
<p><iframe src="https://w.soundcloud.com/player/?url=https%3A//api.soundcloud.com/tracks/610699476&amp;color=d5265f&amp;auto_play=false&amp;show_artwork=false&amp;hide_related=true&amp;show_comments=false&amp;show_user=false&amp;show_reposts=false" width="100%" height="166" frameborder="no" scrolling="no"></iframe></p>
<h2><strong>Fidyah untuk Orang Gila yang Tidak Puasa</strong></h2>
<p><em>Ada salah satu keluarga yang gila. Kadang mau puasa dan kadang tidak puasa. Apakah ketika dia tidak puasa dibayarkan fidyah?</em></p>
<p><em>Trim’s</em></p>
<p><strong>Jawab:</strong></p>
<p><em>Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,</em></p>
<p>Kewajiban puasa hanya Allah berikan untuk mukallaf, yaitu orang yang mendapat kewajiban syariat. Orang gila bukan termasuk mukallaf. Karena tidak berakal.</p>
<p>Dari Ali bin Abi Thalib <em>radhiyallahu ‘anhu</em>, Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<p class="arab">رُفِعَ الْقَلَمُ عَنْ ثَلَاثَةٍ، عَنِ الْمَجْنُونِ الْمَغْلُوبِ عَلَى عَقْلِهِ حَتَّى يَفِيقَ، وَعَنِ النَّائِمِ حَتَّى يَسْتَيْقِظَ، وَعَنِ الصَّبِيِّ حَتَّى يَحْتَلِمَ</p>
<p><em>“Pena catatan amal itu diangkat untuk tiga orang, orang gila yang hilang akal sampai dia sadar, orang yang tidur sampai dia bangun, dan anak kecil sampai dia balig.”</em> (HR. Ahmad 956, Abu Daud 4401, dan disahihkan Syuaib al-Arnauth)</p>
<p><strong>Makna</strong>: Pena catatan amal diangkat artinya amalnya tidak dicatat. Tidak mendapat kewajiban maupun terkena larangan. Karena dia bukan termasuk mukallaf.</p>
<p>Sementara untuk kewajiban fidyah, Allah jelaskan melalui firman-Nya,</p>
<p class="arab">وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ</p>
<p><em>Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi Makan seorang miskin.</em> (QS. al-Baqarah: 184)</p>
<p>Artinya, orang yang diwajibkan membayar fidyah adalah mukallaf yang tidak berpuasa karena sudah tidak lagi mampu melakukannya.</p>
<p>Karena itu,</p>
<ol>
<li>Anak kecil yang tidak puasa, tidak ada kewajiban bayar fidyah. Karena anak kecil bukan mukallaf</li>
<li>Orang tidak berakal yang tidak berpuasa, juga tidak wajib fidyah, karena bukan mukallaf.</li>
</ol>
<p>Karena itu, tidak ada kewajiban fidyah untuk orang gila yang tidak puasa. Karena dia bukan mukallaf.</p>
<p>Allahu a’lam.</p>
<p><strong>Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)</strong></p>
<p>Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.yufid.tanyaustadz" target="_blank"><strong>Tanya Ustadz untuk Android</strong></a>.<br>
<a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.yufid.tanyaustadz" target="_blank"><strong>Download Sekarang !!</strong></a></p>
<p><strong>KonsultasiSyariah.com didukung oleh Zahir Accounting <a href="http://zahiraccounting.com/id/" target="_blank">Software Akuntansi Terbaik di Indonesia</a>.</strong></p>
<p><strong>Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.</strong></p>
<ul>
<li>SPONSOR hubungi: 081 326 333 328</li>
<li>DONASI hubungi: 087 882 888 727</li>
<li>Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial</li>
</ul>
 