
<p>Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :<br><span class="special">((تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ كُلَّ يَوْمِ اثْنَيْنِ وَخَمِيسٍ , فَيَغْفِرُ اللَّهُ – جَلَّ وَعَلَا – لِكُلِّ عبدٍ لَا يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا؛ إِلَّا رَجُلًا بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ , فَيُقَالُ: أَنْظِروا هَذَيْنِ حتى يصطلحا , أنظروا هذين حتى يصطلحا))</span><br><em>“Pintu-pintu surga dibuka setiap hari senin dan kamis, maka diampunilah seluruh hamba yang tidak berbuat kesyirikan sama sekali. Kecuali seseorang yang ada permusuhan dengan saudaranya, maka dikatakan : Tangguhkanlah (ampunan bagi) kedua orang ini, tundalah (ampunan bagi) kedua orang ini hingga mereka berdua berdamai”</em><br>(HR Muslim)</p>
<p>Janji Allah untuk mengampuni seluruh hambaNya yang bertauhid dan tidak berbuat syirik sama sakali. Bahkan ampunan tersebut diberikan setiap hari senin dan kamis. Akan tetapi ternyata ada hamba-hamba Allah yang meskipun bertauhid namun ia terhalangi dari ampunan Allah ini…yaitu hamba-hamba yg bermusuhan dengan saudaranya…</p>
<p>  <!--more-->  </p>
<p>Wahai ikhwan dan akhwat sekalian…janganlah sampai kalian termasuk dari mereka. Coba ingat-ingat sedang bermusuhankah engkau sekarang? Apakah ada kebencian terhadap saudaramu sesama muslim? Ataukah jangan-jangan ada persengketaan antara engkau dan saudara kandungmu? Atau dgn kerabatmu? Segeralah berdamai….sungguh terlalu banyak ampunan Allah yang akan luput darimu…</p>
<p>Tinggalkanlah egomu…keangkuhanmu…, mengalahlah karena Allah dan demi kemaslahatanmu… Hendaknya engkaulah yang lebih dahulu menyapa…lebih dahulu memberi salam…<br>Sungguh betapa kita membutuhkan ampunan Allah pada hari kiamat kelak…</p>
<p> </p>
 