
<p style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 26px; text-align: center;" dir="RTL">عن أبي العالية عن عمر قال الجمع بين الصلاتين من غير عذر من الكبائر</p>
<p dir="LTR">Dari Abul Aliyah, Umar bin Khattab mengatakan, “Menjamak sholat tanpa udzur adalah salah satu dosa besar” [Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam al Mushonnaf no 8253].</p>
<p style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 26px; text-align: center;" dir="RTL">ونكرر كما قال سيدنا عمر بن الخطاب رضي الله عنه بسند صحيح عند الإمام عبد الرزاق الصنعاني في المصنف، قال:</p>
<p dir="LTR">Syaikh Ali al Halabi mengatakan, “Sebagaimana yang dikatakan oleh Sayidina Umar bin Khattab dengan sanad yang shahih diriwayatkan oleh Imam Abdurrazzaq as Shan’ani dalam al Mushonnaf…”.</p>
<p dir="LTR">Perkataan beliau di atas bisa disimak di sini:</p>
<p dir="LTR"><a href="http://www.safeshare.tv/w/RAocJlyKXl">http://www.safeshare.tv/w/RAocJlyKXl</a></p>
<p dir="LTR">tepatnya pada menit 11:16- 11:25.</p>
<p dir="LTR">Catatan:</p>
<p dir="LTR">Saya belum menjumpai redaksi yang ada dalam Mushonnaf Abdurrazzaq yang dimaksudkan oleh Syaikh Ali al Halabi. Mungkin ada pembaca yang bisa membantu?</p>
<p dir="LTR">Perkataan Umar di atas mengandung dua hal penting yaitu bolehnya menjamak sholat bila ada udzur dan haramnya menjamak sholat tanpa udzur.</p>
 