
<p>JUAL BELI MINUMAN KERAS</p>
<p>Pertanyaan.<br>
Bolehkah berbisnis khamr dan babi jika dijual kepada non muslim?</p>
<p>Jawaban.<br>
Tidak boleh melakukan bisnis pada sesuatu yang diharamkan oleh Allah Azza wa Jalla, (baik) berupa makanan maupun yang lainnya, seperti khamr dan babi, meskipun bersama orang-orang kafir; berdasarkan hadits yang sah dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:</p>
<p><strong>إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ إِذَا حَرَّمَ شَيئًا حَرَّمَ ثَمَنَهُ</strong></p>
<p><em>Sesungguhnya, jika Allah Azza wa Jalla mengharamkan sesuatu, berarti juga mengharamkan hasil penjualannya.</em></p>
<p>Dan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga melaknat khamr, peminumnya, penjualnya, orang yang membeli, orang yang membawanya, orang yang dibawakan, yang memakan hasil penjualannya, pemerasnya, dan orang yang diperaskan.</p>
<p><strong>وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم</strong></p>
<p>Al-Lajnatid-Dâimah lil Buhûtsil-‘Ilmiyah wal-Iftâ`<br>
Ketua: Syaikh ‘Abdul-‘Aziz bin ‘Abdullah bin Bâz, Wakil Ketua: Syaikh ‘Abdur-Razaq ‘Afifi.</p>
<p>Fatâwâ al-Lajnatid-Dâimah lil Buhûtsil-‘Ilmiyah wal-Iftâ, halaman 48</p>
<p>[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 09/Tahun XI/1428H/2007M. Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo – Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-858197 Fax 0271-858196.Kontak Pemasaran 085290093792, 08121533647, 081575792961, Redaksi 08122589079]</p>
 