
<p><strong>Pertanyaan:</strong></p>
<p><em>Assalamu ‘alaikum</em>. Ustadz,saya ada beberapa pertanyaan:</p>
<ol>
<li> Jika seorang ikhwan (lelaki muslim,<em> red.</em>) khusus bangun untuk shalat lail dengan tujuan agar dimudahkan dalam menemukan jodoh (menikah) dan mendapatkan calon istri yang cantik lagi baik agamanya, apakah yang demikian ini termasuk tidak ikhlas?</li>
<li>Sama dengan kasus yang pertama, ada karyawan yang diajukan untuk naik jabatan, kemudian karyawan tersebut banyak mengerjakan shalat lail dan<em> dhuha</em> agar naik jabatan. Apakah yang demikian ini termasuk tidak ikhlas?</li>
</ol>
<p><em>Jon (jhony**@***.com)</em><br>
<!--more--><br>
<strong>Jawaban:</strong></p>
<p>Wa’alaikumussalam.</p>
<p>Ya, termasuk tidak ikhlas. Baca Q.s. Hud, ayat 15.</p>
<p><strong>Dijawab oleh Ustadz Aris Munandar, S.S., M.A.</strong></p>
<p><strong>Artikel <a href="https://konsultasisyariah.com" target="_blank">www.KonsultasiSyariah.com</a></strong></p>
 