
<h2><strong>Jatah Warisan dari Sang Kakak</strong></h2>
<p><em>Kakak laki-laki saya meninggal dunia dan meninggalkan harta 150.000.000</em><br>
<em>Keluarga yg ditinggalkan seorang istri, seorang anak perempuan, ibu dan ayah kandung, 2 saudari perempuan dan seorang saudara laki-laki</em><br>
<em>Afwan umm saya ingin menanyakan kpd ustadz siapa yg berhak menerima harta waris dan brp bagian masing-masing nya</em><br>
<em>Syukron umm jazakallahu khairon</em></p>
<p><em>Dari : Syifa di Tasikmalaya</em></p>
<p><strong>Jawaban:</strong></p>
<p><em>Bismillah, walhamdulillah was sholaatu wassalam’ala Rasulillah wa ba’du.</em></p>
<p>Dari pertanyaan yang disampaikan, sang kakak meninggalkan ahli waris sebagai berikut :</p>
<p>– Anak perempuan<br>
– Istri<br>
– Ibu<br>
– Ayah<br>
– Dua saudari<br>
– Satu saudara</p>
<p>Harta yang ditinggal sebesar 150.000.000.</p>
<p>Dua saudari perempuan dan satu saudara laki-laki, tidak mendapat warisan, karena terhalangi (mahjub) oleh Ayah. Sebagaimana dijelaskan dalam matan Rohabiyah,</p>
<p class="arab">وتسقط الإخوة بالبنينا ** وبالأب الأدنى كما روينا</p>
<p>Saudara/i terhalangi mendapat warisan, karena keberadaan anak atau keberadaan ayah.</p>
<p>(Matan Rohabiyah: kumpulan syair berisi tentang ilmu waris, karya Syekh Muhammad bin Ali Ar-Rahabi)</p>
<p>Demikian pula dalam I’anatut Tholib,</p>
<p class="arab">الأخوة الأشقاء: فيحجبهم الابن وإن سفل والأب.</p>
<p>Saudara/i sekandung tidak mendapatkan warisan karena adanya anak laki-laki dan seterusnya ke bawah, atau karena adanya ayah.</p>
<p>(I’anatut Tholib fi Bidaayati ilmil Faro-id, hal. 66)</p>
<p>Yang berhak mendapatkan warisan adalah :</p>
<p>– Anak perempuan: ½<br>
– Istri: ⅛<br>
– Ibu: ¹/6<br>
– Ayah: sisa (‘ashobah).</p>
<p>Setelah menentukan jatah masing-masing ahli waris yang berhak mendapatkan warisan, kita cari KPK- nya (Aslul mas-alah). Ketemulah angka 24. Lalu kita bagi ke masing-masing jatah: Anak perempuan mendapatkan 12, istri mendapat 3, Ibu mendapat 4 dan ayah sisanya yaitu 5.</p>
<p>Jatah Warisan dari 150 Juta</p>
<p>150 juta : 24 (KPK) = 6.250.000</p>
<p>Jatah anak perempuan 6.250.000 × 12 = 75.000.000</p>
<p>Istri 6.250.000 × 3 = 18.750.000</p>
<p>Ibu 6.250.000 × 4 = 25.000.000</p>
<p>Ayah mendapatkan sisanya (‘ashobah) yaitu 31.250.000</p>
<p>Demikian.</p>
<p><em>Wallahua’lam bis showab.</em></p>
<p>***<br>
<strong>Dijawab oleh Ustadz Ahmad Anshori</strong><br>
<strong>(Alumni Universitas Islam Madinah, Pengajar di PP Hamalatul Qur’an Yogyakarta)</strong></p>
<p>Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.yufid.tanyaustadz" target="_blank" rel="noopener"><strong>Tanya Ustadz untuk Android</strong></a>.<br>
<a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.yufid.tanyaustadz" target="_blank" rel="noopener"><strong>Download Sekarang !!</strong></a></p>
<p><strong>Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.</strong></p>
<ul>
<li>
<strong>REKENING DONASI</strong> : BNI SYARIAH 0381346658 / BANK SYARIAH MANDIRI 7086882242 a.n. YAYASAN YUFID NETWORK</li>
<li>
<strong>KONFIRMASI DONASI</strong> hubungi: 087-738-394-989</li>
</ul>
 