
<p><em>Bismillahirrahmanirrahim</em></p>
<p>Shalat adalah ibadah yang sangat penting bagi seorang hamba. Shalat tidak akan sempurna tanpa adanya kekhusyu’an. Bahwa khusyu’ dalam shalat adalah menghadirkan hati ketika seseorang sedang melakukan shalat. Pengaruh dari khusyu’ adalah ketika orang itu khusyu’ dalam shalatnya, dia akan berusaha tenang dan fokus terhadap semua gerakan dan bacaan dalam shalat.</p>
<h5>Macam-macam Khusyu’ Dalam Shalat</h5>
<p>Khusyu’ dalam shalat ada dua, yaitu :</p>
<p><strong>1. Khusyu’ fisik</strong><br>
Khusyu’ fisik berarti ketenangan fisik, tidak banyak bergerak ketika sedang melakukan shalat. Khusyu’ secara fisik ini secara umum lebih mudah untuk dilakukan selagi seseorang itu diam fisiknya, berarti dia khusyu’ secara fisik. Sehingga inti khusyu’ fisik adalah tidak bergerak, tidak tolah-toleh, fokus dengan gerakan yang sedang dilakukan. Karena itu, suka melirik atau tolah-toleh ketika shalat disebut sebagai pencurian dalam shalat.</p>
<p>Aisyah <em>radhiyallahu ‘anha </em>menuturkan, “Aku pernah bertanya kepada Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em> tentang tolah-toleh saat shalat”. Beliau menjawab, “<em>Itu adalah sesuatu yang dicopet setan dari shalat seorang hamba</em>”. (HR. Bukhari).</p>
<p><strong>2. Khusyu’ batin</strong><br>
Khusyu’ batin berarti fokusnya memikirkan isi shalat. Tidak memikirkan hal selain shalat yang sedang dia kerjakan. Bisa jadi seseorang yang sedang shalat, fisiknya diam, namun batinnya memikirkan hal lain selain shalat yang sedang dia kerjakan. Karena itulah, khusyu’ batin lebih susah dibandingkan dengan khusyu’ fisik. Orang yang tidak khusyu’ ketika shalat, disebut oleh Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> dengan orang yang sedang mengobrol dengan batinnya. Karena batinnya sedang bercerita hal-hal di luar shalat.</p>
<p>Semoga Allah mudahkan kita agar bisa melaksanakan shalat dengan khusyu’.<br>
<em>Allahu a’lam</em><br>
(Diketik ulang dengan sedikit perubahan dari buku <em>Tafsir Shalat</em> “terjemahan”, Ammi Nur Baits, cetakan Pustaka Muamalah Jogja, Jogjakarta.)</p>
<div class="nf-post-footer"><a class="ads-mobile" href="https://www.instagram.com/souvenirnikahislami/" target="_blank" rel="noopener"><img class="ads-mobile aligncenter wp-image-10075 size-medium" src="https://muslimah.or.id/wp-content/uploads/2018/03/souvenir-nikah-islami-buku-saku-dzikir-pagi-petang-300x300.png" alt="" width="300" height="300"></a></div> 