
<p style="text-align: center;"><strong><span style="font-size: 18pt;">Fatwa Syekh Dr. Sa’ad Al-Khatslan <em>h</em><em>afizhahullahu</em></span></strong></p>
<p> </p>
<p>Saat ini, ada masalah kontemporer dan juga masalah <em>nazilah, </em>yaitu terkait suntikan vaksin corona. Seseorang yang mendapatkan vaksin corona di siang hari, apakah puasanya menjadi batal?</p>
<p>Jawabannya, ini tidak membatalkan puasanya. Karena suntikan vaksin corona ini termasuk suntikan pengobatan. Dan suntikan pengobatan tidak membatalkan puasa menurut pendapat yang <em>rajih </em>(yang lebih kuat). Karena suntikan pengobatan itu tidak termasuk makan, tidak termasuk minum, dan tidak semakna dengan makan atau minum.</p>
<p>Sehingga hukum asalnya, puasa orang tersebut sah. Dan kita tidak berpaling dari hukum asal tersebut kecuali apabila ada perkara yang jelas memalingkan dari hukum asal tersebut. Oleh karena itu, menurut pendapat yang <em>rajih</em>, suntikan pengobatan tidak membatalkan puasa.</p>
<p>Sehingga kesimpulannya, suntikan vaksin Corona tidaklah mengapa bagi orang yang berpuasa dan tidak merusak (tidak membatalkan) puasanya.</p>
<p><em>Wallahu a’lam.</em></p>
<blockquote><p><strong><em>Baca Juga: <a href="https://muslim.or.id/28133-ringkasan-fikih-puasa-ramadhan.html" target="_blank" rel="noopener">Ringkasan Fikih Puasa Ramadhan</a></em></strong></p></blockquote>
<p>—</p>
<p>Penerjemah: Dimas Setiaji</p>
<p>Artikel: <a href="https://muslim.or.id/" target="_blank" rel="noopener" data-darkreader-inline-color="">Muslim.or.id</a></p>
<p><em> </em></p>
<p>Sumber:</p>
<div class="jeg_video_container jeg_video_content"><iframe loading="lazy" title="لا بأس به للصائم ولا يفسد معه الصوم  *الخثلان: أخذ جرعة  لقاح كورونا في نهار رمضان ، لا يفسد الصوم*" width="500" height="281" src="https://www.youtube.com/embed/FMqGVpX6-EY?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>
 