
<p style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 26px; text-align: center;" dir="RTL">السؤال:  ما حكم البناء في منى، أو وضع الخيام الثابتة فيها ؟</p>
<p>Pertanyaan, “Apa hukum bangunan permanent di Mina dan hukumnya adanya kemah permanent di Mina?</p>
<p style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 26px; text-align: center;" dir="RTL">الجواب:</p>
<p style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 26px; text-align: center;" dir="RTL">بالنسبة للبناء أهل العلم منعوا منه، منع منه أهل العلم؛ لأن منى</p>
<p>Jawaban Syaikh Abdul Karim al Khudair, “Untuk bangunan permanen [semisal hotel, pent] para ulama melarangnya. Dengan alasan sabda Nabi bahwa Mina itu</p>
<p style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 26px; text-align: center;" dir="RTL">((مُنَاخُ مَنْ سَبَقَ))</p>
<p>“Tempat singgah siapa saja yang lebih dahulu sampai di sana” [HR Abu Daud no 2119, Tirmidzi no 881 dan Ibnu Majah no 3006 dari Aisyah].</p>
<p style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 26px; text-align: center;" dir="RTL">و((من سبق إلى مباح فهو أحق به))</p>
<p>Nabi bersabda, “Siapa saja yang lebih dahulu mendatangi tempat milik umum maka dialah yang lebih berhak terhadap tempat tersebut” [HR Abu Daud no 2119, Tirmidzi no 88 dan Ibnu Majah no 3006 dari Asmar bin Mudhris].</p>
<p style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 26px; text-align: center;" dir="RTL">والناس في هذه المشاعر سواسية.<br>
وضع الخيام الثابتة وهي مشاعة ومباحة للناس كلهم لا بأس؛ لأنه ليس لها حكم البناء.</p>
<p>Semua orang memiliki hak yang sama terhadap Mina.<br>
Membuat tenda permanen yang ditujukan untuk semua orang hukumnya adalah tidak mengapa karena tenda tersebut tidaklah sama dengan bangunan permanen”.</p>
<p>Sumber:</p>
<p>http://khudheir.com/text/4896 </p>
 