
<p><span style="font-weight: 400;">Ibnu Hazm </span><i><span style="font-weight: 400;">rahimahullah</span></i><span style="font-weight: 400;"> menjelaskan</span><i><span style="font-weight: 400;">,</span></i></p>
<p style="text-align: right;"><span style="font-weight: 400;">لا خلاف بين أحد من أهل اللغة والشريعة في أن كل وحي نزل من عند الله تعالى فهو ذكر منزل فالوحي كله محفوظ بحفظ الله تعالى له بيقين وكل ما تكفل الله بحفظه فمضمون ألا يضيع منه وألا يحرف منه شيء أبدا تحريفا لا يأتي البيان ببطلانه </span></p>
<p><i><span style="font-weight: 400;">“Tidak ada perselisihan diantara ahli bahasa Arab dan ulama syari’at bahwa setiap wahyu yang diturunkan dari sisi Allah Ta’ala itu disebut dengan “Adz-Dzikru” yang diturunkan (dari-Nya). Oleh karena itu, seluruh wahyu (baik Alquran maupun As-Sunnah, pent.) itu dengan yakin (pasti) dijaga dengan penjagaan dari Allah Ta’ala . Dan setiap sesuatu yang Allah jamin penjagaannya, maka sesuatu itu tidak akan ditelantarkan dan tidak akan dibiarkan sedikitpun untuk diselewengkan tanpa ada satupun bantahan yang menyatakan kebatilannya, selama-lamanya </span></i><span style="font-weight: 400;">(AL-Ihkam fi Ushulil Ahkam).</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Dari sinilah nampak keindahan agama Islam yang bersumber pada Alquran dan As-Sunnah ini, karena agama ini terjaga dan tidak mungkin Alquran dan As-Sunnah  dirubah, dikurangi, ditambah, diganti ataupun diselewengkan tanpa ada ulama yang bangkit meluruskannya atau menjelaskan kebatilannya. Hal ini mendorong pemeluk agama Islam semakin mantap mempelajari dan mengamalkan seluruh ajaran agama Islam yang senantiasa murni sebagaimana pertama kali Allah </span><i><span style="font-weight: 400;">Ta’ala </span></i><span style="font-weight: 400;">turunkan kepada Rasulullah </span><i><span style="font-weight: 400;">shallallahu ‘alaihi wa sallam.</span></i></p>
<h4><span style="color: #ff0000;"><b>Penutup</b></span></h4>
<p><span style="font-weight: 400;">Sesungguhnya apa yang penyusun sampaikan barulah sekelumit dari keistimewaan dan keindahan agama Islam ini, itupun dengan kalimat dan ungkapan yang sangat jauh dari kesempurnaan dalam menggambarkan keindahan satu-satunya agama yang diridhai oleh Allah </span><i><span style="font-weight: 400;">Ta’ala </span></i><span style="font-weight: 400;">ini.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Syaikh Abdur Rahman As-Sa’di </span><i><span style="font-weight: 400;">rahimahullah </span></i><span style="font-weight: 400;">mengatakan,</span></p>
<p style="text-align: right;"><span style="font-weight: 400;">و لا يمكن ضبط الحكم و المصالح في باب واحد من أبواب العلم، فضلا عن جميعه</span></p>
<p><i><span style="font-weight: 400;">“Tidak mungkin bisa disebutkan semua hikmah dan maslahat dalam satu bab ilmu (Syari’at) ini, apalagi jika harus disebutkan semuanya.”</span></i></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Keindahan tentang shalat saja, misalnya, kita tidaklah bisa mengungkapkan seluruh hikmah dan maslahat yang terdapat di dalamnya, apalagi jika harus menyebutkan semua hikmah dan maslahat dari zakat, puasa, haji, amar ma’ruf nahi mungkar, dan seluruh syari’at Islam ini, maka suatu hal mustahil mampu  diungkapkan oleh manusia.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Namun, penyusun berharap lima keistimewaan yang sekaligus merupakan keindahan agama Islam ini, yaitu</span></p>
<ol>
<li><span style="font-weight: 400;"> Islam adalah agama yang sempurna</span></li>
<li><span style="font-weight: 400;"> Islam agama Tauhid</span></li>
<li><span style="font-weight: 400;"> Islam adalah agama yang mudah</span></li>
<li><span style="font-weight: 400;"> Agama Islam terbangun di atas meraih kebaikan dan menolak bahaya</span></li>
<li>
<span style="font-weight: 400;"> Allah </span><i><span style="font-weight: 400;">Ta’ala </span></i><span style="font-weight: 400;">menjaga agama Islam ini dari perubahan, menjadi pendorong yang kuat bagi seorang muslim untuk membentengi dirinya dari segala hal yang merusak keimanannya dan ia semakin terdorong untuk meningkatkan keimanannya. Serta diharapkan pula risalah ini mendorong non muslim untuk tertarik kepada agama Islam yang sangat indah, agung dan sempurna ini. </span>
</li>
</ol>
<p><i><span style="font-weight: 400;">Wa shallallahu wa sallam ‘ala Nabiyyina Muhammad, walhamdulillahi Rabbil ‘alamin.</span></i></p>
<p>***</p>
<p>Penulis: Ust. Sa’id Abu Ukasyah</p>
<p>Artikel Muslim.or.id</p>
[serialposts]
 