
<p><iframe id="s_pdf_frame" src="//docs.google.com/gview?embedded=true&amp;url=https://rumaysho.com/wp-content/uploads/2018/11/Buletin-Rumaysho-Wonosari-Edisi-55.pdf" style="width: 100%; height:600px;" frameborder="0"></iframe><a class="s_pdf_download_link" href="https://rumaysho.com/wp-content/uploads/2018/11/Buletin-Rumaysho-Wonosari-Edisi-55.pdf" download><button style="" class="s_pdf_download_bttn">Download</button></a></p>
<p> </p>
<p>Bagaimana dahulunya Umar bin Al-Khaththab masuk Islam?</p>
<p>Dahulunya sebelum masuk Islam, Umar bin Al-Khatthab <em>radhiyallahu ‘anhu </em>sangat memusuhi dan sering menyakiti kaum muslimin. Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Laila binti Hatsmah bin Abdullah istri Amir bin Rabi’ah <em>radhiyallahu ‘anhu</em>,</p>
<p>“Demi Allah, ketika kami hendak berangkat untuk berhijrah ke negeri Habasyah. Pada saat itu, Amir bin Rabi’ah pergi untuk suatu keperluan, tiba-tiba Umar yang masih musyrik, datang dan berdiri di hadapanku, padahal sebelumnya kami sering mendapatkan perlakuan kasar darinya, ia suka menyakiti dan mengganggu kami. Akan tetapi pada saat itu, ia berkata, ‘Benarkah kalian akan berangkat, wahai Ummu Abdillah?’</p>
<p>Aku jawab, ‘Ya demi Allah, kami akan berjalan di bumi Allah, sebab kalian selalu menyakiti dan menindas kami, mudah-mudahan kelak Allah akan memberikan jalan keluar terbaik bagi kami.’ Umar berkata, ‘Semoga Allah bersama kalian.’ Sungguh aku melihat sikap lembut Umar yang belum pernah aku lihat selama ini. Kemudian ia pergi dan aku melihat ia merasa sedih atas kepergian kami.</p>
<p>Ketika Amir bin Rabi’ah datang dari menunaikan keperluannya, aku berkata kepadanya, ‘Hai Abu Abdillah, seandainya kamu tadi ada, kamu akan melihat sikap lunak dan kesedihan Umar atas kepergian kita ini.’ Amir berkata, ‘Apakah kamu berharap ia masuk Islam?’ Aku menjawab, ‘Ya.’ Ia berkata, ‘Sungguh orang yang kamu lihat tadi tidak akan masuk Islam sampai keledai Al-Khaththab masuk Islam.’ Amir merasa bahwa tidak ada harapan atas Umar akan masuk Islam, karena sikap keras dan kasarnya selama ini terhadap Islam.” (Disebutkan oleh Ibnu Hisyam, <em>Sirah Nabawiyah</em>, 1:365; Ibnu Hajar, <em>Al-Ishabah</em>, 8:180-181; Al-Haitsami berkata dalam <em>Majma’ Az-Zawaid</em>, 6:24, diriwayatkan oleh Ath-Thabrani, dan Ibnu Ishaq telah berterus terang bahwa ia meriwayatkannya dengan mendengar langsung, jadi riwayat ini <em>shahih</em>).</p>
<p>Pada peristiwa ini terlihat sikap lunak Umar bin Al-Khaththab <em>radhiyallahu ‘anhu </em>yang tidak biasanya ia lakukan kepada orang Islam selama ini. Itulah yang membuat Amir bin Rabi’ah <em>radhiyallahu ‘anhu </em>tidak percaya apa yang diceritakan oleh istrinya, sebab biasanya Umar <em>radhiyallahu ‘anhu </em>bersikap kasar sehingga atas dasar itu, Amir bin Rabi’ah <em>radhiyallahu ‘anhu </em>merasa tidak mungkin Umar akan masuk Islam.</p>
<p>Karena kedudukan Umar bin Al-Khaththab <em>radhiyallahu ‘anhu </em>yang sangat penting di tengah bangsa Quraisy, maka Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam </em>berdoa kepada Allah <em>Ta’ala </em>secara khusus <strong>yang ditujukan kepada Umar dan Abu Jahal</strong>, agar Allah memberi petunjuk kepada salah satu dari mereka yang paling dicintai oleh Allah untuk Islam.</p>
