
<p><strong>Pertanyaan:</strong></p>
<p>Bagaimana cara <em>ihram</em> orang yang datang ke Mekkah dengan naik pesawat?<br>
<!--more--><br>
<strong>Jawaban:</strong></p>
<p>Cara <em>ihram</em> orang yang datang ke Mekkah dengan naik pesawat adalah jika dia menghadap miqat dia harus berniat <em>ihram</em>. Oleh karena itu, sebelumnya disunnahkan baginya agar mandi dulu di rumahnya kemudian memakai pakaian <em>ihram</em> sebelum sampai di<em> miqat</em>, dan ketika sampai di <em>miqat</em> dia berniat haji atau umrah, dan dia tidak boleh terlambat, karena pesawat berjalan dengan cepat, sehingga satu detik saja dia terlambat maka dia telah melewati jarak yang sangat jauh. Ini masalah yang kadang dilupakan banyak orang.</p>
<p>Sebagian orang ada yang tidak peduli. Ketika pegawai pesawat mengumumkan bahwa mereka telah sampai di <em>miqat</em>, dia baru mulai melepas pakaiannya dan memakai pakaian <em>ihram</em>. Tindakan semacam ini tidak semestinya dilakukan. Padahal para pegawai pesawat itu telah mengumumkan jauh sebelumnya dan juga sudah mengingatkan para jamaah haji sebelum pesawat yang mereka tumpangi sampai di <em>miqat</em>, sekitar seperempat jam (sebelumnya) atau yang lainnya.</p>
<p>Semestinya, mereka berterima kasih atas pengumuman itu, karena jika para pegawai itu mengingatkan mereka dalam waktu yang longgar, berarti mereka mempunyai kesempatan untuk mengganti pakaian. Tetapi dalam keadaan seperti, diharapkan bahkan seharusnya bagi orang yang ingin ihram agar dia memperhatikan jamnya, sehingga ketika melewati saat-saat seperempat jam atau kurang dua atau tiga menit, dia telah membaca <em>talbiyah </em>dan berniat sesuai dengan ibadah yang akan dikerjakannya.</p>
<p>Sumber: <em>Tuntunan Tanya Jawab Akidah, Shalat, Zakat, Puasa, dan Haji (Fatawa Arkanul Islam</em>), Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin, Darul Falah, 2007.<br>
(Dengan pengubahan tata bahasa oleh www.konsultasi syariah.com)</p>
 