span></p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ</span></p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ والْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ،</span></p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ</span></p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قُلُوْبَنَا عَلَى دِينِكَ</span></p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">اللَّهُمَّ إنَّا نَسْأَلُكَ الهُدَى ، والتُّقَى ، والعَفَافَ ، والغِنَى</span></p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">اللهمّ أحْسِنْ عَاقِبَتَنَا فِي الأُمُورِ كُلِّهَا، وَأجِرْنَا مِنْ خِزْيِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الآخِرَةِ</span></p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ.</span></p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ</span></p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">عِبَادَ اللهِ، إنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى ويَنْهَى عَنِ الفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ</span></p>
<p dir="rtl" align="center">–</p>
<p><span style="color: #ff0000;"><a style="color: #ff0000;" href="https://darushsholihin.com">@ Darush Sholihin Panggang Gunungkidul</a></span></p>
<p>27 Ramadhan 1443 H, Jumat Siang</p>
<p><a style="color: #ff0000;" href="https://rumaysho.com/about-me">Muhammad Abduh Tuasikal</a></p>
<p>Artikel <span style="color: #ff0000;"><a style="color: #ff0000;" href="https://rumaysho.com">Rumaysho.Com</a></span></p>
<p>–</p>
<h2>Silakan Unduh Khutbah Jumat: Cerdas Memanfaatkan Harta</h2>
<p> </p>
<p><iframe id="s_pdf_frame" src="//docs.google.com/gview?embedded=true&amp;url=https://rumaysho.com/wp-content/uploads/2022/04/Khutbah-Jumat-Kiat-Istiqamah-Bakda-Ramadhan.pdf" style="width: 100%; height:600px;" frameborder="0"></iframe><a class="s_pdf_download_link" href="https://rumaysho.com/wp-content/uploads/2022/04/Khutbah-Jumat-Kiat-Istiqamah-Bakda-Ramadhan.pdf" download><button style="" class="s_pdf_download_bttn">Download</button></a></p>
 