
<p><iframe loading="lazy" src="http://www.youtube.com/embed/AGoSpUuemLw?rel=0" frameborder="0" width="470" height="264"></iframe></p>
<h2 style="text-align: center;"><strong>Video Cara Duduk Di Antara Dua Sujud dalam Shalat</strong></h2>
<p><!--more--><br>
<strong>Tata Cara Duduk Diantara Dua Sujud</strong></p>
<p><strong>1.</strong> Bertakbir ketika bangkit dari sujud untuk duduk diantara <a title="dua sujud" href="http://carasholat.com" target="_blank"><em>dua sujud</em></a>.</p>
<p><strong>2.</strong> Duduk diantara dua sujud dilakukan dengan posisi duduk iftirasy.</p>
<p>Duduk iftirasy adalah posisi duduk dengan membentangkan kaki kiri, kemudian diduduki dan kaki kanan ditegakkan. Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<p class="arab">إذا سجدت فمكن لسجودك فإذا رفعت فاقعد على فخذك اليسرى</p>
<p><em>“Apabila kamu sujud, sujudlah dengan meletakkan semua anggota <a title="sujud" href="http://carasholat.com/bacaan-sujud-dalam-shalat-video-panduan-cara-shalat/" target="_blank">sujud</a>, dan jika kamu bangkit untuk duduk, duduklah dengan bertumpu pada kakimu yang kiri.”</em> (HR. Bukhari dan Baihaqi)</p>
<p><strong>3.</strong> Posisi punggung saat duduk diantara dua sujud harus tegak sempurna dan tidak boleh condong. Nabi s<em>hallallahu ‘alaihi wa sallam</em> mengajarkan kepada orang yang shalatnya salah,</p>
<p class="arab">يسجد حتى تطمئن مفاصله ثم يقول : ( الله أكبر ) ويرفع رأسه حتى يستوي قاعدا</p>
<p><em>Dia harus sujud sampai ruas-ruas tulang menempati posisinya. Kemudian dia membaca ‘Allahu akbar’ dan mengangkat kepalanya sampai tegak sempurna.</em> (HR. Nasai , Abu Daud).</p>
<p><strong>4.</strong> Posisi jati-jari tangan ke arah kiblat</p>
<p>Umar bin Khatab mengatakan,</p>
<p class="arab">مِنْ سُنَّةِ الصَّلَاةِ أَنْ تَنْصِبَ الْقَدَمَ الْيُمْنَى، وَاسْتِقْبَالُهُ بِأَصَابِعِهَا الْقِبْلَةَ وَالْجُلُوسُ عَلَى الْيُسْرَى</p>
<p><em>“Termasuk sunah dalam shalat (ketika duduk), kaki kanan ditegakkan, mengarahkan jari-jari tangan ke arah kiblat, dan duduk di atas kaki kiri.”</em> (HR. Nasai dan dishahihkan Al-Albani)</p>
<p><strong>5.</strong> Terkadang dianjurkan untuk duduk dengann posisi iq’a ketika duduk diantara dua sujud.</p>
<p>Thawus pernah bertanya kepada Ibnu Abbas tentang iq’a. Ibnu Abbas menjawab: “Itu Sunah.” (HR. Muslim dan Abu Daud)</p>
<h3>Ada dua cara duduk iq’a:</h3>
<ul>
<li>Kedua kaki ditegakkan, lalu digabungkan, kemudian duduk di atas tumit.</li>
<li>Kedua kaki dibentangkan, digabungkan, kemudian diduduki.</li>
</ul>
<p><strong>6.</strong> Duduk diantara dua sujud wajib tumakninah. Diam sejenak sehingga cukup untuk membaca doa duduk diantara dua sujud.</p>
<p><strong>7.</strong> Terkadang, Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> memperlama duduk diantara dua sujud, seperti ketika sujud. (HR. Bukhari dan Muslim). Bahkan terkadang Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> duduk sangat lama, sampai ada orang yang mengatakan, ‘Beliau lupa.’</p>
<p><strong>Artikel <a title="tata cara sholat" href="http://carasholat.com" target="_blank">www.CaraSholat.com</a></strong></p>
<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content --> 