
<h2><strong>Karakter Lisan</strong></h2>
<p><span style="font-weight: 400;">كما أن اللسان إذا اشتغل بتكلم بما لا ينفع لم يتمكن صاحبه من النطق بما ينفعه إلا إذا فرغ لسانه من النطق بالباطل</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Ibnul Qoyyim dalam kitabnya Al-Fawaid mengatakan, “Lisan itu jika disibukkan untuk mengucapkan hal-hal yang tidak bermanfaat maka pemilik lisan tersebut tidak akan memiliki kemampuan untuk mengucapkan hal-hal yang bermanfaat kecuali jika dia bersihkan lisannya terlebih dahulu dari hal yang sia-sia.”</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Termasuk lisan adalah tulisan. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Perkataan yang bermanfaat itu ada dua macam:</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Bermanfaat secara dunia karena menumbuhkan keakraban dan kedekatan hati, menghilangkan kesedihan, meningkatkan wawasan dan pengetahuan dll. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Bermanfaat secara agama dan akherat karena berbuah pahala di sisi Allah berupa kalimat-kalimat dzikir, menebarkan ilmu agama, mengajak kepada kebaikan dan mengingatkan jeleknya keburukan dll. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sebaik-baik perkataan yang diucapkan oleh lisan adalah membaca Al-Quran, firman-firman Allah. </span></p>
<p><strong>Penulis: Ustadz Aris Munandar, S.S., M.P.I.</strong></p>
 