
<p><strong>KEUTAMAAN MENYEBARKAN SALAM</strong></p>
<p><strong>يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَفْشُوا السَّلاَمَ وَأَطْعِمُواْ الطَّعَامَ وَصِلُوا اْلأَرْحَامَ وَصَلُّواْبِاللَّيْلِ وَالنَّاسُ نِيَامٌ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ بِسَلاَمٍ</strong></p>
<p>Dari Abu Yûsuf ‘Abdullâh bin Salâm yang berkata, “Aku mendengar Rasulullah  Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: “<em>Wahai manusia, sebarkanlah salam, berilah makan (orang lain), kuatkan tali kekarabatan, dan kerjakanlah shalat saat orang-orang tidur, niscaya kalian akan masuk surga dengan damai” </em> [HR. at-Tirmidzi, Ibnu Mâjah, A<u>h</u>mad, ad-Dârimi, al-<u>H</u>âkim dengan sanad <em>sha<u>h</u>î<u>h</u></em>]</p>
<p><strong>Pelajaran dari hadits</strong>:</p>
<ol>
<li>Menyebarkan salam adalah tanda keadaan aman di tengah umat. Setiap individu di masyarakat Islam akan merasa tentram dengan tersebarnya salam <em>syar’i</em> di antara mereka.</li>
<li>Memberi makan kepada orang lain juga merupakan faktor yang ikut andil membangun suasana aman. Sebab dengan itu, orang-orang saling berkumpul, kekhawatiran terhadap orang lain menjadi sirna, kemiskinan tertanggulangi, hubungan antar hati pun kian erat. Inilah manfaat silaturahmi.</li>
<li>Stabilitas keamanan, jiwa yang tentram dan perut yang kenyang merupakan unsur-unsur yang menguatkan orang untuk menjalankan perintah-perintah Allah Azza wa Jalla.</li>
<li>Buah amal shaleh dan perkataan yang baik adalah masuk surga.</li>
<li>Perhatian syariat untuk memaparkan pintu-pintu kebaikan yang banyak yang mengantarkan menuju surga.</li>
</ol>
<p>(<em>Bahjatun Nâzhirin Syarh Riyâdhis Shâlihîn</em> 2/130)</p>
<p>[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 08/Tahun XIII/1430H/2009M. Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo – Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-858197 Fax 0271-858196.Kontak Pemasaran 085290093792, 08121533647, 081575792961, Redaksi 08122589079]</p>
 