<p>Diriwayatkan dari Ibnu Umar <em>radhiyallahu ‘anhuma </em>bahwa Rasulullah<em>shallallahu ‘alaihi wa sallam </em>berdoa,</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Calibri; font-size: 23px; text-align: center;">« اللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلاَمَ بِأَحَبِّ هَذَيْنِ الرَّجُلَيْنِ إِلَيْكَ بِأَبِى جَهْلٍ أَوْ بِعُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ ». قَالَ وَكَانَ أَحَبَّهُمَا إِلَيْهِ عُمَرُ</p>
<p>“<em>Ya Allah, muliakanlah Islam dengan salah seorang yang lebih Engkau cintai dari kedua laki-laki ini: Abu Jahal atau Umar bin Al-Khaththab</em>.” Sang perawi mengatakan, ternyata yang lebih dicintai oleh Allah adalah Umar. (HR. Tirmidzi, no. 3681; Ahmad, 2:95. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini <em>hasan</em>).</p>
<p>Dari Ibnu ‘Abbas <em>radhiyallahu ‘anhuma</em>, Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam </em>berdoa,</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Calibri; font-size: 23px; text-align: center;">« اللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلاَمَ بِأَبِى جَهْلِ بْنِ هِشَامٍ أَوْ بِعُمَرَ ». قَالَ فَأَصْبَحَ فَغَدَا عُمَرُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَأَسْلَمَ.</p>
<p>“Ya Allah, muliakanlah Islam dengan Abu Jahal bin Hisyam atau lewat Umar.” Maka datang pagi, lantas Umar <em>radhiyallahu ‘anhu </em>mendatangi Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam </em>kemudian masuk Islam. (HR. Tirmidzi, no. 3683. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa <strong>hadits ini sanadnya dhaif</strong>).</p>
<p>Dan dari Aisyah <em>radhiyallahu ‘anha</em>, ia berkata, Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam </em>bersabda,</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Calibri; font-size: 23px; text-align: center;">اللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلاَمَ بِعُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ خَاصَّةً</p>
<p>“<em>Ya Allah, muliakanlah Islam dengan Umar bin Al-Khaththab secara khusus</em>.” (HR. Ibnu Majah, no. 105. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa <strong>hadits ini sanadnya dhaif</strong>).</p>
<p>Allah <em>Ta’ala</em>benar-benar mengabulkan doa Rasul-Nya <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam </em>yang menyebabkan Umar bin Al-Khaththab <em>radhiyallahu ‘anhu </em>beriman pasca peristiwa hijrah ke Habasyah tahap pertama. <strong>Pada sebuah riwayat disebutkan bahwa Umar masuk Islam tiga hari setelah Hamzah <em>radhiyallahu ‘anhu </em>masuk Islam</strong>.</p>
<p>Bersambung insya Allah pada serial berikutnya tentang kisah masuk Islamnya Umar dan pelajaran di dalamnya.</p>
<p> </p>
<h4>Referensi:</h4>
<p><em>Fiqh As-Sirah.</em>Cetakan Tahun 1424 H. Prof. Dr.Zaid bin Abdul Karim Az-Zaid. Penerbit Dar At-Tadmuriyyah.</p>
<p>—</p>
<p>Disusun di <a href="https://darushsholihin.com">Pesantren Darush Sholihin,</a> 15 Rabi’ul Awwal 1440 H</p>
<p>Oleh: <a href="https://rumaysho.com/about-me" data-slimstat-clicked="false" data-slimstat-type="2" data-slimstat-tracking="false" data-slimstat-callback="false">Muhammad Abduh Tuasikal</a></p>
<p>Artikel <a href="https://rumaysho.com/" data-slimstat-clicked="false" data-slimstat-type="2" data-slimstat-tracking="false" data-slimstat-callback="false">Rumaysho.Com</a></p>
 