
<p>Pembeli  yang cerdas selalu meminta harga yang lebih baik. Sayangnya, terlalu  banyak orang sales dan pengusaha yang berpikir bahwa menurunkan harga  adalah cara yang paling efektif untuk memenuhi permintaan mereka.</p>
<p>Namun,  negosiasi tidak selalu mengenai harga. Meskipun harga adalah faktor  disetiap penjualan, tapi ini bukan faktor pendorong atau faktor utama.  Apapun yang Anda katakan dan lakukan sejak kontak pertama dengan prospek  mempengaruhi nilai produk atau jasa Anda dalam pikiran mereka. Inilah  alasan mengapa saya meyakini penting untuk melihat proses negosiasi  secara berbeda untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.</p>
<p>Pertama,  investasikan waktu untuk mengumpulkan informasi mengenai prospek Anda,  kebutuhannya, situasi, dan motivasi membeli. Semakin banyak informasi  yang Anda dapatkan, semakin siap Anda bernegosiasi dalam proses sales.  Terlepas dari apa yang Anda jual, dan kepada siapa, informasi akan  membantu Anda bernegosiasi lebih efektif. Banyak klien saya yang  mengatakan pelanggan mereka lebih memperhatikan harga, tapi dengan  menggali lebih dalam, isu lainnyanya akan muncul. Menemukan isu kunci  yang dihadapi kustomer penting bagi kesuksesan negosiasi Anda.</p>
<p>Hal  kedua terpenting adalah menetapkan nilai produk atau jasa bagi  pelanggan. Positioning merupakan faktor yang penting dan akan  mempengaruhi harga yang bersedia dibayar kustomer. Masalah apa yang bisa  diselesaikan oleh produk atau jasa Anda ? Bagaimana memecahkan masalah  yang dihadapi? Bagaimana produk dan jasa Anda berbeda dari kompetitor?  Kebanyakan klien saya menjual produk premium dengan harga premium.  Sebagai gantinya, kustomer menerima servis yang lebih baik dari  biasanya, waktu respon yang lebih cepat, atau produk dengan mutu yang  lebih tinggi. Apa daya ungkit Anda dan bagaimana menggunakannya untuk  meningkatkan nilai apa yang Anda jual?</p>
<p>Anda sudah melakukan  langkah diatas tapi harga  masih menjadi isu penting bagi kustomer. Apa  yang Anda lakukan sekarang? Alih-alih menuruti permintaan mereka dan  memberikan diskon, fokus pada menciptakan penjualan. Ini berarti Anda  harus meminta sesuatu sebagai pertukaran untuk membuat konsesi. Apa yang  bisa Anda jual atau minta? Apapun!</p>
<p>Kontrak yang lebih lama,  order yang besar, penambahan item, mengenalkan pada pengambil keputusan  di dalam perusahaan, akses ke milis atau database klien, atau pola  pembayaran. Anda bisa melakukan negosiasi untuk produk dan jasa yang  ditawarkank perusahaan lain seperti konsultasi, perlengkapan kantor,  komputer, furnitur, layanan bisnis, dsb.  Saya pernah bekerja di sebuah  perusahaan elektronik dan bos saya menawarkan layar lebar sebagai  pembayaran pada vendor potensial. Saya sangat terkejut ketika vendor  tersebut menerimanya, karena saya selalu berpikir bahwa orang bisnis  hanya fokus pada uang tunai.</p>
<p>Berikut ini beberapa cara memposisikan secara efektif pada permintaan tersebut.</p>
<p>“Jika saya bisa memberikan harga yang Anda inginkan, apakah Anda bersedia memperpanjang kontrak untuk tiga bulan kedepan ?”</p>
<p>“Jika saya bisa mengerjakannya, apakah Anda bisa memberikan tempat iklan saya ?”</p>
<p>Satu-satunya cara yang bisa saya berikan pada Anda jika anda menambahkan satu atau lebih lini produk .”</p>
<p>Kuncinya disini adalah berpikir diluar kotak dan menggali opsi-opsi yang tersedia.</p>
<p>Pendekatan  yang efektif lainnya adalah dengan membuat konsesi tapi mengeluarkan  sesuatu dari penawaran awal. Misalnya, Anda bisa mengatakan, “Saya bisa  melakukannya. Tapi saya akan mengenakan Anda biaya untuk  …” atau “Saya  bisa melakukannya. Apakah Anda ingin gratis pengiriman atau servis  tambahan dikeluarkan dari kontrak ?”</p>
<p>Banyak orang yang  mengharapkan Anda mempertahankan kondisi ‘seperti’ tapi mereka  menginginkan harga yang lebih rendah. Dengan menunjukkan seberapa besar  harga konsesi tersebut, Anda bisa mengurangi efektivitas permintaan  mereka.</p>
<p>Terakhir, strategi lainnya adalah meminta sesuatu  sebagai ganti dalam konsesi meski Anda tidak membutuhkannya. Seringkali  saya mendapatkan tambahan hanya dengan meminta. Plus, ini juga akan  mencegah orang lain meminta tambahan konsesi karena mereka tahu jika  Anda akan meminta sesuatu sebagai gantinya.</p>
<p>Remember, tujuan  utama Anda dalah memberikan sekecil mungkin untuk menutup penjualan.  Setiap kali Anda memberikan diskon produk atau jasa, Anda memangkas diri  Anda sendiri serta profit Anda.<strong>[Kelley Robertson/KelleyRobertson.com]</strong></p>
<p><strong>Artikel <a href="">www.PengusahaMuslim.com</a></strong></p>
 