
<p>Imam Muslim meriwayatkan dalam kitab <em>Shahih</em>-nya, hadits dari sahabat Uqbah bin ‘Amr bin Tsa’labah <em>radhiallahu’anhu</em>, bahwa Rasulullah <em>Shallallahu’alaihi Wasallam</em> bersabda:</p>
<p style="text-align: right;">من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه</p>
<p>“<em>Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya</em>” (HR. Muslim no. 1893).</p>
<div class="text_exposed_show">
<p><strong>Fawaid hadits:</strong></p>
<ol>
<li>Keutamaan dakwah di jalan Allah dan menunjukkan kebaikan kepada orang lain, baik kebaikan dunia atau akhirat.</li>
<li>Orang yang menunjukkan kebaikan maka akan mendapatkan pahala karena telah menunjukkan kebaikan serta pahala orang yang mengikutinya.</li>
<li>Amal yang bisa dirasakan oleh orang lain lebih besar manfaatnya dibandingkan amal yang manfaatnya terbatas untuk diri sendiri.</li>
<li>Hadits ini mencakup orang yang menunjukkan kebaikan kepada orang lain dengan perbuatannya, meskipun tidak dengan lisannya. Seperti orang yang menyebarkan buku-buku yang bermanfaat, berakhlak mulia dan berpegang teguh dengan syariat Islam agar manusia juga bisa meneladaninya.</li>
<li>Keutamaan mengajarkan ilmu dan besarnya pahala seorang pengajar yang mengharapkan pahala di akhirat.</li>
<li>Dianjurkan seseorang untuk meminta kepada Allah agar menjadi teladan dalam kebaikan.</li>
</ol>
<p><em>Wallahua’lam</em></p>
<p>Lihat: <em>Syarah Bulughul Maram</em>, Syaikh Sa’ad bin Nashir Asy Syastry <em>hafizhahullah</em></p>
<p>***</p>
<p>Penulis: Didik Suyadi</p>
<p>Artikel Muslim.or.id</p>
</div>
 